Monday, April 3, 2017

Manfaat Delima untuk Bayi (Membuat Jus Delima)

Makanan Bayi Sehat - Delima memberikan banyak manfaat kesehatan, beberapa di antaranya termasuk obat untuk masalah gigi, obat untuk gangguan pencernaan, obat untuk diare dan disentri, membunuh cacing usus dan melindungi hati.

Delima adalah buah berwarna merah cerah seukuran buah apel, ketika matang akan berasa manis. Biji delima berwarna merah, oranye atau putih. Buah ini telah diyakini sebagai obat untuk banyak penyakit oleh banyak peradaban kuno termasuk Romawi, Mesir, Persia dan peradaban India.

Nama Romawi kuno delima adalah Punic Apple atau Apple dengan biji. Nama delima ini diyakini berasal di Granada, Spanyol ketika diperkenalkan oleh orang Arab. Kehadiran delima cukup jelas dalam teks-teks Babylonian texts, the Book of Exodus, Homeric Hymns dan juga Qur'an.

Nutrisi dalam buah delima
Menurut database Nasional Gizi dari Departemen Pertanian AS, nutrisi yang ditemukan dalam buah delima


Nutrition ComponentValue per 100 gNutrition ComponentValue per 100 g
Water77.93 gEnergy83 kcal
Protein1.67 gTotal Lipid1.17 g
Carbohydrate18.70 gFiber4 g
Sugars13.67 gCalcium10 mg
Iron0.30 mgMagnesium12 mg
Phosphorus36 mgPotassium236 mg
Sodium3 mgZinc0.35 mg
Vitamin C10.2 mgThiamin0.067 mg
Riboflavin0.053 mgNiacin0.293 mg
Vitamin B-60.075 mgFolate38 ug
Vitamin E0.60 mgVitamin K16.4 ug

Bolehkah delima diberikan pada bayi?

Delima dapat diberikan kepada bayi setelah ia berusia antara 6-8 bulan. Pada usia ini, Ibu hanya memberikan jus delima tanpa biji. Untuk bayi lebih tua, bisa diberikan dalam bentuk bubur buah. Tapi pastikan Ibu tidak memberikan seluruh biji.

Manfaat kesehatan dari buah delima
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah delima

Menyembuhkan radang: Menurut beberapa penelitian, jus delima secara efektif mengurangi radang dengan menghancurkan infeksi bakteri, menghilangkan iritasi dari tubuh yang menyebabkan peradangan. Beberapa enzim dan biokimia yang terkandung dalam jus delima telah diidentifikasi dengan sifat anti-inflamasi.

Menyembuhkan masalah pencernaan: Bayi dan balita sering menghadapi masalah pencernaan karena sistem pencernaan yang belum sempurna. Jus delima bisa digunakan untuk mengobati masalah pencernaan seperti seperti muntah.


Obat untuk diare dan disentri: Diare dan disentri adalah penyakit yang sangat umum di kalangan bayi. Diare dan disentri bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Memberikan Ibu bisa menggunakan jus delima untuk mengontrol diare dan disentri, selain perawatan rutin. Jangan mengabaikan diare pediatrik atau disentri.

Menghilangkan cacing di usus: Cacingan juga masalah umum pada anak dan bayi. Cacing adalah parasit yang berada baik di usus kecil atau usus besar, menyerap makan dari nutrisi anak dan bisa berkembang biak. Jus delima sangat bermanfaat untuk membunuh cacing-cacing ini.

Mengontrol demam: Bayi juga dapat rentan terhadap demam. Jus delima dapat diberikan kepada anak yang sedang demam. Jus buah delima tidak hanya mengendalikan demam tetapi juga memasok nutrisi penting untuk bayi selama demam.

Melindungi hati: Terlepas dari sifat-sifat yang disebutkan di atas, delima juga mampu meningkatkan fungsi hati. fungsi hati tidak boleh diabaikan, bahkan dalam kasus anak-anak. Tekanan oksidatif dapat berkembang di masa kanak-kanak. Antioksidan yang terkandung dalam delima bisa melawan tekanan oksidatif, sehingga melindungi hati.

Baca juga : Puree Bayam untuk Makanan Bayi

Bagaimana caranya memberikan delima pada bayi?
Daging uah delima menempel pada biji-bijinya, jadi Ibu benar-benar harus hati-hati dalam memisahkan antara daging dan biji ini.

Cara membuat jus delima untuk bayi:

Jus delima dapat dengan mudah dibuat di rumah. Pertama, ambil setengah bagian buah delima dan kumpulkan bijinya. Cara mengambil biji ini mudah, cukup gunakan sendok.

Kemudian hancurkan biji dalam blender. Gunakan saringan untuk memisahkan jus dengan ampas.


Pilih delima


potong menjadi dua bagian


kumpulkan bijinya

Blender bijinya


saring biji
Sajikan

Pastikan untuk memberikan jus delima tunggal untuk pertama kalinya dan awasi apabila terjadi reaksi alergi pada kulit.

Baca juga : Jus Jeruk untuk Bayi, Amankah?

Berikankan jus delima dalam keadaan segar, penyimpanan bisa membuat jus terasa pahit. Pastikan mulut bayi dibersihkan setelah konsumsi jus ini karena daging buah yang tertinggal bisa menyebabkan karies pada gigi.

Jangan menggiling kulit putih delima ketika membuat jus karena akan membuat jus terasa asam. Jangan diberikan pada bayi sebelum waktu tidur karena bisa menyebabkan masalah gigi. Jangan memberi dalam jumlah berlebihan karena bisa menyebabkan diare.


No comments:

Post a Comment