Wednesday, December 26, 2012

11:13 AM

Cieeehh Yang Lagi Tumbuh Gigi

Menyimpang lagi nih dari topik Mpasi, cuman mau share kondisi terbaru si baby. Sekitar seminggu belakang, si baby lagi tumbuh gigi. Ahay, akhirnya dia tumbuh gigi juga. Termasuk super telat mungkin, tumbuh gigi di umur menjelang 11 bulan. Saya sih santai menghadapinya, karena sebelum-sebelumnya sudah banyak baca tentang tumbuh gigi pada bayi ini. Namun yang repot ya kakeknya, dibilang kurang kalsium lah, disuru ngasih vitamin ini vitamin itu lah. Yah, sementara saya iyakan, padahal tidak niat ngasih karena saya tahu alasan dia terlambat tumbuh gigi: saya malas minum susu waktu hamil atau pengaruh genetika.

Kondisinya jauh beda dengan kondisi anak tumbuh gigi pada umumnya. Jika biasanya anak yang sedang tumbuh gigi itu kurang doyan makan, Si Cuta beda. Dia makannya lahap, padahal menunya standar, sarapan oatmeal campur apel, sayur, tahu dan keju, serta makan siangnya bubur campur aduk ala emaknya yang tidak pengalaman. Namun ketika disuapi, dia mangap aja.

Senangnya, dia memang benar-benar telah sembuhd ari GTMnya berbulan-bulan kemarin, hampir 3 bulan. Mungkin karena itu, jatah GTMnya sudah dihabisin kemarin itu, sekarang saat tumbuh gigi dia tidak kebagian jatah GTM.

Suhu badannya normal, tidak anget atau panas. Perilakunya juga biasa, super aktif dan bergerak. Hanya saja memang dia sedikit lebih rewel, biasa kalau emaknya di rumah dia emang maunya nempel mulu sih.

Nah, sekian dulu update ini. sangat kanget sama dia yang dirumah. Lup U Cuta. Muahh

Monday, December 17, 2012

1:18 PM

Makanan Sumber Zat Besi

 Zat besi sangat dibutuhkan oleh tubuh, bahkan oleh bayi sekalipun. Bayi yang sudah mulai Mpasi bisa dengan mudah mendapatkan asupan zat besi. Beberapa bahan makanan berikut bisa menyediakan zat besi yang cukup bagi mereka. Berikut makanan berbagai sumber zat besi :



-Daging sapi dalam berbagai bentuk
-Daging ayam
-Kuning Telur
-Ikan salmon
-Ikan tuna
-Udang
-Kacang almond
-Kacang merah
-Jenis kacang-kacangan lain
-Beras merah
-Kedelai
-Tahu
-Bayam/sayur warna hijau
-Buah prem
-Hati


Zat besi juga mempercepat proses mpenyerapan vitamin dalam usus, namun saya juga pernah baca di milis kalau kelebihan zat besi juga bisa menyebabkan sembelit.

Sunday, December 16, 2012

1:04 PM

Mengatasi batuk Pilek (Batpil) Anak

Kalau anak sedang batuk pilek, pasti makannya agak susah. Nah, mommy-mommy, saya baru aja dapat tips anak yang sedang menderita batuk pilek (batpil).

Pertama bisa dari makanannya. Anak yang sedang batpil enaknya makan makanan yang hangat. Nah, dari milis saya dapat resep untuk anak yang sedang batpil yaitu untuk membuat buburnya:

Bubur beras merah/putih + Air + bawang putih  + jahe

Nah, untuk tips lainnya bisa dengan terapi uap. Nah, yang ini agak melenceng dari tema Mpasi ini mommy, tapi tips yang saya dapat dari milis ini patut untuk disimpan. 

Mommy perlu water heater yang ada cereknya. Cerek heater itu diisi air setengahnya, lalu colokannya di sambungin ke listrik hingga mendidih. Tuangkan beberapa tetes minyak kayu putih. Aromanya akan keluar bersamaan dengan uap air. Nah, mintalah anak menghirup uap ini. Kalau aromanya sudah agak hilang, bisa ditetesin lagi. Kalau air sudah mulai berkurang, bisa ditambah air.

Kalau tidak punya water heater itu, bisa kok pake gelas biasa dengan air panas. Cuman ya itu, hanya bisa dipakai sebentar.

Selamat mencoba!







Saturday, December 15, 2012

12:13 PM

Awal Pengenalan Mpasi untuk Bayi 6 Bulan

Banyak di milis ada pertanyaan-pertanyaan dari mommy baru alias newbie tentang aturan pemberian Mpasi bagi bayi, terutama waktu pertama kali Mpasi. Pertanyaan yang umum biasanya sih makanan apa yang baiknya diberikan pada bayi pada saat pertama kali Mpasi, kapan waktu yang tepat untuk pemberian Mpasi pertama kali serta berapa kali sih pemberian Mpasi untuk satu hari itu?

Walaupun saya bukan expert mom, cuman keseringan baca di milis jadi tahu juga. Jadi berikut saya share tentang pemberian Mpasi pertama kali. Eh ya, update, artikel ini merupakan bagian kedua dari artikel Panduan untuk Memulai Mpasi pertama Bagi bayi.

Jenis makanan yang dianjurkan untuk bayi yang baru mulai Mpasi:

Sereal:
Meliputi  beras, gandum dan lainnya. di Indonesia, gandum lebih dikenal dengan oat. Selain itu sering disebut dengan havermuth. Untuk beras, sereal bisa berupa tepung beras. Alasan mengapa memberikan sereal atau tepung-tepungan pada saat pertama kali Mpasi adalah: sereal lebih rendah potensi alerginya dibandingkan makanan lain. Namun pernah juga ada mommy di milis yang melaporkan bahwa bayinya mengalami alergi terhadap gandum.

Buah:
Diantaranya alpukat, apel, pear serta pisang. Untuk apel dan pear, baiknya dikukus ya mommy, karena teksturnya keras. Alasan pemberian buah saat pertama kali Mpasi adalah: Buah lebih mudah dicerna oleh pencernaan bayi dan juga rasanya yang manis lebih disukai oleh bayi.

Sayur:
Diantaranya ubi jalar, baby buncis, butternut squash atau zukini. Alasan pemberian sayur saat pertama kali Mpasi adalah: sayur mudah dicerna. Selain itu juga karena kalau buah dulu yang dikenalkan makan bayi akan cenderung suka dengan rasa manis dan menolak rasa sayuran yang cenderung hambar.

Ini sih secara teori ya mommy, tidak ada patokan khusus bagi bayi. Selain itu, masing-masing bayi juga mempunyai karakteristik sendiri-sendiri, sehingga baiknya mommy mempertimbangkan terlebih dahulu apa kira-kira yang ingin dicobakan ke si kecil.

Hanya saja satu, apapun pilihannya, tekstur yang paling penting harus cair menyerupai ASI sendiri. Untuk jumlah pemberian saat Mpasi awal, cukup 1x sehari aja dulu pas pagi atau siang hari. menunya lebih baik yang single puree dahulu, jangan dicampur kecuali dengan ASI. Tujuannya adalah agar kalau bayi menunjukan tanda alergi, mommy bisa membawanya ke dokter secepatnya. Ingat juga rule atau aturan 4dr ya mommy, yaitu memberikan makanan baru selama 4 hari berturut-turut untuk mengobservasi adanya gejala alergi (lihat artikel Aturan 4 day wait rule ala Mpasi). Jadi jika mommy mencobakan alpukat untuk pertama kali, berikan bayi alpukat setidaknya 3 hari berturut-turut, setelah lulus dan bayi tidak menunjukan alergi, bisa lanjut memperkenalkan makanan lain.

Oh ya, untuk variasi bahan makanan yang bisa dikonsumsi bayi 6 bulan, mommy bisa lihat di gambar berikut ini ya. Infonya diambil dari wholesomebabyfood.com.



11:01 AM

Resep Sup Krim Kentang (8 Month +)

Mau resep sup yang cocok dimakan bayi pada saat udara dingin? Sup krim kentang jawabannya. Selain menghangatkan, juga mengenyangkan dan berkalori karena mengandung karbohidrat kentang. Dapat resep ini dari milis Mpasi rumahan.

Sup Krim Kentang

Bahan:
1 buah kentang, kukus, haluskan dengan blender
1 sdm kabocha parut
½ potong bawang putih cincang halus
Bawang bombay secukupnya cincang halus
1 cangkir air
1 sdt keju parut
1 sdm oatmeal halus
Daging cincang

Cara membuat:
Rebus daging dengan bawang putih dan bawang bombay hingga daging matang.
Masukkan kabocha, masukkan kentang halus dan keju parut, aduk rata hingga tak menggumpal hingga matang, angkat, sajikan hangat

Friday, December 14, 2012

11:20 AM

Membuat Tepung Beras Mpasi

Sereal merupakan makanan pertama yang bagus untuk bayi. Sereal juga bisa menjadi pilihan dari tiga jenis makanan awal untuk Mpasi. Saya pilih cereal karena ya itu, relatif rendah potensi alerginya dan juga gampang didapat.

Untuk cereal, saya kasih Cuta tepung beras. Waktu itu tepung beras putih. Ada sih memang tepung beras Mpasi yang kemasan, berbagai merk mulai yang organik seperti tepung gasol. Bagi saya semuanya sama saja, karena asalnya dari beras. Namun berhubung saya saat itu tidak bisa menemukan tepung gasol beras di Denpasar jadinya saya bikin sendiri.

Untuk resepnya saya dapat dari milis Mpasi rumahan. untuk ukurannya sih terserah saja, namun baiknya dimulai dengan beberapa sendok makan beras saja. Satu sendok beras saja sudah menghasilkan tepung yang banyak, jadi kalau kebanyakan takutnya rusak selama proses penyimpanan.

Cara membuat tepung beras Mpasi sendiri:

Beras, baik itu beras putih, merah atau cokelat dicuci sampai bersih. Kalau mau direndam boleh, tidak usah semalaman agar tidak bau berasnya. Rendam beberapa jam saja. Cuci bersih, tiriskan, dan jemur hingga kering. Selama proses pengeringan ini sebaiknya jemuran beras ditutupn agar terhindar dari debu atau sampah-sampah kecil. Alas menjemur bagusnya tidak dari bahan plastik agar proses pengeringan optimal, tutupnya juga jangan dari plastik, bisa dari kain bersih juga, pokoknya yang berpori-pori biar panas bisa masuk.

Setelah kering, beras disangrai hingga gurih. Proses ini juga bisa membantu saat musim hujan, ketika beras tidak sepenuhnya kering, sangrai akan membantu menghilangkan kadar air di permukaan beras. Setelah disangrai, lalu didiamkan hingga dingin.



Blender beras dengan menggunakan blender yang kecil. Saya biasanya sedikit demi sedikit. Hasilnya memang berupa tepung yang agak kasar. Kalau mau makanan bayi berstekstur, bisa langsung dimasak, namun untuk bayi yang baru Mpasi baiknya sih disaring dulu pakai saringan teh. Butiran yang besar diblender kembali.

Tepung beras kemudian disimpan di wadah yang tertutup dan kedap udara. Masa pemakaiannya lama kok, namun ingat ya mommy, periksa tepung saat hendak dipakai, apa berubah warna atau berbau.

Nah, demikian cara singkatnya. Gampang kok, selain itu bebas bahan pengawet lagi. silahkan dicoba!
10:57 AM

Resep Kue Dadar Susu Keju Mpasi (1 yeat +)

Kalau mommy mau makan kue dadar sih gampang, tinggal beli. Tapi kalau buat si baby? Ah, ini saya dapat resepnya dari milis. Plus susu dan keju, enak dan tentunya bergizi.

KUE DADAR SUSU KEJU 

Bahan-bahan:
3sdm tepung beras
100 ml asi/sufor
1 butir telur ayam kampung
1sdm keju parut
1/2sdm mentega

Cara membuat :
1. Kocok telur hingga mengembang, masukkan tepungnya, aduk rata
2. Tambahkan susu dan terus diaduk
3. Masukan keju parut dan kembali aduk rata
4. Panaskan mentega di wajan anti lengket (teflon), lalu masukan adonan. Setelah matang, siap untuk disajikan

Monday, December 10, 2012

10:32 AM

Say No To Makanan Instan?

Bahasa yang sederhana, namun mommy pasti tahu banyak sekali halangannya untuk menerapkannya di dunia per-Mpasian. Jujur, memang susah sekali menjalankan niat Mpasi home made yang aman dan sehat, terutama dengan adanya saudara-saudara. Saya sendiri mengalaminya, ipar sedari awal sudah menganjurkan memberi makanan instan suatu merk.

