Thursday, June 7, 2018

Mpasi Daging Ayam untuk Bayi

Mpasi daging ayam sudah bisa diberikan untuk bayi sejak awal. Bahkan menu tunggal Mpasi ayam sangat cocok jika disajikan bersama dengan bubur beras atau oatmeal. Ayam memiliki beberapa manfaat gizi karena rendah lemak dan tinggi protein yang berguna bagi perkembangan si kecil. ayam juga bisa diolah menjadi finger food, bisa menambah rasa dan juga membuat selera makan si kecil bisa menjadi lebih baik.

Namun, kapan ayam bisa dijadikan menu Mpasi bagi si kecil? simak artikel berikut ya, Bu.

Kapan Bayi Bisa Makan Ayam? 

Mpasi daging ayam sudah bisa diberikan pada umur 6 bulan, yaitu ketika makanan padat diperkenalkan dalam makanan mereka. Ibu bisa memulai dengan menu tunggal Mpasi ayam yang sudah dicampur dengan bubur beras atau oat.Usahakan masing-masing porsi tersebut tidak lebih dari dua sendok makan. ibu bisa menambah porsi secara bertahap sesuai dengan umur bayi.

Baca juga: Rempah dan Bumbu Aromatik untuk Mpasi Bayi

Manfaat Mpasi Daging Ayam untuk Bayi

Ayam bisa menjadi bahan Mpasi yang terbaik karena mengandung nilai gizi bagus. Berikut manfaat mpasi daging ayam yang bisa dirasakan oleh si kecil:
  • Pertumbuhan otot yang sehat: 100g ayam mengandung 18.6g protein, yang terkonsentrasi selama proses memasak dan mengalami peningkatan kuantitas. Protein sangat penting untuk pertumbuhan bayi karena memfasilitasi pertumbuhan otot. Selain itu, protein dari sumber itu mudah dicerna dan mudah diserap oleh tubuh.
  • Memperbaiki sistem peredaran darah: Ayam mengandung zat besi yang diperlukan untuk pertumbuhan sel darah merah. Ayam juga kaya potassium, yang menjaga pembuluh darah dalam kondisi baik.
  • Bagus untuk tulang: 100g ayam mengandung 15mg kalsium dan 182mg fosfor. Kedua mineral ini memainkan peran penting dalam pembentukan tulang yang kuat.
  • Vitamin memfasilitasi perkembangan otak: Ayam kaya akan vitamin termasuk C dan A. selain itu, daging ayam juga mengandung vitamin B12, juga disebut cobalamin, yang sangat penting untuk perkembangan otak pada bayi.
  • Mikronutrien untuk kekebalan tubuh: Ayam mengandung zat gizi mikro seperti seng dan magnesium, yang memainkan peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh yang sehat. 
Baca juga: Menu Makanan Bayi Mpasi 6-8 Bulan

Mpasi Daging Ayam untuk Bayi


Nilai Unit Nutrien Per 100g
Energi 215Kcal
Protein 18.6g
Lemak 15.06g
Kalsium 15mg
Besi 0,9 mg
Magnesium 20mg
Fosfor 147mg
Kalium 189mg
Sodium 70mg
Seng 1.31mg
Vitamin C 1.6mg
Vitamin B1 (Thiamin) 0,06mg
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,12mg
Vitamin B3 (Niacin) 6,801mg
Vitamin B6 0,35mg
Vitamin B9 (Folat) 6μg
Vitamin B12 0,31μg
Vitamin A 41μg
Vitamin D 0,2 μg
Vitamin E 0,3 mg
Vitamin K 1,5 μg

Bagaimana Cara Memilih Dan Menyimpan Ayam? 

  • Pilih: Selalu beli ayam segar dari toko yang higienis. Beberapa Ibu juga lebih memilih ayam kampung dari pada ayam boiler. Itu adalah hak setiap Ibu. Setiap daging, termasuk ayam, rentan terhadap kontaminasi bakteri, oleh karena itu, usahakan agar jangan memberi ayam yang dibekukan karena bisa mengandung patogen yang membahayakan bayi.
  • Pilih ayam organik segar yang hanya diberi makanan alami, yang bebas dari antibiotik dan hormon. Jangan pernah membeli ayam asin atau dikemas, yang diproses dengan pengawet.
  • Penyimpanan: Beli sebanyak yang Ibu butuhkan untuk masakan bayi. Jangan membekukan sisa ayam atau makanan bayi yang mengandung ayam karena bakteri dapat merambat dengan mudah di dalamnya.

Bagaimana Cara Mengolah Ayam Untuk Bayi? 

Berikut ini adalah cara terbaik memasak ayam untuk bayi:
  • Panggang: Panaskan oven hingga 375ºF (190ºC). Potong ayam menjadi potongan-potongan kecil sehingga matangnya merata. 1 lb atau 453g ayam membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk dimasak dengan benar. Untuk bayi, Ibu bisa menghaluskan ayam dengan air setelah dipanggang. Untuk bayi berusia 12 bulan atau lebih, Ibu dapat mencabik-cabik ayam menjadi potongan-potongan kecil.
  • Blanzir: Potong irisan tipis ayam tanpa tulang dan letakkan di panci dengan air yang cukup untuk merendamnya. Didihkan air, lalu didihkan selama 20 menit atau sampai ayam benar-benar empuk. Haluskan irisan ayam dengan air atau saring air yang kaya nutrisi untuk digunakan dalam makanan bayi lainnya.
  • Rebus: Merebus mungkin adalah cara memasak ayam yang terbaik karena melunakkan daging agar mudah dihaluskan dan membunuh patogen. Potong ayam menjadi potongan-potongan kecil dan rendam seluruhnya dalam air dalam panci mendidih. Rebus selama 30 menit atau lebih dan kemudian haluskan ayam.
Baca juga: Manfaat Belut untuk Makanan Bayi

No comments:

Post a Comment