Wednesday, February 19, 2014

Penambahan Minyak atau Butter pada Makanan Bayi

Minyak dan Butter = Lemak!

Artikel ini terinspirasi dari sebuah pertanyaan dari seorang Mommy di facebook fanspage, yaitu tentang merk margarine untuk makanan bayi. Jika sebelumnya saya lebih sering mendengar penambahan butter atau lebih tepatnya unsalted butter, mengenai margarine ini saya tidak terlalu paham. Selain itu, pada resep bonus Ayahbunda yang saya posting, kebanyakan menggunakan margarine sebagai tambahan lemak. Lalu, apakah itu aman?

Kemudian saya mencoba untuk search di beberapa sumber, terutama sumber dari website luar, baik itu mengenai perbandingan margarine vs butter  ataupun apakah baik jika bayi diberikan margarine.

Untuk pertanyaan pertama, butter vs margarine, memang banyak pendapat. Di satu sisi, butter memiliki jumlah lemak jenuh yang  tinggi, tipe lemak yang biasa didapat secara alami di dalam kebanyakan hewan dan beberapa tanaman. Mentega juga memiliki kadar kolesterol yang relatif tinggi. Tingginya jumlah lemak jenuh berhubungan dengan tingginya kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan beberapa kondisi, misalnya penyakit jantung.

Sementara margarin terbuat dari minyak sayur yang mengalami hidrogenasi, sehingga bentuknya bisa menjadi padat. Margarin mengandung sedikit atau malah tidak ada sama sekali kolesterol, tetapi mengandung banyak lemak tak jenuh yang disebut trans fat (lemak trans). Lemak trans ini bisa menyebabkan penyakit jantung dan menimbulkan berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, plus sejumlah penyakit lain, termasuk stroke, batu empedu, dan diabetes tipe-2. Lemak trans juga dihubungkan dengan menurunnya fungsi kekebalan tubuh dan mutu ASI yang rendah pada ibu yang sedang menyusui.
   
Nah, dilemma bukan?!

Sebelum sampai disana, kita runut dari urusan lemak dulu ya mommy. Berikut artikel yang saya dapat dari easybabylife.com.



Lemak untuk Bayi

Lemak sangat penting bagi perkembangan fisik bayi. Pertumbuhan dan perkembangan otaknya didukung oleh diet tinggi lemak, karena lemak membantu membangun selubung mielin di sekitar saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Selubung myelin ini menciptakan isolasi untuk sistem saraf pusat yang bagus untuk proses perpindahan data dan informasi.

Pilihan Lemak untuk Bayi

Sekarang, apa jenis lemak yang harus mommy pilih dan tambahkan pada makanan bayi? Minyak, mentega, margarin? Beberapa jenis minyak serta mentega adalah pilihan yang sangat baik! Margarin, di sisi lain sebaiknya dihindari, dan akan dijelaskan setelahnya.

Minyak yang bagus untuk bayi adalah minyak zaitun atau minyak kelapa. 

Minyak zaitun terkenal untuk kesehatan, terutama jika menggunakan extra virgin olive oil. Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal tingkat tinggi, serta asam lemak yang ada dalam ASI dan membantu meningkatkan pertumbuhan bayi Mommy. Olive oil juga  juga mengandung beberapa vitamin penting, seperti A, B, vitamin C, D, E dan K.

Minyak kelapa semakin populer, karena komposisinya. Minyak kelapa untuk bayi sangat bagus karena memiliki kandungan besar asam lemak rantai menengah, seperti ASI. Minyak kelapa kaya akan asam laurat, yang meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh. 

Ada juga  minyak sehat lainnya tetapi minyak minyak kelapa dan zaitun adalah yang paling baik. Pastikan membeli yang extra virgin, kalau bisa yang organic juga bagus.

Menambahkan mentega untuk makanan bayi adalah pilihan yang bagus juga. Butter sangat bergizi, memberikan lemak dan kolesterol yang diperlukan dan juga Vitamin A, Asam linoleat terkonjugasi dan asam lemak esensial. Mommy harus tetap memilih mentega tawar atau unsalted butter, sebaiknya organik, karena garam berlebih tidak bagus untuk ginjal bayi


Mentega juga harus diproduksi secara organik untuk menghindari penambahkan hormon / obat yang diberikan kepada sapi penghasil susu yang digunakan sebagai bahan mentega. Selain itu jika memungkinkan, pilihlah mentega dari susu sapi yang makan rumput dibanding memakan biji-bijian karena mengandung jumlah vitamin A, Asam linoleat terkonjugasi yang lebih tinggi  dan asam lemak Omega-3 yang lebih tinggi. Tapi ya itu kalau mungkin ya.

