Thursday, September 14, 2017

Jenis Beras yang Bagus untuk Bayi

Beras merupakan makanan pokok di negara kita, sehingga secara tidak langsung, juga menjadi pilihan makanan pertama untuk bayi. Beras sangat mudah dimasak juga mudah dicerna, sehingga kebanyakan Ibu selalu menyajikan bubur bayi yang berbahan beras setiap hari.

Nah, ada beberapa jenis beras yang tersedia di pasaran. Lalu, jenis beras mana yang bagus untuk bayi?

Beras Putih

Ini adalah jenis beras yang paling umum dan paling mudah disiapkan. Beras putih juga seringkali diperkenalkan pada bayi untuk pertama kalinya karena mudah dicerna. Beras ini serba guna, bisa dicampur dengan puree praktis, baik itu buah, sayur, ayam atau ikan.




Beras putih memiliki lapisan kulit yang sudah dibuang sebelumnya, karena itu warnanya putih bersih. Proses penggilingan membuat beras putih berkurang kandungan zat gizinya jika dibandingan dengan jenis beras merah atau hitam. Begitu juga dengan kandungan seratnya.

Beras Cokelat
Beras cokelat juga mengalami proses penggilingan, tapi tidak sama dengan beras putih, beras cokelat hanya menghilangkan lapisan terluarnya dan tidak menghilangkan lapisan tengah. Beras cokelat adalah versi kasar dari beras putih, dan memiliki sekitar 67% lebih banyak nutrisi, serat dan asam lemak dibanding  beras putih. Beras cokelat ini juga kaya akan vitamin B1, B3, B6, disertai dengan unsur-unsur seperti magnesium, selenium dan mangan.  Total protein per 100 gram beras cokelat adalah 7,2 gram. Lebih tinggi daripada 100 gram beras putih yang hanya mengandung sekitar 6,3 gram.



Beras coklat merupakan salah satu jenis beras yang cocok untuk bayi, hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak, namun cenderung membuat bayi lebih kenyang lebih lama. Sebagian besar hidangan yang menggunakan beras putih juga bisa dibuat dengan beras cokelat, meski rasanya tidak netral seperti beras putih.

Beras merah
Beras jenis ini memiliki bulir berwarna coklat kemerahan yang berbeda. Beras merah kaya zat besi dan antioksidan yang mengurangi peradangan dan alergi. Ini juga merupakan sumber kalsium, magnesium, selenium dan seng yang baik. Beras merah membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak daripada varietas padi lainnya dan akan memerlukan tekanan ketika dimasak.


Sebagai alternatif, beras merah juga merupakan jenis beras yang bagus untuk bayi. Beberapa bayi mungkin kesulitan mencerna beras merah dibandingkan beras putih, jadi jenis beras ini hanya disarankan untuk bayi yang lebih tua (8 bulan ke atas).

Baca juga : Cara Membuat Tepung Beras untuk Bayi Mpasi


Beras Basmati
Basmati merupakan jenis beras putih khusus dari India. Beras jenis ini dikenal dengan butiran dan aroma yang panjang. Di India, basmati umumnya digunakan pada acara meriah dan untuk hidangan spesial seperti biryani atau pulao. Beras basmati kaya serat makanan, sekitar 20% lebih banyak dari varietas lainnya. Basmati bisa dimasak dengan cepat, tapi tidak lembek sehingga hanya cocok untuk bayi yang lebih tua. Aromanya bisa membuat beberapa bayi lebih suka jenis ini.



Beras Hitam
Beras hitam bukanlah makanan pokok yang umum, tapi tersedia di toko makanan khusus. Beras hitam kaya zat besi, vitamin E, serat makanan dan antioksidan. Cara terbaik untuk memberi makan beras hitam kepada bayi adalah dengan membuat sajian manis dengan merendam beras semalam, masak sambil diaduk dengan pure buah untuk rasa manis. jenis ini juga hanya dianjurkan untuk bayi yang lebih tua dan tidak bermasalah dengan varietas padi lainnya.



Dalam beras hitam terdapat kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel hati. Setidaknya, beras ini mengandung 20,1 gram serat, 7 gram protein, dan 1,8 gram zat besi dalam 100 gram beras hitam. 

American Academy of Pediatrics tidak membedakan antara sereal beras putih atau sereal beras merah, tapi malah merekomendasikan bahwa sereal yang baik untuk bayi adalah yang diperkaya zat besi. Untuk itu, Ibu tidak perlu ngotot untuk menghindarikan bayi dari beras putih dan memilih jenis beras lainnya.

Sebaliknya, akan sangat baik jika kita memberikan beberapa jenis beras secara berselang-seling. Beras merah berpotensi menimbulkan sembelit, sehingga tidak bagus jika diberikan setiap hari. Selain itu, pemberian beras yang teksturnya keras, sebaiknya diimbangi dengan buah dan sayur dengan kandungan serat tinggi agar bayi tidak sembelit.

Baca juga : Bahan dan Merk Makanan untuk Bayi


No comments:

Post a Comment