Friday, January 24, 2014

8:30 AM

Resep Bubur Beras Merah Daging Cincang (6+)

Masih varian resep makanan bayi 6 bulan ke atas dari kumpulan resep bonus Ayahbunda edisi desember 2005. Resep kali menggunakan variasi bahan yang mengandung daging, karbohidrat dan juga protein.

Resep Bubur Beras Merah Daging Cincang (6+)
untuk 2 porsi

Bahan:
500 ml air
50 g beras merah
25 g daging ayam cincang
25 g wortel, potong-potong
25 g pakcoy, iris tipis
2 sdm margarin

Cara membuat:
1. Rebus air, beras merah bersama daging ayam cincang, sambil diaduk hingga setengah matang.
2. masukan wortel, pakcoy dan margarin. Aduk kembali hingga semua bahan matang dan bubur mengental. angkat dan biarkan dingin.
3. Tuang ke dalam blender dan haluskan.
4. Pindahkan ke mangkuk bayi dan suapkan.


Monday, January 20, 2014

8:00 AM

Menambah Nafsu Makan Anak dengan Madu

Mommy pasti pernah membaca tentang hal ini dari banyak sumber. Jika searching di gugel, pasti dapat ratusan artikel mengenai hal ini. Artikel ini hanyalah salah satunya, tetapi karena disertai dengan pengalaman, mungkin bisa dipertimbangkan ya (hayah, gaya bokkk).

Oke, begitulah adanya. Mungkin saya tidak melakukan survey mendalam tentang hal ini sehingga saya tidak tahu pasti apakah memang madu yang menolong saya. Seperti yang sering saya katakan bahwa si kakak Cuta masuk dalam kategori anak yang susah makan. Berat badannya tidak pernah berada di atas berat badan minimal sesuai dengan grafik, namun syukurnya sih dia masih punya tumpukan lemak di beberapa tempat.

Berdasarkan banyak penelitian, madu memang bisa menambah nafsu makan. Karena itu, karena sudah agak stress mengejar ia untuk makan, saya rutin memberikannya madu. Saya lebih memilih madu asli dibandingkan madu yang sudah diberikan tambahan vitamin, entahlah, menurut saya yang sudah dikemas dengan berbagai vitamin tersebut sudah melalui beberapa tahap pemrosesan sehingga kemungkinan, kemungkinan ya, benar tidaknya saya tidak tahu dan tidak bisa mempertanggungjawabkan, kandungan alaminya ada yang mengalami perubahan atau malah menghilang.

Saya rutin memberikan 1 -2 sdm madu asli setiap pagi. Sudah dua periode saya melakukannya dan keduanya menunjukan penambahan makan yang signifikan. Periode pertama terhenti karena kehabisan stok dan Cuta balik lagi pada kebiasaannya GTM.Periode kedua dimulai seminggu yang lalu dan sudah nampak hasilnya beberapa hari belakangan ini.


Mungkin kita banyak menganggap enteng atau sebelah mata tentang khasiat dan keberhasilannya sehingga sering menjudge bahwa itu hanya sekedar berita. Namun yang pasti, bagi mommy yang belum berhasil dengan madu ini, ada hal yang harus dicatat bahwa, kalaupun nafsu makan anak tidak meningkat drastis, setidaknya anak akan mendapat manfaat lain berupa energi, antibodi, zat besi, vitamin C dan beberapa mineral lainnya.

Aturan pemberian juga ada nih, saya ambil dari intisari online:

 1 – 2 sendok makan madu 2 kali sehari sudah cukup memadai untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh anak. Namun, untuk penyembuhan atau pengobatan, madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena akan memudahkan penyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan.

Kalau saya, pemberiannya baru bangun tidur. Cuta saya kasih air hangat dulu, baru kemudian diberikan madu. Setelah madu saya berikan air hangat lagi. Sarapannya sendiri sekitar satu jam setelahnya. Hal ini harus dilakukan secara rutin.

Bagi mommy yang rutin memberikan madu, bisa share deh manfaatnya disini.
Selamat mencoba.