Pernah juga sekali waktu ketika saya memberikan hati ayam pada si Cuta. Ini adalah pemberian pertama, mencoba istilahnya dan ternyata dia tidak mau makan karena pahit. Ipar saya yang lagi satu dengan cepat menganjurkan untuk membelikan makanan instan. Mungkin saya memang terlalu sensi apalagi ipar yang ini sudah sering sekali memvonis bahwa baby saya PERLU makanan instan. Syukur tidak semua makanannya saya campur hati, setelah diberikan makanan baru non hati, si baby makan lagi dengan lahap.

Saya pernah putus asa dengan Mpasi Homemade ketika hampir 3 bulan Cuta GTM. Banyak jenis masakan yang saya bikinkan, namun hasilnya sama. Bibirnya tertutup dengan sukses. Lalu, dengan putus asa saya membelikannya satu box kecil makanan instan. Lama saya memilih, menimbang dan akhirnya memutuskan untuk membelikannya rasa pasta kaldu ayam.

Sampai di rumah, saya seduhkan bubur instannya dan saya cicipi. Oh, tidak! ini mah penyedap murni rasanya,mirip masakan yang pakai micin. Ragu-ragu saya berikan bubur ini, dan ternyata si Cuta tidak doyan juga. Hahaha.. saya tertawa puas. Ternyata dia GTM bukan karena Mpasi home made ala emaknya tidak enak, namun ternyata pada Mpasi instan juga dia say no!

Kadang saya butuh bukti untuk meyakinkan orang-orang di sekeliling bahwa bayi saya tidak perlu makanan instan. Pada mertua sih tidak masalah, karena syukur, mereka adalah orang yang mengerti bahwa iptek itu sudah berkembang dari waktu ke waktu, namun masalahnya adalah ipar-ipar yang notabene sudah berpengalaman dalam per-MPasian. Namun hingga saat ini, saya memberikan si Cuta Bubur instan baru dua kali, pertama waktu pulang kampung dan tidak ada kompor, kedua yang kemarin GTM gitu.



Saya sendiri sih tidak say no to makanan Mpasi instan, karena saya masih memberikan dia biskuit bayi merk tertentu. Alasannya klasik, tak ada oven untuk buat cookies hihihihhi

Namun memang sebaiknya untuk awal Mpasi, bayi hendaknya diberikan makanan homemade. Bubur tepung beras yang dicairkan pake ASI misalnya, memiliki rasa yang lebih tawar dibandingkan bubur instan. Ipar saya lagi satu yang babynya seumuran sama Cuta mengalaminya. Awal Mpasi diberikan bubur instan merk tertentu, terus di tengah jalan mommynya mau ganti pake yang homemade, hasilnya, bayinya menolak karena sudah terbiasa makan yang manis-manis, diberikan bubur beras dengan ASI yang lebih tawar dia tidak doyan.

Ah, miris sebenarnya melihat kebiasaan di sekitar saya yang lebih memilih Mpasi kotakan dan instan untuk bayi. Mpasi instan mengandung gula tambahan, dari rasanya yang gurih banget juga sepertinya ada tambahan rasa.

Mempopulerkan Mpasi homemade sangat susah di masyarakat. Tradisi dari orang tua dahulu memang selalu mengasosiasikan makanan bayi dengan merk SUN, dan anehnya anak-anak jaman itu yang sekarang sudah dewasa ternyata baik-baik saja. Kondisi ini yang membuat kebiasaan memberikan makanan instan kepada bayi juga turun temurun. Parahnya, kebiasaan ini juga di-Amin-i oleh dokter.

Thursday, December 6, 2012

1:34 PM

Serba-serbi Ubi Jalar dan Resep Puree Ubi Jalar (6 Month + )

Ubi jalar kaya akan beta karoten. Rasanya yang manis tapi ringan dijamin menjadi favorit bagi bayi. Ubi jalar juga bisa dicampur dengan berbagai sauran lain, buah ataupun dagin. Umbi ini tersedia sepanjang tahun sehingga mudah didapat dan harganya juga terjangkau.

Memilih Ubi Jalar
Carilah ubi jalar yang keras, tidak retak atau berbintik keras (pilih yang berbintik lembut). Satu ubi jalar ukuran menengah bisa menghasilkan sekitar 5 ons puree ubi jalar.

Bilas ubi jalar dalam air dingin. Gosok kulit dengan sikat sayuran kecil untuk menghilangkan kotoran. Bilas lagi, lalu kupas dengan pengupas sayuran. Potong ukuran dadu kecil.

Didihkan air dalam panci sedang. Kurangi panas dengan mengecilkan kompor sehingga didihan air tinggal gelembung lembut dan masak potongan ubi jalar sampai empuk (sekitar 15 menit). Tiriskan kentang manis dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.

Haluskan ubi yang sudah dimasak dengan food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi siap untuk finger food, mommy bisa memberikannya dalam bentuk potongan kecil.

Puree ubi jalar  dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree ubi jalar beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.


Wednesday, December 5, 2012

9:00 AM

Serba-serbi Wortel dan resep Puree Wortel (8 month+)

Beta karoten banyak terdapat pada wortel, merupakan tambahan bergizi untuk makanan bayi yang sedang Mpasi. Diambil dari parent.com, berikut langkah demi langkah dalam penyiapan dan membuat puree wortel.

Memilih dan membeli wortel
Wortel merupakan sayuran yang sangat serbaguna, setelah bayi lulus 4dr untuk puree wortel tunggal, mommy dapat mencampur wortel dengan berbagai buah-buahan, sayuran lainnya, dan daging. Carilah wortel dengan permukaan luar halus dan warna oranye yang segar. Wortel ukuran sedang bisa menghasilkan sekitar tiga ons puree. Wortel kaya akan nitrat, sehingga lebih dianjurkan untuk diberikan pada umur 8 bulan.

Cuci dan Kupas Wortel
Bilas wortel dalam air dingin dan kupas dengan pengupas sayuran. Potong menjadi
potongan-potongan kecil.

Memasak Wortel
Didihkan air dalam panci sedang. Kecilkan kompor untuk mengurangi panas (air bergelembung lembut) dan masak wortel sampai lunak (sekitar 10 sampai 15 menit). Tiriskan wortel dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.

Haluskan Wortel
Haluskan wortel yang sudah dimasak dalam food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi Mommy siap
untuk finger food, mommy bisa memberikannya wortel yang telah dimasak dan dipotong-potong kecil.

Penyajian Wortel
Lezat disajikan sebagai puree tunggal, namun bisa juga dicampur dengan bahan lain seperti brokoli, kacang buncis, saus apel, ataupun daging

Dinginkan atau Freeze Sisa puree Wortel
Puree wortel dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree wortel beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.

Tuesday, December 4, 2012

9:00 AM

Resep Bistik Daging Cincang (1 Year+)

 Daging memang tidak ada matinya. Selain lezat, daging berbagai jenis juga sangat bergizi. Berikut resep daging yang bisa diberikan untuk anak umur 1 tahun ke atas.

Bistik Daging Cincang

Bahan:
1 lbr roti tawar ukuran mini/1/2 potong roti tawar ukuran sedang
1 sdm daging cincang
1 btr kuning telur
Daun bawang cincang halus
1 sdt Kecap manis
Margarin untuk menumis
80 ml air matang

Bumbu halus:
1 siung bawang putih
2 butir Lada hitam
Secuil pala bubuk

Cara memasak:
Hancurkan roti tawar aduk rata dengan daging cincang, telur, bumbu halus dan
daun bawang kemudian bentuk bulat pipih.

Tumis daging dengan margarin hingga berwarna kecoklatan. Masukkan air matang dan
kecap manis, masak hingga air sat. Sajikan hangat.

sumber: Milis Mpasi rumahan

Monday, December 3, 2012

1:42 PM

Tips Membuat Bubur Kacang Hijau Mpasi

Membuat bubur kacang hijau memang gampang-gampang susah. Tinggal dimasak di air mendidih, jadi deh. Tapi jangan kira segampang itu, pernah kan mommy membuat bubur tapi hasilnya keras bukan kepalang. Nah, dari mommy di milis Mpasi rumahan, saya nemu nih tips Mpasi ampuh dalam membuat bubur kacang hijau.

Pertama: Sudah tentu kacang hijau harus direndam dahulu, minimal 3 jam agar lebih cepat matang. Mau rendam semalaman juga okeh, namun awas jadi kecambah dia. Nah, kalau mommy orangnya pikunan terus mencegah rendaman kacang hijaunya jadi kecambah, rendamnya bisa menggunakan air matang, jangan air mentah.

Kedua: Kalau mommy tidak sempat merendam kacang hijaunya dan ingin memasak pada hari itu juga, ada juga caranya. Yaitu didihkan air, lalu masukan kacang hijau sekitar 5 hingga 10 menit hingga mendidih benar. Setelah itu matikan api dan tutup panci. Biarkan setengah jam, baru tutupnya dibuka. Nah, kacang hijaunya akan pecah kulitnya, kemudian masak kembali. Nah, lebih hemat gas jadinya dibandingkan mommy masak di atas api terus menerus.

Ketiga: Penambahan gula sebaiknya tunggu hingga kacang sudah mekar. Tunggu hingga mekar atau benyek dulu. Penambahan yang terlalu cepat bisa membuat kacang hijau tidak mau mengembang sehingga keras. Setelah mengembang dan kulit terkelupas, baru kecilkan api. Kulit kacang hijau yang sudah lepas dan mengambang bisa diambil sedikit demi sedikit. Setelah itu baru tambahkan gula, jahe dll.


resep bubur kacang hijau lain

8:30 AM

Resep Tahu Kukus Jamur (8 Month)

Tahu memang tidak ada matinya. Resep tahu Mpasi memang menjadi kegemaran bayi, selain karena enak juga bergizi tinggi. Berikut ada resep tahu berikutnya, yang dicampur dengan berbagai sayur dan tentunya bergizi. Resep ini bisa untuk anak umur 12 bulan ke atas karena mengandung putih telur. Bagi mommy yang nekat, bisa kok untuk umur 8 bulan.

Tahu Kukus Jamur 

Bahan:
1 potong tahu putih setebal 1 cm, haluskan
1 sdm daging cincang
1 sdm jamur kancing cincang kasar (tekstur sesuaikan dng si anak yaaah..)
1 butir Telur ayam
8 lbr daun kemangi
1 lbr daun salam
2 buah tomat hijau potong-potong

Bumbu halus:
1 butir bawang merah
½ siung bawang putih
1 ruas jari kunyit
½ potong kemiri

Cara memasak::
Susun kemang, daun salam, dan tomat hijau dalam pinggan tahan panas, sisihkan.

Campur tahu, telur, daging cincang, jamur dan bumbu halus, aduk rata. Masukkan
dalam pinggan tahan panas yang sudah berisi susunan daun kemangi. Kukus hingga matang kurang lebih
25-30 menit, sajikan hangat.

Note: Klo pake tahu putih ini teksturnya agak keras saat sudah dingin, lebih enak kalau menggunakan tahu sutera. Untuk bayi, jumlah tahu sutera sekitar 2 potong tahu sutera ukuran tebal 2 cm buat 1 porsi.

Saturday, December 1, 2012

9:00 AM

Resep Nasi Tim Ayam (1 Year +)

Resep Mpasi untuk anak umur 1 tahun memang sudah beragam. Biasanya sih berupa nasi tim dengan berbagai macam lauk bagik sayur atau daging. Nah, banyak mommy yang membuat antara nasi tim dan lauk ini terpisah, padahal bisa loh membuat makanan bayi ini secara bersama-sama, mungkin istilahnya one dish meal. Bikin nasi plus lauknya. Berikut ini aya dapat resep membuat nasi tim siap santap untuk bayi umur 1 tahun. Sumbernya dari milis Mpasi rumaha.

Nasi Tim Ayam

Bahan:
3 sdm beras putih, cuci bersih, tiriskan
1 potong fillet dada ayam cincang halus/kasar
300 ml air kaldu ayam
3 butir jamur kancing/merang, cincang kasar
Daun bawang secukupnya iris halus
Bawang bombay secukupnya iris halus
1 sdm Bawang putih yg di iris halus
1 sdt kecap manis
Lada bubuk sedikiiit aja
Margarin/minyak zaitun untuk menumis secukupnya

Cara Memasak:

Panaskan air kaldu, daun bawang dan bawang bombay hingga mendidih, sisihkan.
Tumis sebagian bawang putih sampe harum lalu masukkan ayam, jamur, kecap manis,
lada secuil dan 80 ml air kaldu. Aduk-aduk rata hingga kaldu asat. Angkat, sisihkan.

Panaskan kukusan.

Tumis sisa bawang putih hingga harum, masukkan beras, aduk rata, masukkan 80 ml
air kaldu masak hingga asat lalu angkat.

Siapkan pinggan tahan panas, masukkan adonan ayam, ratakan, tutup dengan beras
ratakan, masukkan kurang lebih 80 ml air kaldu ayam (sesuaikan saja sama tekstur akhir
yg dimau) masak hingga matang, kurang lebih 30 menit. Sajikan hangat. Sisa air kaldu
bisa dipakai untuk kuah nasi timnya.

