Friday, May 23, 2014

10:29 AM

Membuat Aneka Nasi Tim Saring untuk Bayi

Makanan Bayi - Nasi tim merupakan salah satu menu yang sering diberikan mommy kepada bayi. Tapi sebelum tahu lebih banyak, apakah mommy tahu apakah itu nasi Tim?

Dalam bahasa Indonesia istilah "tim" mungkin berasal dari bahasa Inggris steam yang berarti dikukus. Jenis nasi ini cocok untuk bayi karena tekstur makanan bayi ini halus dan lembut. Jadi inti sebenarnya dari nasi tim ini adalah nasi yang dikukus namun teksturnya disesuaikan dengan bayi,

Berdasarkan konsultasi ke dokter baru-baru ini, oleh dokter dijelaskan bahwa masa pemberian nasi tim khususnya nasi tim saring dimulai dari umur 10 bulan dan tidak disaring lagi setelah berumur setahun. Tetapi ada pula yang menyatakan sudah bisa diberikan umur delapan bulan, tergantung babynya sendiri.

Karena inti utama membuat nasi tim entah itu saring atau tidak saring tersebut adalah mengukus, sehingga cara pembuatannya sangatlah mudah. Mommy tidak perlu resep khusus, isinya bisa disesuaikan dengan isi kulkas. Dari resep-resep yang saya baca, metode pembuatannya ada yang hanya direbus saja hingga menyerupai bubur, padahal inti utama dari tim itu adalah kukus, jadi mungkin itu maksudnya bubur tim ya hihihhi.


Semuanya terserah mommy sih, tetapi untuk lebih cepatnya, Mommy bisa menggunakan metode seperti saya.

Pertama beras dan bahan lain berupa sayur dan lauk dimasak bersama air atau kaldu hingga berupa nasi aron dan kemudian dikukus. Banyaknya air tidak masalah. Jika nasi aronnya keras, bisa ditambahkan air pas ngukus. Tapi jika tekstur nasi aornnya pas bisa langsung dikukus saja. Setelah matang maka bisa diblender atau disaring dengan berbagai cara. Lihat saja berbagai peralatan untuk menyiapkan makanan bayi.



Mengenai lauk dan sayurnya, mommy bisa mengukus terpisah atau bersamaan dengan nasi aron. Saran saya sih, jika mau membuat nasi tim kukus, sebaiknya bahan lainnya tidak usah direbus karena hanya akan membuat overcook sehingga nutrisinya malah berkurang. Bahan-bahan yang matangnya lama seperti ayam dan ikan, bisa dimasukan ke beras pada waktu merebus sekalian untuk mengeluarkan kaldunya.

Untuk bayi dibawah setahun yang belum mendapat penambahan gula garam, maka hal yang harus mommy pikirkan adalah campuran bahan-bahan yang ada dan rasa yang ditimbulkan akibatnya. Jika mommy membuat nasi tim bayam, sayur hijau atau sayur lain yang bisa menyumbangkan rasa pahit buat bayi, maka mommy harus sedikit memodifikasi bahan lainnya.

Memang benar bayi belum mengenal rasa dan pengenalan rasa pahit ini adalah hal yang bagus untuk menciptakan variasi makanan. Tetapi bagaimana jika bayi mommy terbiasa dengan rasa manis susu sehingga menolak untuk makan nasi tim saring bayam atau sayur hijaunya?

Maka mommy bisa menambahkan bahan lain untuk sedikit menetralisir rasa pahit. Caranya tambahkan saja labu siam, atau bisa juga dengan wortel. Pokoknya bahan-bahan yang mempunyai citarasa manis dan netral.

Nah, untuk penambahan lemaknya bisa menambahkan mentega, minyak zaitun atau minyak kelapa.
Jika ada yang masih bingung, tenang mommy. Tidak ada aturan khusus untuk makanan bayi, bagi saya adalah gunakan bahan yang ada, kenali rasa yang diciptakan, cemplung-cemplung bahan dan cicipi.

Yah, segitu sharing saya tentang nasi tim saring bayi ini, mohon dikoreksi jika ada yang salah dan ditambahkan jika ada yang kurang.