Wednesday, January 15, 2014

2:01 PM

Sebulan Menuju Mpasi

Sewaktu saya membuat blog ini, si Cuta sudah lama Mpasi. Jadi saya tidak pernah memposting reaksi dia ketika melihat orang sekelilingnya makan. Saya memang sering membaca rasa tidak tahan dan antusias pada mommy saat menunggu masa masa mpasi si kecil, namun belum pernah mengalaminya.

And then, saya mengalaminya untuk adiknya si Cuta. Perkenalkan, adiknya Cuta, bernamapanggilan Widya, cowok cakep bin gembul, yang sebulan lagi menuju Mpasi. Ah, senang saya mencandainya. Dia bengong melihat saya menyuapin kakaknya. mungkin penasaran kenapa ada sesuatu yang harus dimasukan ke dalam mulut selain tangan dan botol dot (ups, saya nekat memberikan ASIP/sufor dengan botol).

Ketika saya pura-pura mengarahkan sendok ke mulutnya, dia hampir menganga. Walau saya tidak sok tahu menganggapnya antusias, tapi dia terlihat, gemas.

Ah, saya hanya bisa bilang "'Adek sabar ya, sebulan lagi makan.''

Seribu tekad saya ucapkan, pokoknya akan memberikan variasi makanan yang lebih banyak dibanding kakaknya, biar tidak pemilih. 



9:30 AM

Resep Puding Jambu Merah Saus Susu Kedelai (9 bulan +)

Selain resep makanan bayi 6 bulan, dalam kumpulan resep bonus Ayahbunda edisi desember 2005 juga ada resep untuk bayi umur 9 bulan keatas. Nah, selang seling deh saya sharing resepnya. kali ini untuk camilan sehat yang bisa dihidangkan di sela-sela waktu makan berat.

Resep Puding Jambu Merah Saus Susu Kedelai (9 bulan +)
untuk 4 porsi

Bahan:
200 ml air
1 bungkus agar agar warna merah
100 g daging jambu merah matang, blender

Saus:
 25 g tepung maizena
50 ml air
50 ml susu kedelai

Cara membuat:
1. Jerang air, masukan agar-agar dan sari jambu merah. Aduk dan masak hingga mendidih.
2. Siapkan cetakan kecil berbentuk lucu, basahi dengan air matang. Tuangi adonan agar-agar dan biarkan hingga mengeras. bisa juga dimasukan ke dalam lemari es.
3. Keluarkan agar-agar dari cetakan, sajikan dengan saus susu kedelai.

Cara membuat saus:
campur tepung maizena dengan air sedikit demi sedikit. Jerang di atas api kecil. aduk-aduk hingga mengental. angkat. tambahkan susu kedelai, aduk rata.

Monday, January 13, 2014

8:21 AM

Jamur untuk Makanan Bayi

Makanan bayi - Semua orang tahu bahwa buah-buahan dan sayuran berwarna cerah yang baik untuk kita dan juga bayi, lalu bagaimana dengan jamur?

Mommy yang mau tahu, silahkan simak artikel tersebut. Diambil dari homemade-baby-food-recipes.com dan www.babyfood101.com.

Nilai gizi jamur

Di beberapa bagian dunia - dan dalam budaya Timur pada khususnya - jamur diyakini memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, sementara di dunia barat, tumbuhan ini secara tradisional telah dipandang sebagai makhluk nilai gizi sedikit.

Namun, cerita yang berbeda perlahan-lahan muncul karena manfaatnya sedang diselidiki lebih lanjut.
Sebagian besar spesies jamur mengandung vitamin B, vitamin C, protein, zat besi, kalium, selenium dan mineral lainnya. Jamur ini juga merupakan sumber senyawa yang dikenal sebagai beta-glukan, yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari penyakit - ditambah antioksidan penting yang disebut ergothioneine.

Mungkin yang paling menarik dari semua adalah kenyataan bahwa jamur merupakan sumber vitamin D  non hewani (satu satunya). Jamur sebenarnya mengkonversi sinar matahari menjadi vitamin D dengan cara yang sama yang dilakukan oleh kulit kita. Terlebih lagi, kandungan vitamin D jamur stabil, yang berarti bahwa tidak berkurang secara signifikan setelah dimasak.