Friday, November 30, 2012

9:30 AM

Hyper Beta Caroten pada Bayi

Pernah melihat bayi baru lahir kuning?

Ini adalah hal yang biasa, namun bagaimana jika bayi usia 10 bulan kuning? Ini bisa terjadi karena bayi kebanyakan makan makanan yang mengandung beta carotene. Iya, hyper beta carotene merupakan seuatu kondisi dimana bayi berwarna kuning terutama pada kulit dan telapak tangan karena kebanyakan mengkonsumsi makanan yang mengandung beta karoten.

Apakah hal ini wajar dan berbahaya? Wajar tentu saja jika menu si bayi memang kebanyakan beta karoten dan tentu saja tidak berbahaya karena bisa hilang sendiri jika asupan beta karoten untuk sementara dihentikan. Sisa beta karoten dalam tubuh akan larut dalam air sehingga akan berkurang.

Cuta sendiri sih belum pernah divonis begini sama dokter karena dia memang jarang ke dokter kecuali imunisasi (hehehehe). Tapi beberapa hari yang lalu saya pernah perhatikan kulitnya, ketika saya bandingkan dengan kulit saya, kulitnya dia memang lebih kuning. Bisa jadi memang dia kena sindrom ini mengingat wortel dan kabocha merupakan menu hariannya.

Hehehe… maklum, emaknya kurang pengalaman menyajikan makanan. Isi kulkasnya cuman itu. Nah selanjutnya, makanan apa saja yang mengandung beta karoten tinggi? Wortel adalah yang utama dan paling sering ditemui, Labu kuning / kabocha, pepaya, Ubi, bayam, blewah.

Kondisi kuning akibat kelebihan beta karoten ini bisa hilang setelah konsumsi berbagai makanan ber-beta karoten distop. Namun setelah kuning hilang dan kulit kembali normal, mommy bisa kok memberikan buah dan sayur tersebut, namun jangan terlalu sering dan berbarengan dalam satu hari.

Thursday, November 29, 2012

10:23 AM

Mengatasi Susah BAB (Sembelit) pada Bayi Mpasi

Si Cuta waktu pertama kali Mpasi sih tidak mengalami sembelit atau nangis pas BAB. BABnya memang lebih keras, sehingga dia ngeden namun tidak sampai nangis. Menurut Mommy di milis, ngeden memang diperlukan bagi bayi untuk melatihnya buang air besar jadi saya tidak terlalu khawatir. Selain itu, BABnya juga seringnya dua hari sekali. Jadi syukurnya, awal-awal Mpasi dia tidak sampai sembelit.

Sembelit merupakan hal yang lazim terjadi pada bayi yang baru Mpasi. Sembelit sih sudah pada tahap yang parah ya, Mommy, sementara masalah yang paling sering terjadi adalah bayi tidak BAB di awal-awal Mpasi, bayi ngeden keras waktu BAB atau bayi nangis kejer di awal Mpasi padahal pupnya tidak keras.

Hal ini lazim terjadi karena usus bayi masih dalam tahap ‘training’ atau penyesuaian. Pada bayi yang ekslusif ASI selama 6 bulan, usus terbiasa dengan makanan cair sehingga ketika diberikan makanan padat atau semi padat, usus bayi akan kaget. Hasilnya ya itu, tidak BAB beberapa hari, sembelit dan nangis-nangis.

Lalu untuk mengatasi sembelit pada bayi yang baru Mpasi bagaimana sih?
Saya pernah baca sharing mommy di milis. Ada tiga metode yang bisa memperlancar BAB bayi yaitu:

3F: fluid, fiber, fitness

Untuk fluid, yaitu bisa berupa pemberian air putih. Untuk postingan air putih, bisa dibaca di link mengatasi bayi yang tidak suka minum air putih.

Untuk fiber, bisa didapatkan dari buah dan sayur. Khusus buah, ada beberapa buah tertentu yang bisa digunakan untuk bisa memperlancar BAB bayi, yaitu:

P fruits: pear (xiang li), peach, plum, prune, papaya.

Khusus untuk papaya, idealnya memang bisa melancarkan pencernaan, namun ternyata cocok-cocokan juga. Selain p fruit diatas, banyak juga mommy yang menyarankan buah lain untuk memberikan melon kuning atau rock melon. Untuk Cuta sih buah ini memang hampir selalu ada, karena emaknya juga doyan (heheheheh) dan hasilnya memang membuat pencernaannya lancar.

selain buah diatas, ada juga mommy yang berhasil dengan buah naga, alpukat sama semangka. Cuman itu, cocok-cocokkan juga.

Nah, selanjutnya untuk fitness, yaitu dengan pijat bayi. Pijat di bagian perut penting untuk melancarkan pencernaan. Pijatnya dengan membentuk huruk ILU terbalik pada perut bayi. Artikelnya belakangan deh ya, saya tidak terlalu sering melakukan pijat sih karena Cuta anaknya tidak mau diam. Baru direbahin sedetik, dia udah belinjatan bangun.

Lalu gowes, yaitu dengan menggerakan kedua kaki bayi seperti menggenjot sepeda sementara bayi dalam posisi berbaring. Nah, yang ini sering saya lakukan, disertai dengan nyanyi-nyanyi.



Selain metode 3f diatas, banyak juga mommy mengatasi sulit BAB pada bayi dengan hal-hal berikut:

Berendem air anget biar badannya rileks
Oles minyak adas di perut.
Angkat kaki ke arah perut saat bayi mengedan
Gendong bayi dalam posisi berhadapan dan kakinya ditekuk jadi bayi duduk di tangan.

Tips diatas mungkin tidak berhasil pada satu anak jika diterapkan, semua kembali lagi pada kenyataan bahwa masing-masing anak memang berbeda-beda. Jika sembelit sudah parah, lebih baik hubungi dokter ya mommy.

Wednesday, November 28, 2012

10:15 AM

Resep Pepes Teri telur (10 bulan+)

Teri merupakan salah satu jenis ikan laut yang tinggi kandungan proteinnya. Kandungan protein yang tinggi juga membuat bahan makanan yang satu ini memiliki resiko alergi bagi beberapa anak, sehingga pemberian ikan teri ini disarankan untuk bayi umur 10 bulan ke atas, namun banyak sih juga mommy yang coba-coba memberikannya di umur 9 bulan.

Teri enaknya memang digoreng, tetapi jangan salah, ikan teri juga enak di pepes. Berikut resep pepes teri telur dari moderator milis Mpasi Rumahan. Woww....

PEPES TERI TELUR

Bahan:
100 gr Teri Basah ( bukan Teri asin )
1 Butir telur (Bisa kuningnya saja untuk 8 bulan)
2 Siung bawang merah besar iris halus
1 siung bawang putih besar cincang halus
daun salam secukupnya
daun pisang secukupnya

Cara membuat:
Campur teri, bawang merah, bawang putih dan telur. Supaya wangi boleh
diberi sedikit minyak wijen.

Daun pisang dipotong kotak, lalu taruh selembar daun salam dan beri 3
sendok adonan teri. Bungkus dan sematkan lidi.
Panaskan dandang kurang lebih 10 menit, lalu kukus 20 menit/sampai matang.
Hasilnya memang agak berair, namun enak dimakan bersama nasi tim.

Tuesday, November 27, 2012

10:08 AM

Resep Pepes Tahu Kemangi (8 Bulan+)

Tahu merupakan bahan Mpasi yang bergizi dan bisa dikreasikan menjadi banyak makanan sehat. Berikut ini merupakan resep olahan tahu yang patut dicoba. Sumbernya biasa, milis Mpasi rumahan. Resep ini bisa diberikan untuk bayi umur 8 bulan keatas.

Resep Pepes Tahu Kemangi

Bahan:
- 4 bh tahu putih
- 1 genggam daun kemangi segar, haluskan

Bumbu yg dihaluskan:
- bawang merah
- bawang putih
- kencur
- kaldu

cara membuat:
- Dalam wadah, campur tahu dan bumbu halus, masukkan daun kemangi aduk rata lagi
- Ambil satu lembar daun pisang, taruh adonan tahu, bungkus, semat dengan lidi atau
tusuk gigi pada ujungnya
- Kukus dalam dandang selama 20 menit, angkat
- Panggang diatas kompor dengan pemanggang ikan, hingga kering dan wangi

Monday, November 26, 2012

9:26 AM

Resep Kaldu Ayam (6 Bulan +)

Jika sebelumnya resep kaldu ikan, nah sekarang saya sharing resep kaldu ayam, biasa sumbernya dari milis Mpasi Rumahan yang tokcer. karena ayam merupakan bahan yang bisa digunakan untuk bayi yang baru mulai Mpasi, kaldu ayam ini bisa diberikan pada bayi umur 6 bulan.

Resep Kaldu Ayam 

Bahan:

    ½ ekor ayam kampung
    2 lt air
    1 buku jahe diiris/digeprek
    2 rumpun daun bawang
    1 rumpun seledri

Cara membuat:

    Didihkan air hingga mendidih, baru masukan ayam (untuk mengurangi amis)
    Masak selama beberapa saat
    Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
    Masak selama 2 jam
    Matikan api dan biarkan kaldu dingin
    Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
    Gunakan seperlunya
9:00 AM

All About Finger Food

 Mommy pasti sering membaca istilah finger food. Iya, istilah ini sudah tidak asing lagi terutama bagi ibu-ibu yang sedang memberikan Mpasi bagi bayinya. Apa sih finger food itu? Secara awam, finger food bisa diartikan sebagai makanan yang bisa dipegang oleh bayi sehingga memungkinkan untuk dimakan sendiri oleh bayi.

Sebenarnya finger food bukanlah istilah Mpasi. Menurut wikipedia, Finger Food adalah makanan yang dimaksudkan untuk dimakan langsung dengan tangan, tidak lewat peralatan seperti pisau, garpu atau sendok.

Nah, jadi sebenarnya setiap makanan kecuali yang berbentuk cairan bisa disebut finger food. Namun jika dalam istilah Mpasi, Finger food bisa diartikan seperti pengertian di awal-awal tadi. Finger food biasanya berupa makanan yang  dipotong sdemikian rupa sehingga mudah diambil dengan tangan bayi, biasanya sebesar jari/korek api.

Nah, apa saja sih finger food yang bagus untuk bayi?

Finger Food yang baik adalah makanan yang lumer di mulut dan memiliki tekstur yang tidak terlalu keras. Lumer di mulut itu wajib, karena bayi yang belum punya gigi belum bisa mengunyah secara sempurna, sehingga mudah tersedak jika menelan makanan yang berukuran besar.

Tekstur tidak terlalu keras wajib hukumnya, kenapa? Karena itu lagi, bayi belum punya gigi sehingga mengunyahnya pakai gusi. Kalau makanannya keras, bisa-bisa melukai gusi anak.

Kapan Bayi bisa diberikan Finger Food?
Setiap bayi mempunyai perkembangan sendiri-sendiri. Idelanya ketika mulai Mpasi, bayi sudah menunjukan keinginan untuk memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Nah, finger food cocoknya diberikan kepada bayi yang sudah bisa menjepit makanan dengan jari telunjuk dan ibu jarinya serta sering terlihat mengunyah dengan gusinya.
Selain itu, sudah tentu bayi harus sudah bisa duduk tegak untuk mengurangi resiko tersedak.

Apa fungsi finger food?
Fungsinya adalah untuk melatih bayi makan sendiri. Selain itu, dengan makan finger
food sendiri, bayi akan belajar untuk melatih sensitifitasnya dalam menghubungkan kemampuannya memegang makanan dan memasukannya ke mulutnya sendiri. Finger food juga bisa membantu bayi belajar keterampilan motorik halusnya. Belajarnya juga dengan situasi yang menyenangkan.


Apa saja makanan yang disebut finger food?
Beragam. Idealnya sih finger food diberikan berdasarkan umur bayi. Finger food yang paling aman adalah buah dan sayuran kukus. Apel, papaya, melon, pear, wortel, brokoli dan juga zukini. Bisa dijadikan alternative.

Akhirnya kembali ke praktek. Saya pernah mempraktekan memberi finger food buat Cuta. Kalau tidak salah umurnya 8 bulan, saya iseng memberinya apel mentah. Dia sih bersemangat sekali, apalagi rasa apel mentah lebih segar dibandingkan apel kukus. Dia menggigiti apel dengan semangat, sementara air liurnya terus menetes. Beberapa potongan apel kecil mampu  ia dapatkan dan ia telan. Sisanya hanya berupa cairan apel yang ia hisap. Sekitar lima menit, ia tersedak karena potongan apel yang ia telan kebesaran. Saya tepuk-tepuk punggungnya dan potongan apel yang besar keluar bersama semua potongan yang lebih kecil. Saya hanya tertawa saja sambil mencandainya,
"Hahahah.... tak apa, Nak! itu namanya belajar. "


Untuk resep finger food bayi bisa dilihat di tag resep finger food yak.
Selamat berkreasi, mommy!

