Monday, December 16, 2013

9:00 AM

Berapa Banyak Garam yang Dibutuhkan Bayi dan Anak-anak?

Makanan bayi - Garam merupakan salah satu makanan yang tidak boleh dikonsumsi bayi di bawah satu tahun. Bayi di atas setahun dan anak-anak hanya perlu garam dengan jumlah yang sangat kecil dalam makanan mereka.  Namun, karena garam selalu ditambahkan ke banyak makanan yang biasa mommy beli, seperti roti, kacang panggang, dan bahkan biskuit, sehingga mudah bagi bayi untuk mengkonsumsi lebih banyak garam dibandingkan yang mereka dibutuhkan.

Diambil dari nhs.uk, berikut jumlah maksimum pemberian garam yang disarankan untuk bayi dan anak-anak adalah:

•    sampai 12 bulan - kurang dari 1g garam sehari (kurang dari 0.4g sodium)
•    1 sampai 3 tahun - 2g garam sehari (0.8g sodium)
•    4 sampai 6 tahun - 3g garam sehari (1.2g sodium)
•    7 sampai 10 tahun - 5g garam sehari (2g sodium)
•    11 tahun ke atas - garam 6g sehari (2.4g natrium)

Bayi ASI mendapatkan jumlah garam yang tepat lewat ASI. Susu formula bayi juga mengandung jumlah garam yang sama dengan ASI.



Ketika Mommy mulai memperkenalkan makanan padat, ingat untuk tidak menambahkan garam ke makanan mereka karena ginjal mereka tidak bisa mengatasinya. Mommy juga harus menghindari memberikan bayi makanan siap saji yang tidak dibuat khusus untuk bayi, seperti sereal sarapan, karena bisa mengandung garam yang tinggi.

Banyak makanan yang diproduksi untuk anak-anak mengandung tingkat garam yang tinggi sehingga penting untuk memeriksa informasi gizi sebelum membelinya. Kandungan garam biasanya diberikan sebagai angka untuk natrium. Sebagai panduan kasar, makanan yang mengandung lebih dari 0.6g sodium per 100g dianggap tinggi garam. Mommy bisa menghitung jumlah garam dalam makanan dengan mengalikan jumlah natrium dengan angka sebesar 2,5. Sebagai contoh, natrium 1g per 100g adalah sama dengan garam 2.5g per 100g.

Mommy dapat mengurangi jumlah garam anak dengan menghindari snack asin, seperti keripik dan biskuit, dan ganti dengan makanan ringan rendah garam sebagai gantinya. Coba pilihan sehat, seperti buah kering, potongan sayuran mentah dan buah cincang,

Wednesday, December 11, 2013

9:08 AM

Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bayi

Makanan Bayi - Bagi bayi Mpasi, ada beberapa makanan yang harus dihindarkan. Mungkin beberapa jenis makanan ini sudah ada di beberapa artikel-artikel yang lain, namun kini saya jadikan satu, seperti yang dimuat di website nhs.uk.

Beberapa makanan ini diantaranya adalah:

Garam
Bayi tidak boleh makan banyak garam karena tidak baik untuk ginjal mereka. Jangan menambahkan garam ke makanan bayi. Mommy harus mengingat hal ini ketika memasak makanan keluarha jika berencana memberikan makanan yang sama untuk bayi.

Gula
Bayi  tidak membutuhkan gula. Dengan menghindari makanan ringan dan minuman dengan tinggi dula, Mommy akan membantu mencegah kerusakan gigi. Gunakan pisang, ASI atau susu formula yang dihaluskan untuk mempermanis makanan jika diperlukan.
 
Untuk artikel tentang pemberian garam dan gula, bisa dilihat di artikel Penambahan Gula dan Garam pada Makanan Bayi


Madu
Kadang-kadang, madu mengandung bakteri yang dapat menghasilkan racun dalam usus bayi, yang menyebabkan botulisme pada bayi, yang merupakan penyakit yang sangat serius. Sebaiknya jangan memberikan madu pad abayi hingga mereka berumur satu tahun. Madu adalah gula, sehingga menghindari makanan ini juga akan membantu untuk mencegah kerusakan gigi.
 
Kacang-kacangan
Kacang secara keseluruhan keseluruhan, termasuk kacang tanah, tidak boleh diberikan kepada anak-anak balita karena bisa menyebabkan tersedak. Selama tidak ada riwayat alergi makanan atau alergi lain dalam keluarga, Mommy bisa memberikan kacang begitu bayi berumur enam bulan asalkan kacang dihancurkan atau ditumbuh menjadi selai.


Makanan "Rendah lemak"
Lemak merupakan sumber kalori penting dan beberapa vitamin untuk bayi dan anak-anak. Lebih baik untuk bayi dan anak-anak di bawah dua tahun mengkonsumsi susu penuh lemak, yoghurt dan keju daripada varietas rendah lemak.
 
Lemak jenuh
Jangan memberikan anak terlalu banyak makanan mengandung lemak jenuh seperti  keripik, burger murah dan kue.
 
Hiu, ikan todak dan marlin
Jangan berikan bayi Mommy makanan laut dari ikan hiu, ikan todak atau marlin. Jumlah merkuri dalam ikan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan sistem saraf bayi.
 
Kerang mentah
Kerang mentah dapat meningkatkan risiko keracunan makanan, jadi biarpun proteinnya tinggi, sangat dianjurkan untuk tidak memberikannya pada bayi.

Telur mentah dan Setengah matang
Telur dapat diberikan kepada bayi selama enam bulan, tapi pastikan bahan ini dimasak sampai kedua putih dan kuning telur yang padat. Baca Tips Merebus Telur