Teknik yang sedang digunakan sekarang ini juga membuat jamur menjadi sumber vitamin D yang lebih baik di masa depan, dengan meningkatkan eksposur tumbuhan itu terhadap sinar UV.
Varietas jamur

Jenis jamur yang umum dikonsumsi adalah jamur kancing, jamur jenis eksotis seperti shiitake, maitake dan tiram, yang semakin populer berkat kaya rasa dan manfaat kesehatan yang dirasakan. Selain itu bisa juga memilih jamur lembut seperti jamur merang.

Jamur kancing memiliki nilagi gizi yang sebanding dengan jamu varietas eksotis lainnya dan bahka dalam beberapa kasus malah melebihi.

Mengapa tidak boleh memberikan jamur mentah?

Di luar negeri sono, banyak orang yang menyajikan jamur mentah, diiris dan ditaburkan di atas salad misalnya, sering digambarkan sebagai pilihan yang sehat.

Namun ada bukti yang menunjukkan bahwa jamur tidka baik untuk dimakan orang dewasa, terlebih bayi.

Dinding sel jamur terbuat dari mycochitin - zat yang sangat sulit dicerna bagi tubuh manusia. Memasak jamur akan memecah mycochitin, tidak hanya membuatnya lebih mudah dicerna, tetapi juga melepaskan nutrisi untuk diserap oleh tubuh.

Ada risiko kontaminasi bakteri dari jamur mentah - terutama jika kita mempertimbangkan tumbuhan ini kadang-kadang tumbuh di kotoran!

Memasak jamur membantu menghancurkan komponen yang dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.

Jamur mentah, termasuk jamur kancing mengandung senyawa yang berpotensi karsinogenik yang disebut hydrazine. Sebagian besar konten hidrazin jamur diyakini akan hancur dengan cara memasaknya.

Kapan bayi boleh makan jamur?
Jamur TIDAK pada daftar makanan 'berisiko tinggi' terutama dalam hal potensi mereka untuk memicu reaksi alergi.

Meskipun alergi jamur belum banyak diteliti namun dianggap relatif jarang. Reaksi alergi terhadap jamur cenderung terjadi dalam waktu 30 menit setelah konsumsi dan termasuk gatal, pembengkakan bibir / lidah / tenggorokan, pusing dan sakit perut. Kadang-kadang, alergi terhadap jamur dapat menyebabkan kesulitan bernapas yang terkadang parah.

Jamur umumnya tidak dianggap sebagai makanan pertama yang ideal untuk bayi.  Terutama karena makanan ini jarang disajikan sendiri namun dicampur ke dalam hidangan lainnya.

Mengingat bahwa risiko reaksi alergi rendah, mommy bisa memperkenalkan jamur setelah umur 7/8 bulan atau sesuai dengan petunjuk dokter.

Teksturnya yang lembut membuat jamur mudah dimakan bayi, baik itu dicincang atau dibuat puree.

Memilih dan menyimpan jamur
Jamur segar berwarna cerah, bertekstur lembut dan gemuk. Jamur yang sudah tidak segar biasanya berwarna gelap, terlihat layu dan berlendir.

Menyimpan jamur cukup dengan membungkusnya dengan plastic longgar atau kantong kertas agak lembab. Jamur segar akan tahan sekitar seminggu di kulkas.

Membersihkan dan menyiapkan jamur
Jamur kadang agak susah dibersihkan karena bersifat menyerap air dan menjadi sangat basah.

Jamur biasanya dikupas kulitnya, kemudian bilas sebelum dimasak. Jika tidak ingin mengupas, cukup seka dengan kertas basah. Namun untuk bayi, akan lebih aman jika mommy mengupasnya.

Baca Perlukah Mengupas Buah dan Sayur untuk Makanan Bayi?