Mentega terbuat dari susu sapi, lalu bagaimana jika bayi alergi susu sapi? Santai, mentega biasanya tidak mengandung protein susu dalam jumlah besar, sehingga minimal alergi. Jika bayi mentolerir formula berbasis susu sapi, bayi tidak mungkin untuk memiliki alergi atau sensitivitas terhadap protein susu.

Lalu bagaimana dengan margarin? Hindari ini! Margarin dibuat melalui proses kimia yang membuatnya padat, tetapi juga penuh asam lemak trans, pengawet, pewarna buatan dan bahan kimia.

Berapa Banyak Butter atau minyak yang ditambahkan pada makanan bayi?

Dengan asumsi bahwa sebagian bayi sekitar 2 ons, Mommy dapat menambahkan sekitar ½ sendok teh minyak atau mentega untuk satu porsi makanannya. Sejak menggoreng makanan tidak dianjurkan untuk bayi , Mommy dapat menambahkan minyak atau mentega setelah merebus atau mengukus makanan. Dengan cara itu vitamin sehat, mineral dan asam lemak tidak akan hancur oleh panas.

14 comments:

  1. Halo mom, mau nanya..

    apakah aman mengkonsumsi EVOO atau unsalted butter dengan takaran setengah sendok teh dalam setiap porsi makan setiap hari 3 kali makan? baby ku umur 8 bulan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau soal aman tidaknya, saya tidak tahu ya mom. maaf, saya bukan konsultan kesehatan, tidak berani memberi advice kalau soal begini, saya hanya sharing semata. :)

      Delete
  2. Bunda mana yg lebih baik untuk bayi. Extra light virgin olive oil atau extra virgin olive oil

    ReplyDelete
  3. Bunda mana yg lebih baik untuk bayi. Extra light virgin olive oil atau extra virgin olive oil

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung tujuan mom, kalau untuk goreng-goreng, yang extra light. tpi kalau mau ditambahin ke makanan langsung pake yang extra virgin

      Delete
  4. Bun,bayi ku dari kemarin aq kasih evoo kalo sarapan aq kasih unsalted butter... Setiap makan nasi tim aq beri evoo...dan hari ini bayiku pup sampai 5x apakah karena evoo yang berlebihan ya bun?

    ReplyDelete
  5. Klo minyak dapur,exp filma,fortun dll apakah baik buat penambahan lemak ditaroh dibubur tim si baby[ tanpa pemanasan minyaknya]

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya belum menemukan referensi yang menyatakan jenis minyak itu bagus untuk bayi, mom.

      Delete
  6. Bayi saya 7bln bb 5.4kg pb 66cm.hrsnya berat 6kg an..lahir 2.4kg.sm dokter tumbuh kembang anak di puskesmas disuruh tambahkan 1sdt mentega or butter tidak asin ke makannya.krn makan susah jd porsi kecil n sering

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello puan. bole sy tau skg bayi kamu bagaimana sudah ya? Bayi saya juga 7bulan 5.4kg..

      Delete
    2. Hello puan. bole sy tau skg bayi kamu bagaimana sudah ya? Bayi saya juga 7bulan 5.4kg..

      Delete
    3. Wah anak saya pun skg 6 bulan 5,7kg lahir usia 37 minggu BB hanya 1,7kg. Dengan membaca ini, saya jadi tahu takaran yg sesuai untuk ditambahkan ke MPASI anak saya. Terima kasih ya

      Delete
  7. Penambahan minyak, bisa sampai umur berapa ya??

    ReplyDelete
  8. Kalau menurut saya yang lebih aman adalah minya kelapa, karena kita bisa bikin sendiri dirumah. Parut kelapa yang masih segar... di peras agak kental rebus santan sendiri sampai mendidih dan keluar minyak.. saya mau coba besok. Terimakasih sharingnya..

    ReplyDelete

My Blog List

Dapatkan Postingan terbaru Lewat Email