Thursday, May 8, 2014

9:00 AM

Bayi Gemuk vs Bayi Kurus

Ahay, bahasan yang sangat basi. Pasti setiap ibu merasa agak gimana gitu ketika bayinya dikomentari kurus, atau sedikit merasa bangga ketika bayinya dikomentari gemuk. Heheh... saya juga. Mungkin karena masih bayi under 12 month, gemuk-kurus masih menjadi kebanggan tersendiri untuk seorang ibu. Walaupun tahu bahwa itu hanyalah pemikiran Mommy yang sempit.

Sebelum benar-benar sedih soal bayinya yang kurus atau berbangga tentang bayinya yang gemuk, baca-baca yuk artikel berikut ini. Saya dapat dari easybabylife.com.

Tentang Bayi Gemuk

Kapan sih bayi itu dibilang obesitas, kelebihan berat badan atau berat badannya cukup? Ini adalah pertanyaan rumit dan kadang-kadang sensitif. Banyak bayi yang benar-benar mempunyai banyak lemak selama beberapa bulan pertama hidup mereka, terutama jika full ASI atau ASI ekslusif.  Tapi begitu bayi tersebut mulai bergerak dan mendapat makanan padat,  mereka kehilangan lemak dengan cepat dan itu ternyata baik.

Ternyata jauh lebih mengkhawatirkan jika bayi yang lebih tua mengalami kenaikan berat badan dengan cepat dan tiba-tiba. Namun tentu saja, sebelum khawatir tingkat lanjut, lebih baik mommy konsultasi dengan dokter.

Sekarang mari kita mengatakan bahwa bayi Mommy benar-benar kelebihan berat badan. Apakah itu berarti bahwa Mommy harus mengurangi lemak pada makanan mereka? Sebenarnya tidak. Yah, setidaknya mengurangi lemak bukanlah hal yang harus dilakukan ppertama kali. Apa yang harus Mommy lakukan adalah mengurangi gula dan karbohidrat sederhana, seperti tepung putih, makanan cepat saji dan jus buah. Semakin banyak penelitian menegaskan bahwa gula dan karbohidrat sederhana adalah penyebab sebenarnya dari obesitas. Selain itu juga menyebabkan gigi berlubang, dan dapat menyebabkan kekurangan gizi, karena gula dan karbohidrat tersebut praktis hanyalah kalori kosong (tidak ada vitamin, mineral, protein atau lemak yang dibutuhkan untuk pembangunan). Mommy juga harus memastikan bahwa bayi Mommy mendapatkan lemak sehat.

Kedua, bersenang-senang dengan bayi Mommy! Turun di lantai untuk bermain. Dikejar saat merangkak atau berjalan merupakan kegiatan yang disukai bayi, praktis membuat mereka bergerak lebih cepat dan membakar lemak berlebih.

Ketiga, pastikan bayi Mommy tidur cukup. Kurang tidur berhubungan dengan kelebihan berat badan pada orang dewasa, mungkin juga pada anak-anak.

Tentang Bayi Kurus

Banyak orangtua khawatir bahwa bayi mereka terlalu kurus. Kita cenderung membayangkan bayi sehat gemuk. Namun ternyata banyak efek negative bagi bayi gemuk kalau dihubungkan dengan kesehatan, sementara bayi kurus mempunyai efek negative yang lebih kecil terhadap kesehatan. Jadi jangan terlalu khawatir tentang bayi yang kurus.

Namun harus diwaspadai jika: Bayi tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, berat badannya turun drastis dan memotong kurva dibawahnya atau jika bayi sedang sakit.

Jika bayi Mommy bahagia dan berkembang secara normal, maka pastikan kebutuhan makanan sehatnya terpenuhi dan tambahkan mentega untuk setiap makanan yang Mommy buat. 

Jika memang dokter mengakatan bahwa bayi Mommy terlalu kurus, maka ikuti saran diet dari dokter. Makanan yang tinggi lemak sehat merupakan sumber energy yang sangat baik. Alpukat merupakan sayuran yang sangat baik, juga makanan lain seperti keju penuh lemak dan yoghurt.

Bayi bukan berarti tidak sehat hanya karena mereka kecil atau kurus.