Saturday, November 24, 2012

9:30 AM

Tips Mpasi: Fillet Ikan Biar Tidak Amis


Memasak ikan untuk Mpasi biasanya menimbulkan bau amis yang tidak sedap. Saya mengalaminya, pernah mau mengolah ikan mujair, namun ketika setelah difillet, diolah, kok baunya amis. Akhirnya, ikan itu tidak jadi dipakai. Nah, Bagaimana cara mensiasatinya?

Para mommy di milis punya tipsnya:
1. Cukup cuci filet dengan air matang
2. Bawang putih dan jahe dirajang/ potong kecil2, trus tambahkan air secukupnya dan rendam bersama filet ikan skitar 10 menit
3. Bau amis hilang sudah.

Selamat mencoba.
9:23 AM

Resep kaldu Ikan (8 Bulan+)

Kaldu merupakan bahan Mpasi yang banyak dibutuhkan dalam mengolah Mpasi. Posisinya bisa menggantikan posisi air dengan tambahan nutrisi yang penting sekaligus rasa yang lebih gurih. Kaldu bisa dibuat dari berbagai macam daging, sekarang saya sharing resep kaldu ikan dahulu untuk Mpasi bayi 8 bulan.

Resep Kaldu Ikan

Bahan:

    Tulang ikan kakap
    2 lt air
    1 buku jahe diiris/digeprek
    2 rumpun daun bawang
    1 rumpun seledri

Cara membuat:

    Masukkan tulang ikan dan air ke dalam panci
    Masak dengan api besar sampai mendidih
    Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
    Masak selama 2 jam
    Matikan api dan biarkan kaldu dingin
    Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
    Gunakan seperlunya.
 

Friday, November 23, 2012

1:09 PM

Resep Nugget Sayuran Keju (7/8 Month +)

Dapat resep finger food nih dari website homemade baby food recipe. Ukurannya sih memang sudah ditentukan, namun berhubung sayuran mana bisa dikonversi ke cangkir, ya kira-kira aja ya mom!
 

Nuggets Sayuran Keju ( 7/8 Bulan +)

bahan:
1 cangkir brokoli
1 cangkir remah roti kering
1 1/2 cangkir keju parut
2 1/2 sdm air
2 1/2 sdm minyak zaitun
1 1/2 sdt baking powder

Cara Memasak:
Panaskan oven sampai 375, deg F 190 deg C.
Masak brokoli, lalu tiriskan dan potong kecil-kecil
Campurkan dengan sisa bahan dan aduk rata.
Bentuk adonan menjadi bentuk nugget dan tempat pada loyang yang sudah diolesi dengan minyak.
Panggang selama 20-25 menit. Kemudian sajikan hangat.
9:15 AM

Resep Abon Ikan (8 Bulan +)

Abon merupakan pelengkap makanan yang handal dalam resep Mpasi bayi dan juga membuat bayi mangap. Selain memiliki enak, dengan abon bayi juga mendapatkan gizi tambahan tanpa ia ketahui bahwa ia pernah memakannya. Abon juga menjadi alternatif saya untuk memberikan tambahan asupan protein bagi Cuta, terlebih saat masa-masa GTMnya.

Abon yang saya berikan adalah abon ayam, kemudian di milis saya nemu resep abon ikan. Bisa dipraktekan kok, simple sekaligus praktis karena bisa tahan lama kalau ditaruh di kulkas. Ikan bisa diberikan dari umur 8 bulan sepertinya, terutama ikan air tawar.

Resep Abon Ikan

Bahan:

   ¼ kg Ikan berdaging tebal (Kakap, lele)
    Minyak Goreng
    3 siung bawang putih dihaluskan
    1 batang sereh iris halus
    1 cm jahe iris halus

Cara membuat:

    Kukus ikan dengan bumbu irisan jahe dan sereh
    Setelah matang (daging menjadi padat) angkat, pisahkan dengan bumbu iris lalu suwir-suwir/haluskan dengan sendok.
    Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan sampai wangi, lalu masukkan daging yang sudah dihaluskan tadi. Masak sampai harum
    Angkat lalu masukkan ke dalam wadah. Biarkan sampai dingin. Tutup rapat lalu masukkan ke dalam lemari pembeku.



Thursday, November 22, 2012

9:09 AM

Mengatasi Bayi Tidak Suka Minum Air Putih

Biarpun tidak sepenuhnya bagus, namun bayi juga perlu air putih loh mommy, terutama bagi bayi yang sudah Mpasi dan sehabis makan. Kenapa? ini saya dapatkan dari sebuah sumber:

Kadar gula yang tinggi dalam susu formula bisa memicu pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang, terutama pada bayi dan anak-anak. Sesudah anak selesai minum susu, biasakan untuk 'membilas' mulutnya dengan minum air putih.

Anjuran umum yang banyak dilakukan para orangtua ini dibenarkan oleh ahli gizi dari Universitas Indonesia, dr Samuel Oetoro, MS, SpGK dalam peluncuran kampanye Mulai Hidup Sehat dari Sekarang yang diprakarsai Danone-Aqua di XXI Ballroom, Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (16/3/2011).

"Susu mengandung karbohidrat dan laktosa (bentuk lain dari gula), yang bisa melekat di gigi lalu merusak lapisan email. Jadi anjuran itu benar, membersihkannya memang bisa dilakukan dengan kumur-kumur lalu minum air putih," ungkap dr Oetoro.

Di dalam mulut, gula menciptakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan bakteri jahat yang bisa merusak email atau lapisan terluar gigi. Akibatnya gigi menjadi berlubang, membusuk atau caries dan bahkan bisa menyebabkan gusi bengkak karena infeksi.

Selain dipicu oleh susu, gigi berlubang juga disebabkan oleh makanan atau minuman lain yang juga mengandung gula. Apalagi bagi anak-anak yang masanya suka jajan, jenis makanan yang paling disukai umumnya makanan manis seperti permen dan gulali.

Gigi yang paling rentan mengalami pembusukan maupun berlubang biasanya adalah gigi geraham. Selain karena posisinya paling belakang, gigi geraham paling banyak memiliki alur dan celah yang kadang-kadang sulit dijangkau saat menggosok gigi.

Meski gigi anak belum permanen dan akan tanggal suatu saat nanti, namun jika berlubang maka tetap akan berdampak pada kualitas hidupnya. Misalnya jika terjadi infeksi, maka anak akan mengalami demam dan akibatnya tidak bisa bermain dan masuk sekolah.
Nah, untuk itu penting bagi mommy untuk memberikan bayi air putih, sekalipun ia sudah minum susu namun air putih ini bukanlah sebagai pengganti cairan melainkan untuk membersihkan mulut.

Lalu seberapa besar kebutuhan air putih bagi bayi yang mulai Mpasi?
Di milis, pernaha da mommy yang sharing hasil konsultasinya dengan dokter spesialis anak andalannya. Dokter tersebut menyarankan bahwa pemberian air putih untuk  anak sudah mulai mpasi itu = 30 x berat badan bayi (dalam ukuran mililiter).

Contoh, jika berat anak 7.5 kg, maka kebutuhan airnya adalah: 30 x 7.5 = 210 ml. jumlah ini untuk satu hari, bukan satu kali minum.

Kalau anak minum ASI, kebutuhan air putihnya bisa setengah dari jumlah yang seharusnya karena pada ASI, hampir 80% kandungannya adalah air.

Namun jika anak minum susu formula atau sufor, takaran hendaknya disesuaikan dengan angka kebutuhan diatas karena air putih juga diperlukan untuk mengeluarkan kelebihan konsentrasi mineral yang ada pada sufor.

Air putih juga bisa membantu agar bayi tidak sembelit dan juga menanamkan kebiasaan sehat untuk minum air putih bagi bayi.

Nah, bagaimana kalau si kecil yang bau-baru Mpasi tidak doyan air putih? Cara mengatasinya bayi yang tidak suka minum air putih bervariasi. Banyak sekali
mommy yang mengeluhkan soal ini di milis dan saya juga pernah mengalaminya.

Alasan bayi tidak suka minum air putih karena rasanya yang tawar. Mereka sudah terbiasa minum susu yang manis, ketika diberikan air yang tawar, mereka akan menolak. Bayi juga masih adaftasi, sehingga untuk mengatasi bayi tidak suka minum air putih, mommy bisa mengadaptasikannya secara perlahan. Caranya, sehabis makan, campurkan air putihnya dengan sedikit makanan kesukaannya, baik itu bubur atau puree buah lalu berikan ke bayi. Secara berangsur-angsur, kurangi kepekatan hingga akhirnya air putih saja.

Jika cara ini tidak berhasil, ganti media pemberiannya. Jangan menggunakan dot, karena bayi biasanya sudah mengasosiasikan dot dengan susu. Bisa menggunakan gelas, botol minuman, atau sendok.. Biasanya bayi akan suka memperhatikan apa yang dipakai orang tuanya dan juga berminat untuk melakukan sesuatu seperti yang orang tua mereka lakukan.

Intinya tetap satu, sabar. Bayi adalah makhluk mungil yang belum berpengalaman. Mereka perlu waktu ekstra untuk belajar banyak hal, termasuk juga untuk sebuah kesenangan seperti makan dan minum. Semangat mommy!
9:00 AM

Resep Puree Ayam Ubi Apel (6 Month)

Boleh Nggak sih bayi umur 6 bulan makan makanan yang diracik dari berbagai bahan serta bumbu? Jawabnya boleh saja. Nah, resep masakan bayi kali ini ada loh yang bisa diberikan pada bayi usia 6 bulan, namun tentu saja asalkan bahan-bahan berikut sudah lulus 4d uji alergi. Namun karena bayi baru belajar makan, ada baiknya resep ini diberikan menjelang umur 7 bulan ya (kalau perlu di haluskan), bukan di awal-awal Mpasi.

Puree Ayam Ubi Apel

BAHAN :
- 1sdt ELOO/butter
- Bawang bombay secukupnya, parut atau cacah kasar
- Ayam cincang/giling 2sdm
- 1 ubi jepang ukuran kecil (seukuran kentang sedang) potong
- 200ml kaldu ayam
- 1/4 apel fuji potong dadu

CARA MEMBUAT :
- Panaskan ELOO, masukkan bawang bombay dan tumis sampai harum
- Masukkan ayam cincang, tumis sampai berubah warna
- Masukkan ubi jepang, apel dan kaldu, masak sampai matang (kira-kira 15menit)
- Angkat, hidangkan hangat

Wednesday, November 21, 2012

12:34 PM

Berbagai Bahan dan Merk Makanan untuk Mpasi

Mommy yang baru mulai Mpasi dan sering-sering baca resep masakan di internet, pasti sering kebingungan dengan berbagai istilah yang beredar di beberapa resep Mpasi tersebut. Saya juga begitu adanya, namun setelah membaca-baca di milis, ada beberapa penjelasan yang menarik dan menghilangkan kebingungan.

Pertama, untuk memulai Mpasi, sudah tentu kita dihadapkan pada beberapa pilihan bahan yang ada pada resep seperti misalnya keju, butter ataupun oatmeal. Nah, dibawah ini saya ambilkan beberapa jenis bahan makanan Mpasis erta merk-merk yang biasa dipakai oleh mommy di milis dan tentunya aman bagi bayi.

Minyak Zaitun
Nah, ini bagiannya adalah EVOO dan ELOO. EVOO bisa dibaca di postingan apa itu EVOO, sementara ELOO adalah EVOO yang sudah dicampur dan fungsinya untuk menumis, bakar. Harga masing-masing produk ini untuk ukuran 250 ml hampir setara yaitu sekitar 20 ribuan jadi banyak mommy yang menanyakan apakah bisa ELOO menggantikan posisi EVOO untuk dimasukan ke dalam bubur bayi secara langsung. Menurut moderator dan beberapa mommy, ternyata ELOO juga bisa dicampurkan langsung ke bubur bayi, asalkan jumlahnya disesuaikan ya.

Nah, untuk merk EVOO dan ELOO yang bisa dipakai MPasi diantaranya: colavita, Borges, Fillipo Berio, Bertolli. Saya pakai Bertolli.  Cara membedakan kemasan EVOO dan ELOO gampang banget, cukup baca labelnya dengan teliti yak. Hehehehe



Keju
Nah, produk olahan susu ini sudah bisa diberikan mulai dari umur 8 bulan. Memang sih keju adalah produk yang berpengawet, namun karena sudah lulus tes di BPOM, maka bisa dipastikan jumlah pengawet yang ada memenuhi standard.

