Monday, July 17, 2017

Manfaat Kentang untuk Makanan Bayi (plus Resep Mpasi Kentang)

Bolehkah bayi 6 bulan makan kentang?
Apa saja sih manfaat kentang untuk bayi umur 7, 8,9,10 bulan?
Bolehkah bayi makan kentang setiap hari?
Resep Mpasi kentang untuk bayi.

Kentang adalah sayuran paling populer dan tersedia secara luas di hampir seluruh belahan dunia. Manfaat kentang untuk bayi meliputi perbaikan kesehatan gastrointestinal, perlindungan hati, khasiat antivirus, perlindungan kulit dan penyembuhan luka bakar kulit. Tanaman itu sendiri dapat tumbuh dalam berbagai kondisi cuaca dan karenanya, kentang bisa didapatkan dengan mudah.

Kentang adalah makanan bayi yang tinggi akan pati
Kentang diyakini berasal dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan antara 8000 dan 5000 SM. Orang-orang Spanyol yang pertama kali menamai umbi ini. Nama yang mereka berikan adalah 'patata' atau 'batata' yang kemudian ditransformasikan menjadi kentang dalam bahasa Inggris.

Pada awal abad ke -20, kentang telah menjadi salah satu sayuran yang sangat populer di dunia barat dan pada pertengahan abad ke -20, kentang juga memasuki sebagian besar negara dunia ketiga. Saat ini, konsumen kentang terbesar di dunia adalah China yang memproduksi 74 juta ton pada tahun 2010. Produsen tertinggi kedua adalah India dengan produksi 36 juta ton. Perserikatan Bangsa-Bangsa mendeklarasikan tahun 2008 sebagai 'Tahun Internasional Kentang' untuk menciptakan kesadaran tentang kentang di negara-negara berkembang sebagai tanaman dengan potensi aspek komersial.


Umur berapa Bayi boleh makan kentang?

Kentang adalah salah satu sayuran sederhana yang bisa dengan senang hati diperkenalkan pada makanan awal bayi Anda. Kentang mudah dicerna dan menyuplai energi agar bayi bisa aktif. Namun karena kandungan kalori tinggi dan kandungan nutrisi yang rendah, lebih baik mengenalkan kentang kepada anak Anda antara usia 8-10 bulan. Kentang biasanya tidak menimbulkan risiko alergi sehingga Ibu bisa juga mengenalkannya sejak usia 7 bulan. Banyak orang tua memilih untuk menunggu sampai usia 10 bulan untuk mengenalkan kentang pada bayi sehingga bayi mendapatkan lebih banyak nutrisi dari makanan padat lainnya.


Baca juga : Ubi Jalar untuk Makanan Bayi

Gizi pada Kentang
Nilai gizi Kentang Putih sebenarnya tidak terlalu tinggi. Kentang mengandung sejumlah vitamin A dan Vitamin C, serta potassium, komponen pati mereka tinggi. Karbohidrat menyumbang 252 kalori dalam 1 kentang putih panggang.

Kentang Putih: (1 ukuran sedang - dipanggang)

VITAMIN:
Vitamin A - 0 IU
Vitamin C - 20 mg
Niacin - 2,17 mg
Folat - 14 mcg
Vitamin B1 (tiamin) - .16 mgMengandung beberapa vitamin lain dalam jumlah kecil.     MINERAL:
Kalium - 610 mg
Fosfor - 78 mg
Magnesium - 39 mg
Kalsium - 8 mg
Sodium - 8 mg
Selenium - 5,7 mg
Besi - .55 mg
Berisi seng, mangan dan lainnya

Bolehkah Bayi Makan Kentang Setiap hari?
Untuk orang dewasa, kentang aman untuk dimakan setiap hari, tetapi harus dicampur dengan bahan makanan lain agar mendapat nilai gizi yang seimbang. Namun pada beberapa bayi, kentang bisa menyebabkan gas. Jadi, sebaiknya Ibu tidak memberikan puree kentang setiap hari dan memberikan pada bayi dua kali seminggu. Kentang juga tidak akan menyebabkan sembelit pada bayi. 

Manfaat kesehatan kentang 

Memperkenalkan kentang pada bayi Anda memiliki manfaat kesehatan seperti:

Persediaan vitamin dan mineral: Kentang memasok jumlah vitamin dan mineral yang cukup walaupun tidak sebanding dengan sayuran lainnya.

Penting untuk kesehatan gastrointestinal: Kentang mengandung gula alkalin tinggi, gula ini dapat membantu menurunkan kadar asam dalam tubuh. Hal ini berlaku untuk bayi dan balita karena pada beberapa kasus, mereka masih rentan dengan keasaman. Selain itu, kentang dapat membantu mencegah fermentasi dalam usus dan meningkatkan pertumbuhan bakteri ramah.