Friday, January 10, 2014

9:02 AM

Buah dan Sayur untuk Bayi 6 Bulan +

Makanan bayi - Belated post sebenarnya ini, karena sudah banyak post tentang buah-buah  untuk makanan bayi yang sudah diposting di blog ini. Tetapi artikel ini tetap akan saya bikin karena bisa dijadikan indeks mengenai sayur dan buah apa saja yang cocok dan bisa dikonsumsi oleh bayi yang baru Mpasi, yaitu bayi 6 bulan keatas. Daftar ini saya ambil dari file milis mpasi rumahan dan juga dari wholesomebabyfood.com.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai nilai gizi dan hal-hal lainnya, klik saja ya. Kalau tidak berhasil, berarti buah atau sayur tersebut belum dibahas lebih lanjut. Heeheheh...

Buah untuk bayi 6 bulan.
Alpukat
Apel
Pir/ Pear
Pisang
Pepaya
Jeruk

Sayur untuk bayi 6 bulan
Ubi
Labu Kuning
Buncis
Zukini

Buah untuk bayi 7 Bulan 

Buah bayi 6 bulan

Sayur Untuk Bayi 7 Bulan
Sayur bayi 6 bulan
Bunga Kol
Kol
Ketimun
Kentang


Buah untuk bayi 8-10 Bulan

Buah untuk bayi 6  Bulan
Buah untuk bayi 7 Bulan
Aprikot
Jambu Biji
Melon



Sayur untuk bayi 8-10 Bulan 
Sayur untuk bayi 6 Bulan
Sayur untuk bayi 7 Bulan
Kangkung
Ubi Jalar merah/kuning
wortel
Lobak
Paprika
Sawi
Brokoli
Kacang Merah
Kacang Hijau
Kacang Polong
Terung Ungu
Asparagus
Bayam
Bit
Jamur


Buah untuk bayi 10-12 Bulan

Buah untuk bayi 6  Bulan
Buah untuk bayi 7 Bulan
Buah untuk bayi 8-10 Bulan 
Kiwi
Anggur / Kismis


Sayur untuk bayi 10-12 Bulan 


Sayur untuk bayi 6 Bulan
Sayur untuk bayi 7 Bulan
Sayur untuk bayi 8-10 Bulan
Jagung
Tomat

Wednesday, January 8, 2014

12:05 PM

Pisang untuk Makanan Pertama Bayi

Makanan bayi - Buah andalan Mpasi para leluhur kita, pisang. Iyak, ternyata mereka sudah duluan tahu ya sebelum adanya ilmu Mpasi bahwa pisang adalah buah sempurna untuk makanan bayi pertama.  Untuk tahu lebih jelas tentang pisang sebagai makanan bayi pertama, yuks simak artikel berikut. Diambil dari wholesomebabyfood sama homemade-baby-food-recipes.com.

Pisang sebagai makanan bayi pertama

Pisang sering diperkenalkan kepada bayi sebagai makanan sehat pertamanya. Mengapa? Karena selain luar biasa bergizi, pisang masak juga mudah dicerna dan dipersiapkan. Pisang juga mempunyai cita rasa manis yang disukai bayi.

Pisang pada umumnya dianggap memiliki pengaruh menenangkan pada sistem pencernaan, sehingga beberapa sumber menyarankan pisang sebagai makanan pertama yang baik untuk bayi dengan refluks.

Nutrisi pada Pisang
Pisang mengandung begitu banyak nutrisi penting. Pisang merupakan sumber kalium yang sangat bagus, sebuah elektrolit penting yang digunakan oleh otot-otot, menyehatkan jantung  dan mengatur darah. Beberapa studi telah menyarankan bahwa orang yang mengonsumsi pisang dan makanan lain yang tinggi kalium lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan atherosclerosis dan tekanan darah tinggi.

Pisang juga dikenal sebagai salah satu antasida alami.  Zat ini dikenal untuk membantu melindungi tubuh terhadap sakit maag dan kerusakan maag.  Selain itu buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin B6, vitamin B2, vitamin C , kalsium, magnesium, besi dan seng.

Selain itu, pisang matang mengandung pektin, serat larut yang memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit. Namun pisang mentah sering memiliki efek yang berlawanan dan dapat menyebabkan sembelit.