Merk Keju untuk MPasi yang rendah garam diantaranya adalah: Babybell, Bellcube/ Laughingcow, Diamond, Prochiz. Saya pakai Prochiz, setelah dicicipin sama suami ternyata memang tidak terllau asin. Keju ini saya tambahkan di banyak makanannya untuk tambahan lemak dan mendongkrak berat badan, seperti buah, bubur oatmel dan kadang bubur beras.

Butter
Butter biasanya dipakai untuk menumis. Banyak mommy yang menggunakan butter tidak bergaram alias unsaltes butter.
Merk unsalted butter yang sering dipakai Mpasi: Lurpak, Anchor, Elle Vire, Orchid.

Yogurt
Yogurt sudah bisa diberikan pada bayi mulai umur 8 bulan. Yogurt yang dipakai Mpasi sudah tentu yang plain alias polos alias tanpa rasa. Beberapa merk yogurt untuk Mpasi diantaranya adalah: Yummy Plain, Swiss Yoghurt Plain, Elle n Vire.

Ada juga yogurt yang khusus bayi, apapun merknya yang penting komposisinya hanya terdiri dari susu dan kultur yogurt. Merknya: Yoplait baby, Petit Miam.


Oatmeal
Oatmeal alias gandum. Bisa digunakan sebagai selingan bubur beras bagi bayi. Merk oatmeal yang sering dipakai Mpasi adalah merk Quacker Oatmeal. Ada dua warna, yaitu merah dan biru. Merah merupakan oat instant yang cukup hanya diseduh, sementara biru perlu dimasak dalam api kecil. Untuk bayi sih disarankan yang biru.


Tahu
Di pasar tradisional banyak beredar tahu. Tahu lombok, tahu sumedang atau tahu-tahu yang lain. Jika yang makan orang dewasa, maka akan aman-aman saja, lalu bagaimana kalau bayi?

Untuk amannya, mommy di milis sih pakai tahu sutera. Ada juga tahu sutera non salt. Merk tahu untuk Mpasi biasanya adalah Kong Kee, tapi pilih yang Tofu Jepun dengan kompisisi no salt.

Beberapa bahan dan merk makanan lainnya yaitu:


Pasta free gluten: Orgran
Kecap asin: Kikkoman
Saus tiram no msg: lee kum kee
Minyak wijen: merk YuenYick

Sementara bahan-bahan makanan impor yang namanya aneh-aneh itu:
Lentils: bisa ganti ama kacang ijo (mung bean)
Beans: kacangg merah, kcg kedelai, kcg ijo, kcg tholo
Legumes/peas: kcg polong
Groundnuts: kcg tanah
Chickpeas: kcg pnjang, buncis
Basil: mirip dgn daun kemangi tp lbh lebar + lbh tebal dan pnya aroma unik yg enak
Cilantro=daun ketumbar
Rosemary: daunnya bentuk runcing kya cemara
Zukini = terong (terong italia)
Kyuri = timun (timun jepang
Kabocha = seperti labu parang tp ukuranx lebih kecil, segede mangkok, kulitnya dominan hijau
Butternut squash: seperti lonceng agak besar, kulitnya kuning
 


12:19 PM

Resep Sayur Bening (8 Month +)

Jika mommy suka makan sayur bening, bisa kok sayur bening ini diberikan ke bayi, asalkan bumbu-bumbunya disesuaikan. Nah, dari milis Mpasi Rumahan, ada nih mommy kece yang share resep sayur bening andalannya. Masaknya simple, bumbunya juga mudah didapat. Karena pake bayam, jadi baru bisa diberikan ke bayi 8 bulan ke atas ya, dimakan bersama bubur atau nasi tim.

Resep Sayur Bening

Bahan :
1siung bawang merah, iris tipis
1ruas jari kencur, geprek
1 buah jagung manis, potong 3bagian
1/2 buah wortel sedang, bisa dipotong atau diserut
Daun bayam secukupnya
 Air untuk merebus

Cara Membuat :
1. Didihkan air, masukkan irisan bawang merah, kencur & jagung manis, masak
sampai jagung empuk

2. Masukkan wortel, massak sampai empuk

3. Masukkan daun bayam masak sampai matang, angkat

Baca juga : Puree Bayam untuk Makanan Bayi

Tuesday, November 20, 2012

12:12 PM

Resep Macaroni Saos Keju (8 month +)

di Milis, resep ini merupakan salah satu resep Mpasi Bayi yang lagi GTM. Saya belum mencobanya karena tidak ada macaroni, nanti deh saya beli. Sementara resepnya di simpen dan dishare dulu.

Resep Macaroni Saos Keju

Bahan:
2 sdm makaroni
200 ml kaldu ayam/ air matang (untuk merebus makaroni)
2 sdm kabocha parut
2 sdm keju parut
Bawang bombay iris tipis
2 sdm daging ayam/sapi cincang
Brokoli 2-3 kuntum
ELOO secukupnya untuk menumis
200 ml kaldu ayam
1 kuning telur

Cara :
1. Rebus makaroni dengan kaldu ayam /air (kurang lebih 200ml). Setelah matang,haluskan
dan sisihkan.
2. Tumis bawang bombay, setelah matang masukan daging cincang.aduk hingga matang.
3.  Masukan kaldu,kabocha dan keju parut.aduk hingga matang.
4. Masukan kocokan kuning telur,aduk hingga matang,dan masukan brokoli.

Monday, November 19, 2012

12:04 PM

Resep Bola-bola Daging Kecap (1 year +)

    Resep Bola-Bola Daging Kecap

    Bahan:
    Daging Giling

    Bumbu
    1/6 siung Bawang bombay, cincang
    1 siung kecil bawang putih, dikeprek
    1 ruas kecil jahe, di keprek
    Kecap non MSG

    Cara masak
    1. Daging dicuci bersih, tiriskan. Bentuk bulat seukuran kelereng.     Rebus dalam air mendidih sampai   daging mengambang & matang, angkat.
    2. Tumis bawang dengan bekas air rebusan daging (sedikit aja). Atau bisa juga pakai minyak zaitun. Setelah harum masukkan jahe, terakhir daging.
    3. Beri air sisa rebusan lalu kecap.
    4. Setelah bumbu keresap ke daging, mendidih dan matang, angkat.



sumber: mpasi rumahan milis

Saturday, November 17, 2012

9:00 AM

Resep Nugget Tahu (1 year +)

Berbagai varian oalahan makanan bayi berbahan tahu tentu saja sangat bergizi terutama kandungan proteinnya. Nah, kali ini saya mau share resep nugget tahu yang saya dapatkan di milis Mpasi Rumahan. Sama seperti resep terdahulu tentang nugget salmon, karena bahannya berupa telur utuh, dan bumbunya yang kompleks dan lengkap, nugget tahu ini baru bisa diberikan di umur 1 tahun ya.


NUGGET TAHU

Bahan:
100 gr tahu putih
1/4 sdt garam
1/8 sdt merica bubuk, jika perlu
1/16 sdt pala bubuk
1 butir telur
2 sdm daging sapi giling (bisa diganti dengan ayam)
50 gr daun+batang muda bayam, rebus, cincang
25 gr keju cheddar parut
Minyak goreng secukupnya

Pelapis:
3 sdm tepung terigu protein rendah
1 butir telur, kocok rata
75 gr tepung panir

Cara membuat:
1. Bungkus tahu dengan serbet bersih, remas2 sambil diperas hingga tahu lumat dan
tiris. Campur rata dengan garam, merica, pala, telur, daging, daun+batang muda
bayam serta keju.
2. Ratakan adonan tahu dalam loyang 20 cm x 20 cm x 4 cm yg dioles minyak goreng.
Kukus hingga masak (20 menit), sisihkan hingga dingin.
3. Potong-potong nugget sesuai selera. Gulingkan ke tepung terigu, lalu celupkan ke
telur kocok. Lalu gulingkan ke tepung panir hingga rata.
4. Goreng terendam minyak di atas api sedang hingga kering + kecoklatan.
Angkat+tiriskan. Sajikan hangat.

Note: bayam bisa ganti sayuran lain mis: brokoli, kembang kol, buncis, kapri.



Friday, November 16, 2012

9:00 AM

Resep Bubur Kacang Hijau plus Kurma (6 Month +)

Yap, sesuai judulnya, resep Mpasi bayi 6 bulan yang simple dan sederhana selanjutnya adalah bubur kacang hijau. Resep ini saya dapat di milis Mpasi Rumahan dan sudah dicoba sendiri. Hasilnya memang memuaskan bagi emaknya, tidak bagi si Cuta (hihihi). Dia agak tidak suka dengan bubur kacang hijau dan inilah masa-masa ketika GTMnya baru dimulai.

Jika pada orang dewasa, bikin bubur kacang hijau ditambah gula dan santan, untuk bayi 6 bulan sudah tentu belum boleh memakai gula. Maka sebagai pemanis adalah kurma. Banyak yang bingung apakah kurma bisa dikasi pada bayi umur 6 bulan, beberapa bisa dan beberapa mommy lainnya memberikan kurma pada umur 1 tahun ke atas karena kurma manis sekali. Pada resep ini, kurmanya di rebus, setelah diicip-icip ternyata manisnya rada berkurang. Saya sendiri dulu ngasih bubur ini saat Cuta umur 7 bulan. Mommy yang mau coba, silahkan.

Bubur Kacang Ijo plus Kurma
Bahan:
2 sdm Kacang ijo (rendam biar cepat masak)
3 buah kurma palm'frutt

Buang biji kurma, kalo bisa kulit putih bijinya yang masih nempel dibuang juga,
potong kecil2

Masukkan ke rebusan kacang ijo, aduk sampai kacang ijo matang (pecah), angkat
kemudian blender kasar dengan sisa air rebusan (kurang lebih 20ml). Siap disajikan.

Oh ya, ada tips nih untuk membuat bubur kacang hijau yang lembut. silahkan dicek di tips Mpasi bubur kacang hijau

Thursday, November 15, 2012

9:47 AM

Resep Nugget Salmon Keju (1 year +)

Salah satu ikan air laut degan kandungan gizi tinggi adalah salmom. Iya, si ikan impor ini memang menjadi primadona menu Mpasi bayi ibu-ibu perkotaan, yah maklum kalau mau beli salmon harus di supermarket. Tidak jarang resep makanan bayi dengan bahan ikan ini beredar, salah satu ya nugget. Nugget bisa dipakai sebagai finger food juga, jadi selain memberi nutrisi yang tinggi, juga bisa melatih motorik bayi.

Resep berikut juga disharing di milis Mpasi Rumahan, bisa dicontek dan dipraktekan di dapur. Karena ikan laut rawan alergi, idealnya diberikan pada umur 10 bulan, namun banyak juga kok mommy yang nekat mencoba.

Nugget Salmon Keju


Bahan-bahan:
2 fillet ikan salmon tanpa duri
1 buah wortel
1 telur ayam
80 gr keju parut/secukupnya
Lada dan garam
Terigu secukupnya agar adonan tidak terlalu cair

Celupan:
2 telur tambah susu cai sedikit, kocok rata.
Tepung panir

Cara Memasak:
Masukkan semua bahan ke food processor sampai halus.Tambahkan terigu sampai adonan tidak terlalu cair.
Masukkan ke loyang dan kukus sampai matang. Kurang lebih 20-30 menit.
Dinginkan dan potong-potong sesuai selera.

Celupkan ke kocokan telur dan tepung panir.
Masukkan kulkas kira2 2-3 jam, baru digoreng.
Kalo untuk stok bisa ditaruh di freezer

Wednesday, November 14, 2012

12:38 PM

Apa Itu Extra Virgin Olive Oil (EVOO)?

Extra Virgin Olive Oil atau yang dikenal dengan sebutan EVOO adalah minyak zaitun murni yang warnanya mirip sekali dengan warna emas. Extra virgin adalah minyak zaitun dengan kualitas tertinggi serta paling mahal. Rasanya tidak cacat dan benar-benar rasa zaitun segar.

Istilah virgin dipakai untuk menunjukan bahwa minyak olive disarikan langsung dari buah zaitun. Buah yang diperah pertama kali menghasilkan minyak berkualiats paling bagus yang dikenal dengan istilah 'extra virgin olive oil'. Sedangkan perahan kedua dikenal dengan nama 'virgin olive oil. Warnanya kuning kehijauan dengan aroma olive yang kuat.

Dalam istilah kimia, EVOO memiliki keasaman bebas, dinyatakan sebagai asam oleat, tidak lebih dari 0,8 gram per 100 gram dan nilai peroksida kurang dari 20 miliekuivalen 02. EVOO ini harus diproduksi seluruhnya dengan cara mekanis tanpa menggunakan pelarut, dan di bawah suhu yang tidak akan menurunkan minyak (kurang dari 86 ° F, 30 ° C).



Bagaimana minyak tersebut memenuhi syarat untuk disebut sebagai "extra virgin"?  Ternyata minyak juga harus melewati kedua tes resmi di laboratorium kimia dan evaluasi sensorik oleh sebuah panel mencicipi terlatih yang diakui oleh International Olive Council.