Melindungi hati: Studi sekarang menunjukkan bahwa kentang itu baik untuk hati. Kulit kentang khususnya telah diketahui sangat efektif dalam melindungi hati dari kerusakan kimia. Mengkonsumsi kentang dengan kulitnya utuh bisa sangat membantu hati.

Sifat antiviral: Studi telah menunjukkan bahwa kentang, khususnya, kentang fleshed merah mengandung biokimia yang disebut anthocyanin. Antosianin ini menghentikan pertumbuhan virus influenza.

Perlindungan kulit: Kentang juga bisa digunakan untuk perlindungan kulit. Vitamin C, pati dan enzim yang ada dalam kentang sangat membantu dalam memberi nutrisi pada jaringan kulit. Jus kentang dengan alkalinitasnya memiliki tindakan antiseptik melawan kulit mati, membuat kulit sehat dan bercahaya.

Menyembuhkan luka bakar pada kulit: Selain memberi cahaya sehat ke kulit, kentang juga sangat berguna dalam penyembuhan luka bakar minimal 1 derajat. Potongan kentang yang baru diiris bisa langsung ditempelkan pada luka bakar selama paling sedikit 15 menit sampai 1 jam. Selain luka bakar, irisan kentang juga bisa digunakan untuk peradangan yang disebabkan oleh gigitan serangga dan dermatitis.

Cara Mengolah kentang untuk bayi

Memilih kentang : Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang berpotensi terkontiminasi dengan pestisida, jadi jika Ibu mau, pilihkan yang organik. Carilah kentang yang kencang dan bebas dari retakan, noda, atau titik-titik lunak. Hindari kentang yang sudah mulai bertunas karena itu berarti sudah tua. Satu kentang medium menghasilkan sekitar lima ons pure.

Bersihkan dan kupas: Saat Ibu mulai memberi kentang pada bayi, bersihkan dan kupas lapisan luar kentang. Dengan membersihkan dan mengelupas, Ibu menghilangkan kotoran dan juga residu pestisida apa pun di permukaan.

Usahakan untuk Mengukus: Selama tahap awal, beri hanya kentang kukus yang dipotong kecil-kecil. Ibu juga bisa mencoba menumbuk kentang. Jangan merebus kentang atau sayuran apa pun. Merebus akan mengurangi kandungan  vitamin dan mineral penting

Berikan hanya sejumlah kecil kentang: Kentang mengandung jumlah pati yang lebih tinggi dan jumlah vitamin dan mineral yang relatif rendah. Jadi, Ibu bisa menambahkan hanya beberapa sendok teh kentang ke dalam makanan bayi sebagai perkenalan.

Ide makanan bayi dengan kentang:
  •  Sebagai makanan jari (fingerfood), potong kentang dengan ukuran kecil kemudian kukus.
  • Haluskan kentang kukus bersama ubi jalar.
  • Haluskan kentang dan campur dengan susu formula, tambahkan sedikit bawang putih cincang yang sudah dipanggang/ditumis dengan mentega.
  • Haluskan kentang dan campur dengan kaldu ayam, tambahkan tumisan bawang putih sebagai perasa (untuk bayi yang lebih tua)
  • Haluskan kentang hangat dan campur dengan keju parut.
  • Campur puree kentang dengan butternut squash, wortel, Kacang hijau, Kacang polong, kacang-kacangan, daging ayam, daging sapi, ikan atau babi.
Baca juga : Manfaat brokoli untuk Makanan Bayi

Resep Mpasi dengan Menggunakan Kentang


Pure Kentang

Bahan:
Kentang - 1 ukuran sedang (varietas segar & putih)
Susu Formula - 1 scoop
Air - 3 sampai 4 tblspn

Metode:

Ambil kentang segar dan tegas. Kupas dan kubus itu. Cuci dengan baik di air dingin. Potong kentang kecil-kecil, lalu kukus. Angkat setelah matang, lalu dinginkan.
Haluskan kentang dengan blender, campur dengan susu formula cair hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.
Suapkan pada bayi.

Puree kentang Putih dan Brokoli/Wortel
Bahan:
•    Brokoli kukus /Wortel Kukus
•    Kentang
Petunjuk:
Langkah 1: Rebus, kukus atau panggang kentang sampai empuk.
Langkah 2: Haluskan sesuai kebutuhan, tambahkan air/susu formula/ASIP.
Langkah 3: Tambahkan brokoli kukus/wortel kukus dan aduk hingga rata

Kentang Putih dan Squash
Bahan:
•    3 kentang putih sedang
•    1 butternut kecil atau acorn squash
Petunjuk:
1. Kukus atau panggang squash dan kentang bersama sampai empuk.
2. Haluskan sesuai kebutuhan, tambahkan air/suus formula/ASIP sesuai kebutuhan.
3.Ibu juga bisa memotong atau dadu untuk makanan jari



No comments:

Post a Comment