Tuesday, April 30, 2013

One Dish Meal untuk Mpasi

Namanya serem banget yak, one dish meal. Tentunya bagi yang tidak tahu, makanan ini kesannya angker banget ya, susah bikinnya dan kebule-an banget. Padahal one dish meal itu sebenarnya sederhana sekali. Nah, buat Mpasi bayi, one dish meal bisa jadi andalan kalau si bayi lagi mogok makan, GTM, ribet makan karena tidak bisa diam, tidak suka disuapi dan terakhir pengen makan sendiri.

Aha! Cuta sedang mabuk pengen makan sendiri dia. Memang sih, di umurnya yang sudah 15 bulan ini, harusnya dia sudah mulai bisa makan sendiri. keinginannya untuk menyuapi diri sendiri sudah terlalu besar, padahal skill menyendoknya masih terbatas. Jadi menurut saya, one dish meal bisa menjadi jawaban yang ampuh untuk mengatasi anak yang sedang belajar makan.

Nah, apa itu one dish meal? Jawabannya simple banget. One dish meal adalah salah satu jenis makanan yang kandungan di dalamnya seimbang antara serat, air dan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin serta mineral lainnya dan disajikan dalam satu piring.

Contohnya, makanan pasta (karbohidrat) dengan sayur (serat, vitamin dan mineral) dan daging (protein dan lemak) yang disajikan secara bersama-sama tanpa dipisah-pisah, itu sudah termasuk one dish meal. Bentuk konkretnya adalah spageti (ketahuan emaknya Cuta suka spageti!).



Nah kembali ke masalah Cuta saya. Dia sudah pengen makan sendiri tapi kemampuan menyendoknya masih terbatas alias makanannya beleber ke pipi dan akhirnya kebuang percuma. Saya cari-cari solusinya, jawabannya memang one dish meal namun yang bisa dipegang. Jadi perpaduan antara one dish meal dan finger food. Dan ternyata makanan itu bisa berjenis perkedel, nuget yang ditambahkan karbo seperti nasi, kroket, sosis, roti dadar isi daging, makaroni scotel yang digoreng dijadikan nuget, martabak dan lainnya.

Saya coba search resep-resepnya di milis Mpasi Rumahan dan ternyata banyak. Namun kendalanya adalah hampir kebanyakan resep one dish meal plus finger foodnya itu digoreng yang rentan sekali dengan resiko panas dalam. Memang sih ada alternatif lain, dipanggang, namun cara memasak Mpasi dengan memanggang paling bagus dengan menggunakan oven. Masalahnya adalah saya tidak punya oven. yah, selesailah sudah!

Namun, rasanya masih bisa mengurangi resiko minyak dengan memanggang di teflon. Walau teksturnya mungkin tidak sesempurna oven, namun setidaknya bisa mengurangi minyak berlebihnya.

Nah, bagi mommy yang punya pengalaman seperti saya, please sharing dong info resep one dish meal plus finger foodnya? Atau ada yang punya tips memanggang tanpa oven?

No comments:

Post a Comment