Karena minyak zaitun jenis ini dibuat dari perasan buah zaitun murni tanpa aditif, maka ada beberapa factor yang mempengaruhi kualitas dan rasa minyak, meliputi varietas zaitun digunakan, proses produksi serta dedikasi dari produsen itu sendiri.

Para ahli yang mencicipi minyak jenis ini menggambarkan bahwa EVOO memiliki ketentuan rasa seperti di bawah ini:
•    Fruity: Memiliki karakteristik rasa pedas buah  zaitun matang atau hijau segar. Hasil minyak buah yang matang lebih ringan, aromatik, seperti mentega, dan bunga matang. Hasil minyak zaitun yang masih hijau lebih berasa rumput, herba, pahit, dan pedas. Fruitiness ini juga bervariasi tergantung buah zaitun.
•    Bitter: Menciptakan sensasi rasa tajam yang menyenangkan di lidah.
•    Pedas: Menciptakan sensasi pedas di mulut dan tenggorokan


Nah, sehubungan dengan postingan menaikan berat badan bayi menggunakan EVOO sebelumnya, ini nih kandungan gizi yang terdapat dalam EVOO ini. Minyak zaitun mengandung zat yang meningkatkan nilai gizi. EVOO ini adalah sumber makanan kaya lemak tak jenuh tunggal, lemak jantung sehat. Asam lemak tak jenuh tunggal, phytophenols, dan vitamin E dalam EVOO membantu untuk mengontrol LDL atau kolesterol jahat dan meningkatkan HDL atau tingkat kolesterol baik. Antioksidan kuat, phytophenols membantu mengurangi risiko penyakit arteri koroner. EVOO juga kaya vitamin A, B1, B2, C, D, dan K, serta zat besi.

Nah itu dia EVOO, salah satu bahan MPasi rumahan yang fungsinya bisa untuk menaikan berat badan bayi. Kabar gembiranya, EVOO ini juga bermanfaat buat mommy mommy-nya loh. Saya iseng browsing dan nemu tentang khasiat EVOO ini untuk kecantikan di link ini.




9:39 AM

Resep Sosis Ayam (8 Month +)

Ayam merupakan bahan makanan yang mudah diolah. Kandungan proteinnya yang tinggi dan rasanya yang enak membuat daging ini menjadi primadona ibu-ibu. Banyak resep makanan bayi yang menggunakan daging ayam, banyak juga produk-produk olahan ayam yang dijual di pasaran. Ya seperti sosis dan nugget. Khusus untuk sosis, karena berbahan ayam bisa diberikan bagi bayi umur 6 bulan, hanya saja karena menggunakan bumbu-bumbu lengkap, lebih baik mulai diperkenalkan di umur yang lebih tua. Sosis juga bisa diberikan sebagai finger food karena teksturnya yang padat sehingga tidak benyek saat dipegang.

Nah, daripada membeli sosis pabrik yang tidak jelas kandungannya, ibu bisa membuatnya sendiri sosis Mpasi ini. berikut resepnya, diambil dari milis Mpasi rumahan.

Resep Sosis Ayam


Bahan:
150gr daging giling tanpa lemak
1/4 sdt pala bubuk
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 sdt peres garam (bisa diskip, ganti keju bagi bayi umur 8 bulan)
1 sdt peres gula (bisa diskip)
50 ml air es
1 sdm munjung tepung tapioca

Cara:
1. Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk rata.
2. Tuang adonan ke plastik segitiga, gunting casing seperlunya, ikat ujungnya. Semprotin bahan ke casing dari ujung yg satu. Setelah bahan habis, padatkan & ikat ujung casing pake benang kasur. Ikat casing dengan benang kasur setiap 5 - 10 cm.
3. Panaskan air di dandang, kukus casing dengan wadah pyrex (jangan langsung ke alumunium dandang)
4. Alasi tutup dandang dengan kain, buka sedikit tutupnya, kecilkan sedikit api.
5. Kukus sosis kurang lebih 15 menit
6. Angkat, siram air dingin, masuk kulkas, siap olah. Bisa langsung makan atau digoreng lagi.

Tuesday, November 13, 2012

10:17 AM

Cara Menaikan Berat Badan Bayi

Senang dong lihat berat badan si baby naik terus tiap bulannya. Badannya tambah montok, pipinya tembab dan senyumnya lucu. Aih.. menggemaskan sekali.

Tetapi ternyata tidak semua ibu mengalaminya. Iya, hampir sebagian besar bayi tidak mengalami kenaikan berat badan seperti yang dianjurkan WHO setiap bulannya. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari bayi yang GTM alias ga mau makan, makanannya kurang kalori, atau memang keturunan. Nah, yang terakhir memang susah diakali, karena kita tidak bisa mencampuri yang namanya genetika.

Setiap bulan berat badannya Acyuta memang nambah, namun tidak banyak. Seiring dengan perkembangannya, ternyata penambahan berat badannya tidak sepadan dengan penambahan tinggi badan dan aktivitasnya. Jika pada umur 3 bulan, ia sudah mencapai berat hampir 7 kilo, di usia yang enam bulan, eh ternyata masih di kisaran 7 juga. Bingung juga menyiasatinya. Jika dulu sebelum 3 kilo selalu berbangga setiap nimbang di dokter, setelahnya hampir selalu kecewa setiap lihat timbangan.

Nah, dari ibu-ibu di milis, saya dapat info bahwa cara menaikan berat badan bayi adalah dengan makanan yang berkalori tinggi. Bisa berupa penambahan keju, makanan yang ditumis dengan minyak atau alpukat. Selain itu bisa juga dengan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah. Baca punya baca juga, untuk meningkatkan penyerapan zat besi itu bisa dengan air jeruk. Sehingga banyak mommy di milis memberikan sari jeruk baby bagi bayinya sesudah makan agar penyerapan zat besi makanannya optimal.

Lemak tidak dianjurkan bagi bayi karena resikonya tinggi. Buktinya, banyak kok resep makanan yang menganjurkan memakai daging tanpa lemak. Ya itu, resikonya tinggi. 

Cara paling canggih selanjutnya adalah dengan penambahan EVOO pada bubur bayi.

Lha, apa itu EVOO? kepanjangannya adalah extra virgin Olive Oil, atau minyak zaitun yang ekstra perawan (weleh-weleh terjemahannya ga banget). Penjelasannya nanti deh ya di postingan selanjutnya.

Nah, berbekal pengetahuan itu, saya meluncur ke supermarket membeli EVOO ini. Singkat kata, dapat merk Bertolli ukuran paling kecil. harganya sedang, sekitar 20ribuan. Lupa bagaimana pertama kali nyoba nambahin ke buburnya Cuta, tetapi seingat saya gagal karena nambahinnya kebanyakan.

Aroma EVOO ini rada aneh. Mungkin karena orang Indonesia, saya lebih suka aroma minyak kelapa murni. Lebih gurih dan lezat. Untuk bayi, karena mereka belum kaya rasa, mungkin oke-oke aja. Asalkan penambahannya tidak banyak alias sabar mommy, jangan buru-buru nambahin berat badannya si dedek.

Hasilnya? Hehehe.. saya tidak rutin nambahin EVOO ini jadi hasilnya tidak begitu berasa. EVOO yang 250 ml, baru habis sepertiganya. hehehe dasar emak malas.

update: ini nih postingan tentang EVOO.


9:30 AM

Resep Pepes Belut ala Mama Fahira

Seperti judulnya, resep makanan bayi kali ini dishare sama mama Fahira di milis mpasi rumahan. Di beberapa sumber, belut sudah bisa diberikan umur 6 bulan namun tentu saja belum bisa dimasak macam-macam. Kandungan protein belut tinggi, sehingga banyak mommy yang doyan memberikan makanan ini. Saya sendiri pernah mengolah belut namun gatot alias gagal total. Bagi yang mau menyimak resep mama Fahira, ini dia:

Pepes belut ala mama Fahira
Bahan :

4 ekor belut ukuran besar, belah dan buang isi perutnya. Buang kepalanya. Cuci, rendam pake parutan timun dan air jeruk lemon. Sisihkan

Bumbu ulek :
2 buah Bawang merah
4 siung Bawang putih 4
1/2 ruas jari Kunyit

Bumbu lain :
Daun salam 4 buah
Sereh 1 batang, bagi 4
Jahe 1 ruas jari, potong jadi 4 bagian
Lengkuas 1 ruas jari, iris jadi 4 bagian

Cara membuat :
Cuci kembali belut yang sudah direndam parutan timun dan air jeruk lemon di air mengalir. Campur belut dengan bumbu halus. Ambil daun pisang, taruh belut berbumbu, beri daun salam,sereh, jahe dan lengkuas. Kukus hingga matang (kurang lebih 20 menit).

Saturday, November 10, 2012

12:00 AM

Resep Soto Ayam Komplit (8 Month +)

Kenapa ya resep makanan bayi lebih banyak untuk 8 bulan keatas? karena pada saat 8 bulan, variasi bahan makanan yang boleh dimakan sudah semakin banyak. Nah, bagaimana kalau membuatkan si kecil soto, Ibu?
Berikut resepnya, didapat dari  milis Mpasi Rumahan, dishare oleh Mom Chelsea lagi.

SOTO AYAM KOMPLIT

Bahan-bahan:
1 pasang ceker ayam kampung
1 buah fillet dada ayam kampung tanpa tulang
600 ml air
½ buah wortel sedang, kupas, potong
½ buah lobak sedang, kupas, potong
1 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk, belah 2 buang batang tengah daun
½ batang serai
2 cm jahe, kupas, geprek
2 cm laos, kupas, geprek
Duo bawang, parut halus
½ buah kemiri, parut halus

Cara membuat:
1. Panasakan air, masukkan ceker ayam & fillet dada ayam, wortel & lobak, rebus hingga empuk
2. Setelah daging empuk, angkat & tiriskan lalu suwir-suwir lalu sisihkan
3. Lalu masukkan daun salam, daun jeruk, serai, jahe, laos, duo bawang & kemiri masak sampai matang, angkat.
4. Sajikan dgn nasi + suwiran daging ayam.

Friday, November 9, 2012

9:21 AM

Resep MPASI Bayi yang lagi GTM

Resep MPasi bayi saya yang lagi GTM adalah Oat Keju Alpukat. Ini sebenarnya tidak cocok dijadikan resep makanan bayi, apalagi dishare disini. Namun, berhubung makanan inilah yang bersedia dilahap sama si Cuta di sela-sela waktu GTMnya, jadinya saya malu-maluin posting disini.

Kalau ditengok sejarah GTM nya si Cuta, kemungkinan dia GTM karena belum lapar-lapar banget terus bosan dengan makanan yang diberikan selama ini. Menghadapi anak GTM memang susah sekali, susah karena dia ga mau makan, ditambah susah karena stress memikirkan akibatnya nanti. Si Cuta kurang gizi-lah, dibilang kuruslah. Apalagi mendengar komentar ibu, yang memang jarang sekali ketemu cucunya. Dibanding-bandinginlah sama ponakan, dibilang kuruslah, dibilang bodohlah. Aduh....

Si Cuta memang udah hampir 3 bulan lamanya GTM kek gini. Namun dia ga GTM sama sekali. Sesekali dia bisa menghabiskan makanannya walaupun dalam jangka waktu yang lama. Sesekali dia ogah benar disuapin bubur beras, pas dikasih bubur gandum plus susu, dia mangap-mangap. Sesekali dia menolak semua makanan. Makanya kadang saya bingung apa sebenarnya yang membuat dia ga mau makan seperti ini.

Tapi syukurnya, walau dia susah makan seperti ini, aktivitasnya ga terganggu sama sekali. Dia tetap aktif merangkak kesana kemari. Soal berat badan, Hadeuh jangan ditanya deh, walau ga turun namun naiknya ga banyak-banyak. Kondisinya masih lebih mending dibandingkan curhat-curhatan ibu-ibu di milis, yang ada bahkan anaknya sejak umur 6 bulan BB ga naik-baik gara-gara GTM. Si Cuta walau ga gemuk, tapi badannya sekel, istilahnya gilik alias bulet kek cacing tanah. Hehehhe...

Eh, sampai lupa. Menu favoritnya Cuta selama GTM adalah pure apel kukus. Simple sekali ya. Namun sesekali saya campur dengan berbagai macam buah seperti melon, pear, pepaya dan buah naga. Untuk makanannya, dia suka sama oat alias gandum. Salah satu resepnya nanti saya share belakangan.