Pisang masak yang lebih baik untuk bayi karena mengandung lebih banyak antioksidan dari buah yang belum matang. Jika bayi Anda sudah mulai pulih dari serangan jahat diare, pisang sangat berguna untuk mengganti elektrolit yang hilang.

Dan jika manfaat ini tidak cukup, pisang juga baik untuk tulang dan gigi karena mampu meningkatkan penyerapan kalsium.

Nutrisi dalam 1 cangkir Pisang tumbuk
VITAMIN:
Vitamin A - 144 IU
Vitamin C - 19,6 mg
Folat (penting selama kehamilan) - 45 mcg
Vitamin B6 - .82 mcg
Niacin - 1,49 mg
Asam pantotenat - .31 mg
Vitamin E - .22 IU

MINERAL:
Kalium - 806 mg
Magnesium - 61 mg
Fosfor - 50 mg
Kalsium - 11 mg
Besi - .58 mg
Juga mengandung jumlah jejak seng, mangan dan tembaga

Kapan bisa memperkenalkan Pisang untuk bayi saya?
Pisang dapat diperkenalkan kepada bayi sejak awal, beberapa sumber menyebutkan aman diberikan mulai 4 bulan (jika dilakukan mpasi dini). Namun harap diingat bahwa usia yang direkomendasikan untuk mulai memperkenalkan makanan padat berusia antara 4-6 bulan, 6 bulan merupakan usia ideal.

Memilih Pisang


Hal lain yang bagus dari pisang adalah bukan buah musiman, jadi tersedia sepanjang tahun. Pisang juga bukan buah yang terkontaminasi dengan pestisida karena memiliki kulit buah tersendiri, jadi aman dikonsumsi.

Pisang yang tersedia di pasar biasanya dipetik sebelum matang. Beberapa juga dimatangkan dengan gas etilen atau bahan lain. Jika berniat mematangkan sendiri, cukup menaruhnya di dalam kantong plastic. Pisang bisa mengeluarkan gas etilen secara alami, dengan meletakannya di kantong akan memperangkap gas itu dan membuat buah lebih cepat matang. Umumnya, pisang yang dipanen setelah matang mempunyai rasa yang lebih manis dibandingkan yang dimatangkan dengan paksa.
Indonesia memiliki varietas buah pisang yang banyak, salah satunya yang bagus dan biasa dijadikan makanan bayi adalah pisang raja. Pisang jenis ini lebih manis dan tidak menyebabkan masalah pencernaan pada bayi.

Jika buah sudah matang, mommy bisa meletakannya di kulkas. Kulitnya memang akan menghitam namun ini hanya masalah kulitnya saja, isinya tidak terpengaruh baik rasa atau kualitasnya. Jangan meletakan pisang belum matang di kulkas karena tidak akan pernah matang.

Apakah Pisang menimbulkan alergi pada bayi?

Pisang bukan alergen umum – namun bagaimanapun mommyharus tetap waspada terhadap gejala alergi.

Ada dua jenis reaksi alergi terhadap pisang.

Salah satunya adalah terkait dengan alergi terhadap lateks - karena itu mommy harus kosultasi tentang  pengenalan pisang dengan dokter jika anak memiliki alergi lateks.

Tipe kedua reaksi alergi terhadap pisang adalah terkait dengan alergi serbuk sari dan dikenal sebagai sindrom alergi oral. Gejala yang muncul dengan cepat biasanya berupa bengkak atau gatal di tenggorokan atau mulut.

Pengaruh Pisang terhadap kotoran bayi
Makan pisang dapat mengubah tampilan dari kotoran bayi - kadang-kadang menyebabkan sedikit 'benang' hitam yang terlihat mengkhawatirkan seperti cacing. Namun hal ini tidak berbahaya. Selain itu, Perlu diketahui bahwa pisang juga tahu menyebabkan sembelit bila dimakan dalam jumlah besar.

Membuat puree pisang
Memberikan pisang pada bayi sangatlah mudah, cukup dikerok dengan sendok. Tetapi harus segera diberikan karena bisa berubah warna jika didiamkan lebih lama. 

My Blog List

Dapatkan Postingan terbaru Lewat Email