Tuesday, August 16, 2016

Tips Merebus Botol Kaca ASIP

Apakah Ibu menggunakan botol kaca untuk menampung ASI perah? Nah, sehabis pakai, botol kaca tersebut  harus dicuci dan disterilkan. Cara sterilisasi biasanya dilakukan dengan cara merebusnya dalam air mendidih.

Nah, berdasarkan pengalaman pribadi, ada beberapa cara yang bisa digunakan dalam merebus botol kaca wadah ASIP. Apa saja?

Air
Jika Ibu menggunakan air sumur atau air tanah, maka biasanya akan meninggalkan lapisan putih pada bagian dalam atau pun luar botol. Nah, cara mensiasatinya adalah, gunakan air matang. Air yang sudah direbus terlebih dahulu, dan kemudian didinginkan, maka kandungan kapurnya akan mengendap.  Jadi ketika digunakan kembali untuk merebus botol, kandungan kapur yang menyebabkan lapisan putih sudah berkurang.


Posisi meletakkan botol
 
Setelah merebus, biasanya botol dalam kondisi panas. Jangan letakan botol dalam posisi terbalik, karena uap panas yang terbentuk akan terkumpul di dasar botol (yang berada di posisi atas). Saat suhu botol mendingin, uap itu akan terkondensasi dan meninggalkan tetes tetes air sehingga bagian dalam botol masih tetap basah.

Letakan botol dalam posisi tengadah (bagian mulut di atas) sehingga uap air bisa keluar dengan bebas. Air di bagian dalam botol juga akan menguap akibat dari suhu botol yang tinggi. Untuk menghalangi masuknya debu ke bagian dalam botol, maka tutup botol-botol yang masih panas itu dengan kain bersih, atau penutup yang berpori. Jangan gunakan tutup panci atau plastik karena uap akan tertahan sehingga membentuk tetesan air yang bisa kembali jatuh ke dalam botol.

Setelah bagian dalam botol kering dan suhunya dingin, maka cepat-cepat tutup botol dengan penutupnya untuk menghindari masuknya kotoran atau debu.

Untuk panduan, ASI perah secara lengkap, silahkan mampir ke artikel Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja



1 comment:

  1. oh baru tau kenapa pakai air sumur ada putih2x. thanks tipsnya

    ReplyDelete