Khusus untuk bubur beras, saya juga bingung dia maunya gimana. Biasanya bubur beras atau nasi tim saya campur dengan tumisan ayam, tahu, keju seperti di postingan Bye Bye GTM (ternyata bye bye nya sementara, hikss). Pernah dia suka, tapi tak lama langsung mingkem. Lalu diganti dengan nasi tim tambah sayur berkuah isi tumisan diatas, mingkem juga. Terus saya coba bikinin sayur bening ala mommy di milis yang katanya anaknya hap hap hap makan ini. Ternyata ahh... sesendok dua sendok masuk, setelahnya mingkem. Terakhir pengasuhnya iseng ngasih air tajin yang masih ada buburnya, eh... habis satu cangkir. weleh welehh.....

Intinya saya simpulkan sementara bahwa si Cuta tidak suka sama sekali jika bubur berasnya dicampur-campur. Saya pernah cicipin rasa bubur beras yang masih hangat, manis-manis enak memang. Mungkin itu sebabnya, dia lebih suka bubur beras polos. Tetapi bagaimana dengan kebutuhan gizinya jika hanya makan seperti itu? Alternatif saya campur sedikit dengan parutan keju dan EVOO, hasilnya suskes ditolak. Hihihihi... lalu tadi pagi saya coba buburnya ditambahin orak-arik telur. Ah, mau masuk sedikit. Yah, sedikit tidak apa-apa asal masuk.

Nah, buat mommy-mommy yang baca postingan saya ini, pasti anaknya lagi GTM. Yah, kita senasib. kadang saya iri dengan teman yang 'mengaku' anaknya ga pernah GTM, atau anaknya hap hap hap terus makannya. Saya juga iri sama anak teman atau anak tetangga yang badannya bulet berisi. Saya juga iri sama tetangga yang setiap makan anaknya ga harus ngider kesana kemari. Artinya saya ibu yang normal karena ingin anak yang super duper kalem dan baik hati. namun apa setiap anak begitu?

Eh ya sampai lupa, salah satu resep mpasi bayi GTM saya adalah Oat Keju Alpukat. Ini dia resepnya, sederhana sekali, maklum saya bukan orang yang pinter masak. hehehhe

Resep Oat Keju Alpukat

Bahan:
2 sdm makan oat non instan (pakai quacker oat yang bungkus biru)
120 ml air
Keju parut ( kira-kira aja biar tidak terlalu asin)
1/2 sdm alpukat yang sudah dihaluskan.
susu bubuk

Cara memasak
Didihkan air, masukan oat dan aduk-aduk selama kurang lebih 2 menit. Setelah matang matikan api. Masukan keju parut dan alpukat. Aduk rata. Lalu tambahkan susu bubuk. Kalau susu formula bisa ditambahkan sekarang namun kalau ASI tunggu sampai dingin. Siap dihidangkan, enaknya selagi panas.

Saya sering nyicipin, rasanya harum sekali. Enak.







12:00 AM

Resep Puding Nagasari (10 Month +)

Kali ini resep makanan bayi untuk 10 bulan ke atas karena pake kismis. Namun jika ibu punya baby umur 8 bulan, mungkin kismisnya bisa diskip ya biar bisa dicobain. Sumber resepnya biasalah, milis Mpasi Rumahan yang dishare oleh Mommy Chelsea.

Resep Kue Puding Nagasari
Bahan-bahan:
75gr labu kuning, kupas, buang biji, parut
50gr pisang kepok matang, haluskan
1sdm keju parut
1butir kuning telur, kocok lepas
5biji kismis, cincang halus
1sdm oatmeal, grinder halus
1/4daun pandan, potong 4bagian

Cara Memasak:
Campurkan labu kuning yang sudah diparut dengan pisang kepok & kuning telur, aduk sampai rata.
Tambahkan keju parut, kismis yang dicincang & tepung oatmeal, aduk rata.
Ambil cetakan puding, tata daun pandan di dasar cetakan, tuangkan adonan puding sambil ditekan2 supaya adonan padat.
Kukus ±25menit/hingga matang.
Angkat, keluarkan dari cetakan, sajikan hangat.


Karena teksturnya yang lembut namun bisa dipegang, kue ini katanya juga bisa dipakai sebagai finger food. Selamat mencoba!

Thursday, November 8, 2012

12:53 PM

Resep Banana Cupcake (8 Month +)

Resep makanan bayi yang satu ini simple dan bahan-bahannya mudah didapat. Karen apake butter dan kuning telur jadi idealnya bisa diberikan untuk bayi umur 8 bulan ke atas. Oh ya, resep ini saya dapat masih dari milis ibu-ibu, Mpasi Rumahan yang okeh banget. berikut resepnya:

Banana cupcake :


175gr unsalted butter
2 pisang ambon ukuran sedang
3 butir kuning telur
165gr gluten free flour (blh diganti tepung terigu cakra hijau)

Cara :
1. Aduk2 butter (yang sudah didiamkan di suhu ruangan) sampe lembut , masukkan kuning telur, aduk lagi hingga merata sekali.
2. Masukkan pisang ambon yg sudah dipenyet , aduk lagi smpai rata.
3. Masukkan tepung sambil diayak pelan. Aduk hingga adonan rata.
4. Tuang ke dalam cetakan cupcake. Panggang di oven yg sudah dipanaskan dengan suhu 180 C selama 25 menit atau sampe matang :)

Wednesday, November 7, 2012

11:42 AM

Pancake Salmon Saus Tomat Keju (1 year+)

Lagi doyan-doyannya nih share resep makanan bayi yang saya dapat dari milis Mpasi Rumahan.( mom Aksaridewi) resep pancake, namun pake salmon. Karena ikan salmon termasuk ikan laut yang mengandung resiko alergi, maka baiknya diberikan pada baby usia 1 tahun ke atas. Bagi yang minat, ini nih resepnya:

PANCAKE SALMON SAUS TOMAT KEJU
Bahan :
1 buah kentang dikukus (haluskan)
1 sdm mentega atau butter
2 sdm Wortel parut
3 sdm zucchini (bisa diganti kacang polong). Kalau kacang polong direndam air
panas dan kupas kulit arinya lalu haluskan kasar dengan sendok
2 sendok makan ikan salmon
1 butir telur
1 siung bawang putih cincang
bawang bombay secukupnya cincang
Keju parut secukupnya

Saus Tomat keju

Bahan :
2 buah tomat yg sudah merah (kupas kulit, buang biji dan blender)
Air kaldu 50 ml
Bawang putih cincang
Bawang Bombay cincang
Keju parut secukupnya
Oregano secukupnya

Cara membuat :

Pancake salmon
1. Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan salmon,
masukkan parutan wortel + zucchini.
2. Campur bahan yg sudah ditumis kedalam kentang yang sudah dihaluskan, masukkan
telur, beri keju yg sudah diparut. Aduk adonan.
3. Siapkan wajan anti lengket, masukkan mentega atau butter.. Tuang adonan
pancake, bolak balik sampai matang kecoklatan..

Saus tomat keju
Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan tomat blender,
keju parut dan air kaldu. Masak sampai mendidih, tambahkan oregano. Matikan

Cara penyajian : letakkan pancake dipiring, lalu siram dgn saus tomat keju..

Monday, November 5, 2012

12:05 PM

Resep bakso Ikan (8 Month +)

Haha... resep makanan bayi lagi. Seperti biasa dapatnya di milis Mpasi Rumahan. Kali ini resep lauk bakso. Bisa diberikannya dari umur delapan bulan, namun karena pakai garam, mungkin mommy yang anti gulgar under 1 years bisa menggantinya dengan keju.

Untuk sekarang sih si Cuta belum pernah tak bikinin bakso berhubung belum punya gigi. Namun saya posting resep ini biar gampang nanti buka-buka pas perlu. Ini dia resepnya.

Resep Bakso Ikan

Bahannya:
1 kg ikan tengiri yg gepeng/pipih
1 sendok teh Tepung kanji
Garam secukupnya
Jahe secukupnya
Lada secukupnya
Daun bawang
Bawang goreng
5 siung Bawang putih (diulek)

Proses pembuatan bakso:
1.  Ikan direndam jeruk nipis secukupnya selama 10 menit
2. Ikan dipotong fillet (dipisahkan daging, duri dan kulitnya). Duri dan kulit jangan dibuang bisa untuk bahan kaldu.
3. Ulenin fillet ikan (Diaduk-aduk) hingga agak liat - prosesnya kurang lebih 45 menit
4. Masukkan garam dan tepung kanji ke dalam ikan yg telah diulenin lalu kembali diulenin kurang lebih 20 menit lalu bentuk bulat-bulat.

Untuk kuahnya:
1. Panaskan 1 setengah liter air. Masukkan duri dan kulit ikan, bawang putih yg diulek, garam dan gula dan lada.
2. Masukkan ikan yg telah dibentuk bulat-bulat.
3. Jangan lupa tambahkan bawang goreng dan daun bawang
10:01 AM

Aku Mau Makan Sendiri, Bu!

Di sela-sela masa gak mau makannya si Cuta, sekarang perkembangannya memasuki tahap baru. Pegang sendok sendiri! Halah, nak nak, kamu itu, makan aja ga mau udah mau megang sendok aja. Jika dahulu, ia mau diam saat digendong kesana-kesini dalam rangka acara makan, sekarang dia lebih suka berontak. Ia sudah berusaha menggapai-gapai sendoknya sendiri, tidak cukup hanya sendoknya namun mangkoknya sekalian. Jika tangannya sudah bisa menjangkau mangkok, tidak cukup hanya sampai disana, ia memasukan tangannya ke dalam makannya dan meremas-remasnya. Nice Job, Son!

Ini terjadi kira-kira sudah hampir seminggu. Saya mengerti keinginannya untuk memegang sendok sendiri. Ia ingin makan sendiri. Jujur, di usianya yang 9 bulan ini saya perhatikan anak itu sudah pintar meniru. Apa yang dikerjakan orang tua atau orang di sekelilingnya dan itu menarik bagi dia, maka dia akan memperhatikannya. Tidak lama, ia ingin melakukannya sendiri.

Hasil nyatanya, ia bisa memutar-mutar tombol volume tape bapaknya (walau ia belum tahu efek nya dan kadang kaget terlonjak sendiri saat volume lagu membesar). Ia juga dengan gampangnya bisa mencari barang-barang yang disembunyikan dibawah bantal. Dia sudah bisa goyang kalau ada suara musik dan terakhir tadi pagi ia berusaha memutar knop blender sendiri. Saya memang sering memangkunya saat memblender makanannya.



Halah kok jadi muji-muji anak sendiri sih. hihihih... BTT, keinginannya menggapai sendok ini saya sudah prediksikan bahwa ia ingin makan sendiri mengingat saya sering mengajaknya menemani bapaknya makan. Makanya, ketika makanannya sudah habis setengah dan keinginannya mengambil sendok tak terbendung, ia tak dudukkan di atas lantai dengan dialasi perlak. Saya ambilkan mangkok baru disertai sendok. Ke dalam mangkoknya saya taruh sedikit makanan dengan harapan ia belajar menyendok dan makan sendiri. Hasilnya: Ampun deh, Nak! Makanannya dibejek-bejek, ditumpahin dan mangkoknya dibalik-balik. Badan dan pakaiannya belepotan semuanya.

Namun tidak apa, ini adalah bagian dari perkembangannya. Meskipun dia lebih tepat disebut menghancurkan mangkoknya, namun sebelum acara penghancuran itu, ia sempat juga belajar menyendok. Tapi dasar si Cuta tidak mau diajari-dia ahli meniru- dia marah saat saya memegang tangannya dan mengarahkan sendoknya ke mangkok. maksudnya mengajari gitu.

Tadi waktu buka pesbuk, sempat ada postingan dari salah satu fans page yang saya ikuti bahwa ketika bayi mulai mau meraih sendok, maka beri ia kesempatan. Kita tidak harus menyuapinya setiap kali jadwal makannya tiba. Walaupun berantakan, menyuap sendiri dengan sendok dapat membantu perkembangan motoriknya.

Waduh, berarti tindakan saya sudah benar dong (bangga.mode.on). 


Sunday, November 4, 2012

9:50 AM

Resep Banana Cheese Muffin ( 8 Month +)

Kali ini mau nyatet sekaligus share resep jajan yang bisa dipakai camilan di sela-sela waktu makan si kecil, biasa resep makanan bayi ini saya dapat dari milis Mpasi Rumahan. Belum dicobain sih, namun

Banana Cheese Muffin 

Bahan :
400 gr Pisang ambon
250 gr tepung terigu
125 gr gula pasir (optional)
3 butir telur ayam
100 gr mentega cairkan
1,5 sdt baking powder
Keju secukupnya
Bubuk cinamon seiprit
Kismis secukupnya (tuk taburan)

Cara Memasak :
1. Lumatkan pisang terus aduk dengan telur, sisihkan
2. Campur bahan-bahan kering, terigu, gula dan baking powder aduk rata lalu masukkan pisang dan telur tadi aduk rata kembali
3. Masukkan mentega / butter yang sudah dicairkan dan aduk rata.
4. Masukkan keju dan bubuk cinamon
5. Panaskan oven,dan tuang adonan ke dalam cetakan muffin.
6. Taburin kismis diatasnya. (Boleh dicincang boleh utuh)
7. Panggang dalam oven 180 derajat celcius selama 25-30 menit atau hingga mateng.

