Sunday, February 24, 2019

Tips Mencegah Makanan Bayi Berubah Warna Menjadi Cokelat

Puree yang Ibu buat berubah warna menjadi cokelat? Jangan bingung ya, Bu. Semua ada penjelasannya. 

Menyiapkan Mpasi itu memang gampang-gampang susah. Gampangnya, Ibu hanya perlu menghaluskan beberapa macam makanan, terutama buah. Susahnya, untuk beberapa bahan, halusan atau puree Ibu malah menjadi cokelat jika disimpan dalam jangka waktu tertentu.

Apakah Ibu pernah mengalaminya juga?

Pasti pernah. Jika Ibu membuat puree pisang, atau puree apel, maka perubahan warna ini kadang tidak terelakan. Hal ini umum terjadi pada bahan makanan bayi yang terbuat dari buah dan sayuran. Warnanya memang jadi tampak mencurigakan dan membuat Ibu ragu untuk memberikannya pada si kecil. Namun, satu hal yang perlu Ibu ketahui, perubahan warna puree menjadi cokelat atau istilahnya browning ini ternyata tidak mengindikasikan pertanda buruk. Puree buatan Ibu berubah warna menjadi cokelat adalah tanda bahwa belum ada tambahan pengawet seperti pada makanan bayi komersial (yang tujuannya untuk mencegah oksidasi). Setuju bukan?

Oksidasi 

Proses ini bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan. Browning terjadi ketika buah-buahan dan sayuran terkena oksigen atau udara, yang dikenal sebagai oksidasi, sehingga aspek murni makanan bayi akan mempercepat perubahan warna. Namun, asalkan Ibu memilih produk segar dan berkualitas yang tidak busuk, perubahan warna ini hampir selalu merupakan masalah estetika, bukan nutrisi. Perubahan warna ini memang membuat makanan menjadi tidak tampak menarik, tetapi Ibu jangan khawatir karena meskipun berubah cokelat, makanan itu masihlah sangat aman untuk dikonsumsi.

Namun biarpun begitu, perubahan warna pada puree ini bisa dicegah kok Bu. Nah, untuk itu, berikut beberapa tips dan trik untuk membuat makanan bayi Ibu terhindar dari oksidasi dan tahan lebih lama.

Baca juga : Resep Bubur Bayi 6 Bulan Buatan Sendiri

Tips Mencegah Makanan Bayi Berubah Warna Menjadi Cokelat


Tips Mencegah Makanan Bayi Berubah Warna Menjadi Cokelat.

Nah, sebagai tips agar puree buatan Ibu tidak berwarna cokelat dan segar lebih lama.
  • Tambahkan jus: Taburkan satu atau dua tetes jus jeruk - lemon, jeruk nipis, jeruk atau nanas - ke dalam purée agar tetap segar. Jus ini pada dasarnya adalah asam sitrat yang mencegah oksidasi.
  • Tambahkan yogurt: Mencampur purée buah dengan sedikit yogurt alami akan mengurangi kecoklatan dan menambah kalsium.
  • Bekukan:  setelah menyiapkan makanan bayi, segera masukkan ke freezer dan ambil saat hendak disajikan.
  • Tempat Makanan Kedap Udara : Simpan makanan bayi dalam wadah kedap udara. Udara yang terjaga akan mencegah terjadinya oksidasi.
  • Makanan seperti pisang dan alpukat tidak akan bisa membeku dengan baik, jadi sajikan dalam keadaan segar. Siapkan puree ini menjelang waktu makan, sehingga tidak ada waktu jeda yang akan membuat puree berubah menjadi kecokelatan.     

Kekhawatiran  tentang Jeruk 

Menambahkan sedikit jus jeruk ke makanan bayi adalah solusi yang paling banyak direkomendasikan untuk menjaga agar makanan tetap segar, tetapi buah jeruk tidak dianjurkan untuk bayi sampai mereka berusia setidaknya 10 hingga 12 bulan, dan beberapa bayi bereaksi negatif terhadap asam sitrat.

Namun, ada perbedaan besar antara memberikan buah grapefruit atau botol jus jeruk yang besar dan berair kepada bayi dibanding menambahkan satu atau dua tetes jus lemon ke dalam kumpulan makanan bayi buatan sendiri.

Jika Ibu khawatir tentang asupan asam sitrat bayi, maka sebaiknya bicarakan dengan dokter anak atau biarkan makanan berubah warna menjadi cokelat.

Baca juga: Khasiat Lemon untuk Makanan Bayi

No comments:

Post a Comment

My Blog List