Friday, May 5, 2017

Manfaat kencur untuk Batuk pada Bayi dan Balita

Salah satu manfaat kencur untuk bayi adalah sebagai obat batuk. Saya sering menggunakan bahan ini untuk meredakan batuk, terutama batuk berdahak karena kencur bermanfaat sebagai pengencer dahak.
Namun untuk bayi, tentu sulit menggunakan bahan ini karena bayi biasanya tidak menyukai rasa kencur yang pedas.

Karena anak saya sudah bukan bayi lagi, saya bisa memberikan kencur ini sebagai obat batuk. Sebagai pengurai rasa pedas, saya gunakan madu.

Kencur saya parut, kemudian peras airnya. Karena hasil parutannya pasti sedikit, maka saya memeras dengan menggunakan saringan teh. Parutan kencur saya taruh di saringan, kemudian tekan-tekan dengan menggunakan sendok. Airnya akan jatuh ke dalam gelas.

Kemudian, saya peras jeruk nipis ke parutan kencur di saringan dan kembali ditekan-tekan. Terkadang saya tambahkan sedikit air agar ekstrak kencur yang didapat semakin banyak.

Campuran antara kencur, jeruk nipis kemudian ditambahkan madu. Pemberian madu tentunya hanya dianjurkan untuk bayi di atas umur setahun ya. Agar rasanya lebih bisa diterima, madu saya tambahkan dalam jumlah yang lebih banyak.

Saya tidak pernah menggunakan takaran pasti untuk memanfaatkan kencur sebagai obat batuk ini. namun untuk mendapatkan ekstrak kencur yang banyak, saya juga gunakan banyak kencur. Jamu ini kemudian saya berikan dua kali sehari. Biasanya dalam waktu dua hari, batuknya akan mereda.

Baca juga : Mengenali Batuk pada Bayi

Apakah Kencur aman untuk bayi  di bawah umur 6 bulan?

Menurut dr. Citra Roseno (seperti yang dimuat di website klikdokter.com),  kencur memang bagus untuk mengurangi gejala batuk, tetapi untuk orang dewasa dan anak-anak yang lebih besar. Nutrisi dan obat alami terbaik untuk bayi usia hingga 6 bulan hanyalah Air Susu Ibu atau ASI eksklusif.

 Menurut beliau, batuk serta pilek pada bayi pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease) dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada bayi adalah alergi.

Jika selama 7-10 hari  semenjak sakit, tidak tampak adanya perbaikan gejala pada anak, bila memang anak juga sudah semakin sulit bernapas dan ingus atau dahak menjadi semakin kuning-kehijauan, atau jika pemberian ASI terganggu atau tidak dapat maksimal, maka disarankan agar memeriksakan buah hati ke dokter spesialis anak untuk pemeriksaan fisik dan terapi yang paling tepat.

Selain untuk batuk, minum perasan kencur juga bisa membantu anak untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan meningkatkan nafsu makan.


Baca juga : Menambah Nafsu makan anak dengan madu

No comments:

Post a Comment

My Blog List

Novel ketiga, Terbit 26 Desember 2016

Novel ketiga, Terbit 26 Desember 2016
Klik gambar untuk sinopsis :)