Thursday, November 1, 2012

9:43 AM

Resep Roti Lapis Isi Daging (8 Month +)

Dapat resep makanan bayi lagi dari milis Mpasi Rumahan, kali ini resep roti lapis isi daging untuk bayi umur 8 bulan ke atas.

Resep Roti Lapis Isi Daging

Bahan-bahan:

Roti tawar 2 lembar
Daging giling 2 sdm (bisa diganti daging ayam giling, udang cincang, dll).
jagung manis 1 bh (diparut)
susu cair (UHT) 30 ml (bisa diganti susu formula yg dicairkan)
daun bawang diiris secukupnya
bawang putih 1 siung (diiris tipis)
olive oil untuk menumis
telur ayam kampung 1 butir (untuk baluran) kocok
tepung roti (bread crumb) (untuk baluran)

Cara Membuat:

bahan olesan:
- panaskan olive oil di wajan.
- tumis bawang putih hingga harum, masukkan daging cincang, masak hingga setengah matang.
- masukkan parutan jagung, tambahkan susu cair, aduk
- masukkan daun bawang, masak hingga matang.
- Ambil 1 lembar roti tawar, olesi bahan olesan hingga seluruh permukaan roti tertutup.
- Tangkupkan dengan 1 lembar roti tawar.
- celup dalam kocokan telur hingga menutupi seluruh permukaan
- balurkam dengan tepung roti
- Goreng dalam minyak panas, hingga matang.

Resep ini keknya berupa makanan padat, apa bisa ya si Cutah makan berhubung dia belum punya gigi? Ah, dicatat ajalah dulu.
9:23 AM

Oh, Bayi... Oh Bayi

Memang ya, anak bayi tidak bisa diprediksi. Baru kemarin rasanya senang karena GTM Acyuta usai, namun ternyata setelah pindah ke rumah Denpasar, GTMnya ga ketulungan. Memang ada ya anak GTM karena lokasi?

Ah capek deh. Si Bayi GTMnya sama parahnya kek dulu. Terlebih saya tidak bisa ngontrol makannya karena tidak bisa jengukin pas makan siang. Jika dulu waktu tinggal di Jimbaran dan GTMnya reda, pagi-pagi saya bisa make sure if he eat all of his meal. Tetapi sekarang, susah. Pagi-pagi saya berusaha memberi dia makan, karena entah mengapa, kalau sudah ditinggal di Denpasar, makannya tidak terurus. Walaupun sudah ada neneknya, tetap minum susu cuman 2 kali itu pun masing-masing maksimal 60 ml, makan siang tidak habis, buah kadang tidak habis. Ditinggalnya lumayan lama, dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Lalu energinya darimana????

Tetapi salut emang sama bayi satu ini. Walau belakangan makannya kurang, hanya minum air dan susu, namun aktivitasnya sama sekali tidak terganggu. Ia tetap tidak diam-diam, aktif, merangkak kesana kemari. Sama sekali tidak terlihat lemas dan masih tetep aja doyan bikin emaknya olahraga sebelum tidur dengan men-titah dia kesana-kemari.

Cara mengatasi GTMnya sekarang versi saya adalah dengan memberikan makanan berkuah. Denpasar sedang panas-panasnya. Suhu di luar 38 derajat celcius. Pagi-pagi saya kasih makan, sesendok bubur dengan kuah. Sendok saya taruh di bibirnya dengan posisi miring sehingga airnya perlahan turun ke dalam mulutnya. Cara ini berhasil kemarin sore, walau memang porsi makannya tidak terlalu banyak, but its okaylah daripada enggak sama sekali.

Hari ini saya tidak sempat menyuapinya karena dia keburu ditidurkan oleh neneknya. Semoga hari ini makannya bagus *doa*.

Ah jadi inget kejadian tadi pagi ketika nyiapin makanan Acyuta. Iseng-iseng nyicipin bubur nasi yang disiapkan si pengasuh dan hakk... apa ini, kenapa ada rasanya?

Weleh-weleh, ternyata ditambahi garam. Setelah diinterview, si pengasuh mengaku menambahkan garam atas inisiatifnya sendiri. Dimarahi salah, takut dia ngambek. hah... sabar... akhirnya hanya bisa memberitahunya secara tegas.

Thursday, October 25, 2012

9:17 AM

Tentang Seorang Teman

Kali ini bukan tentang si Cyuta dulu, tapi tentang seorang teman. Hahaha.... entah kenapa saya pingin curhat tentang teman yang satu ini. Mengenalnya memang dari internet, namun rasanya jauh lebih mengenalnya dibanding teman yang bukan dari internet. Awal perkenalan sekitar tahun 2007, ketika saya sedang bermimpi jadi penulis (saya mimpi impian ini nurun ke Acyuta).

Dia orang pertama yang mau membaca tulisan saya hingga selesai. Ini pula yang menjadikan saya segan kepadanya. Singkat kata, sebuah forum tempat bertemu juga menjadikan kami dekat sebagai teman. Sering ngobrol, curhat hingga pernah rencana join nulis. hahahha....

Akhir 2007, saya akhirnya bisa bertemu dengannya sehubungan liburannya sekeluarga ke Bali.

Tahun 2008 hingga 2009, saya masih dekat dengannya. Masih ngobrol, nelpon hingga diputus operator, sms, chating dan lain-lain.

Tahun 2010 saya pindah kerja. Ada sebuah hubungan baru yang saya jalani dan dia itu masih menjadi teman curhat.

Tahun 2011 saya menikah, dan blas... kehidupan rumah tangga dan akhirnya kehamilan membuat komunikasi terputus. Ahahahah... alasan yang klise memang.

Kini akhir 2012, saya kagum dengan teman saya tersebut. banyak website yang menulis tentang dia, mereview karya-karya dia. Teman saya telah sukses menjadi penulis. Beberapa karyanya mewarnai toko-toko buku ternama. Ah, teman saya telah sukses mewujudkan mimpinya.

Dunia maya tahu sudah ada 5 novelnya yang terbit, namun saya tahu bahwa novelnya yang terbit sudah 6, yang pertama tidak dijual bebas (gaya.mode.on)

Mungkin perasaan saya sekarang ini sama kek perasaan orang yang temannya tiba-tiba jadi artis ngetop dan digandrungi banyak orang. Jadi sok tahu and apa ya namanya... ah susah dijelaskan. Kampungan banget rasanya, tapi dibalik itu semua, sebenarnya saya takjub karena perkembangan anak cengengesan ini pesat sekali.Jika dulu kerjaannya hanya mojok di kamar, internetan, chating sambil nulis, ngopi, mungkin sekarang her life sudah dipenuhi dengan hal baru, memberi tanda tangan di novel tulisannya. Congrats my friend. Saya senang pernah mengenalmu ketika kamu belum menjadi seperti sekarang ini.



Friday, October 19, 2012

10:29 AM

Tim Roti Apple+Keju (8 Month +)

Saya mengikuti milis Mpasi Rumahan untuk mempermudah menu makanan bayi. Disana banyak sekali ada resep makanan bayi yang dishare sama ibu-ibu kece. Nah, mulai sekarang, saya akan ikut menshare resep tersebut disini. Mungkin belum semua dicoba, tetapi ada baiknya juga dishare loh.

Mulai dari resep berikut ini. Banyak mommy yang tertolong oleh resep ini untuk mengatasi anak GTM (Ga mau Makan) ya istilahnya resep anak GTM lah. Resep ini sendiri sudah saya coba, Acyuta mau beberapa suap namun akhirnya nutup mulut juga. Eh, ini juga dipakai untuk resep makanan bayi 8 bulan ke atas ya mom!

Resep Tim Roti Apple+Keju 

Bahan :
3lembar roti gandum, buang pinggirnya, potong kotak kecil²
120ml susu UHT/sufor/air
1/2buah apple fuji100, parut kasar
2sdm keju parut
1butir kuning telur, kocok lepas

Cara Membuat :
1. Tata potongan roti gandum diatas pinggan tahan panas/wadah alufoil, siram dgn susu cair, diamkan sebentar agar susu meresap
2.  Aduk² hingga susu & roti gandum tercampur rata, tambahkan kuning telur yg sudah dikocok, aduk rata
3. Campurkan apple parut, aduk rata
4. Ratakan permukaan adonan, taburi dgn keju parut, kukus ±45menit atau hingga matang.
5.  Sajikan hangat




9:55 AM

Bye Bye GTM (Oh Akhirnya......)

Sudah sebulan Acyuta susah makan, mingkem-mingkem atau menggeleng setiap disuapin makan. Bahasa gaulnya sih GTM, Gerakan Tutup Mulut alias ga mau makan. Hampir sebulan itu juga merasa betapa beratnya memberi dia makan. padahal banyak usaha sudah dilakukan, variasi menu, ngajak jalan-jalan, hingga join am pengasuh dan neneknya untuk nyuapin makan tapi hasilnya juga ga memuaskan. Yang ada tubuhnya tambah kurus, stress emaknya meningkat dan hahahha.... jadi merasa bersalah karena anak kurus.

Tapi akhirnya, Tada...... seminggu belakangan dia sudah menghentikan GTMnya. Yes yes yes... emak sama pengasuhnya tos. Acyuta sudah sampai kewalahan mangap padahal mulutnya masih isi bubur.

Cara mengatasi anak GTM atau ga mau makan, hingga saat ini saya juga tidak tahu. Penyebabnya si Acyuta GTM, saya rasa lebih ke kondisi perkembangannya sendiri. Sebulan ini dia peralihan dari duduk ke merangkak. Baru sekitar dua minggu ini dia bisa merangkak, seminggunya baru enak makannya.

Saya sih belum baca bener ulasan mengenai growth sproud, namun mertua, dokter dan juga keluarga banyak bilang bahwa GTM bisa disebabkan oleh masa pertumbuhan. Setiap anak (kecuali anak-anak tertentu) memang akan mengalami masa dimana dia ga mau makan. Entah karena tidak lapar, kondisi fisik ga fit atau sebagainya.

Memang belakangan saat masa-masa GTM, Acyuta sempat kena pilek, panas dalam (mungkin) dan sempet kepikiran tumbuh gigi walaupun ternyata belum. terus ditambah faktor perkembangan, akhirnya dia mogok makan.

Mogoknya memang tidak mogok sama sekali. Dia mau dua hingga tiga suap, namun selebihnya tidak. Mingkem, mengalihkan muka hingga nangis saat mau disuapin. Paling parahnya dia hanya mau icip-icip, ketika rasanya ia ga suka, ia langsung mingkem.

Trik menghadapi anak GTM kala itu sih kebanyakan pada variasi menu dan juga mengubah suasana makan. Memang idealnya suasana makan anak itu di kursi makan, namun mereka itu bayi, anak kecil yang tidak diam. Jadi daripada keras kepala dan ngotot, saya bela-belain gendong dia kemana-mana, mencari keramaian yang kiranya bisa mengalihkan perhatiannya, membuatnya bengong, mangap dan hap... kesempatan deh sendok masuk.

Trik ini tidak selalu berhasil sih karena Acyuta sering bosenan anaknya. Pas dia mangap, sendok mendekat, eh dia mingkem lagi. Aduh-aduh....

cara singkat, ujung sendok diisi makanan, selipkan ke bibirnya yang mingkem. Saat dia icip-icip kan mulutnya terbuka sedikit dan sendok tak selipkan di mulutnya. Kesannya seperti pemaksaan sih, baca-baca juga bisa bikin anak trauma, namun apa daya?

Cara neneknya lebih sadis yaitu dengan memaksanya makan. Saya berani-beraniin tegur, biarlah dulu dia tidak makan daripada dipaksa begitu. Takutnya trauma.

hahah... semoga masa-masa ini tidak terulang lagi. Masa makan pagi yang awalnya 1.5 jam sekarang sudah jadi setengah jam. Ah... leganya. Badannya juga sudah tambah montok.

Ah iya, share menu kali-kali aja memang menu yang tak kasih belakangan membuatnya lebih berselera.

Sarapan : Kacang Merah rebus + Keju + Sufor
Maksi + Maksor : Nasi tim + tumisan ayam, tahu, tomat, keju, seledri, daun bawan + sayur-sayuran.
Camilan pagi : Puree Apel/Pear + melon/pepaya

Ada juga beberapa resep makanan yang saya dapat di milis yang setelah dicobain ibu-ibu disana, bisa mengalahkan si GTM itu. Lihat resepnya di label resep makanan bayi ya.

Selamat makan, Acyuta. Mommy love U. Muahhh

My Blog List

Blog Archive

Dapatkan Postingan terbaru Lewat Email