Friday, October 13, 2017

9:32 AM

Ikan Kembung untuk Makanan Bayi


Salah satu jenis ikan yang baik untuk Mpasi bayi adalah ikan kembung. Jenis ikan ini sangat banyak terdapat di perairan Indonesia dan merupakan ikan dengan kualitas Omega 3 yang tinggi, bahkan melebihi ikan salmon.

Seperti yang kita lihat di chart gizi untuk bayi, ikan sudah bisa diberikan untuk bayi mulai dari umur 8 bulan, tetapi dengan catatan orangtua sang bayi tidak memiliki riwayat alergi. Sama halnya dengan ikan kembung ini.

Ikan kembung memiliki kandungan gizi yang tinggi sekaligus lebih murah dibanding beberapa ikan lain seperti salmon, tuna, tenggiri. Beberapa kandungan gizi yang terdapat dalam ikan kembung, di antaranya:

Komponen
Jumlah
Kalori
103 kal
Protein
22 g
Lemak
1 g
Karbohidrat
0 g
Kalsium
20 mg
Fosfor
200 mg
Besi
1 mg
Vitamin A
30 SI
Vitamin B1
0,05 mg
Vitamin C
0 mg
Air
76 g
b.d.d
80%
VRS (Volatile Reducing Substance)
54 mgrek

Sumber : Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI

Kandungan Asam Lemak Omega 3 dalam Ikan Kembung

Sebelumnya, Ibu bisa membaca mengenai ini di postingan tentang Asam Lemak Omega 3.

Salah satu bahan makanan yang mengandung Omega 3 adalah ikan. Salmon biasanya diidentikkan sebagai ikan dengan kandungan gizi tertinggi, termasuk kandungan Omega 3. Namun tentu saja tidak semua Ibu bisa mendapatkan ikan salmon karena harganya sangat mahal dan tidak dijual di sembarang tempat.


Nah, ternyata ikan kembung juga bisa dipakai alternatif pengganti salmon. Sebagai perbandingan, harga ikan salmon atau  Salmonidae sp. ini dipatok seharga Rp. 165.000 bahkan ada yang mencapai Rp 300.000 per kilonya. Sementara ikan kembung, Ibu bisa mendapatkannya dengan harga Rp 30.000 sampai Rp 35.000 per kilonya.

Ikan kembung berkali-kali lebih murah dibanding dengan salmon.

Lalu, bagaimana dengan gizi?:

Kandungan Gizi ikan Salmon (100 gram)
100 gram ikan salmon mengandung energi 142 kkal, protein 19,84, lemak tak jenuh 6,343 gr, zat besi 0,80 gr, dan kalsium 12 gr.

Sedangkan dari 100 gr ikan kembung mengandung energi 162 kkal, protein 19,32gr, lemak tak jenuh 2,343 gr, zat besi 1 mg, dan kalsium 20 mg.

Sementara untuk kandungan Omega 3, ternyata ikan kembung memiliki kandungan yang lebih tinggi dibanding ikan salmon. Bahkan ikan kembung yang sudah diolah menjadi ikan asin dan ikan kemasan dalam kaleng masih memiliki kandungan omega 3 yang tinggi.

Jenis ikan
Asam lemak omega 3
Kembung
2,2
Tenggiri
2.6
Tuna
2,1
Sardin
1,2
Salmon
1,6
Makarel
1,9
Herring
1,9
Teri
1,4
Tongkol
1,5
Tawes
1,5


Baca juga : Menu Makanan Bayi Rumahan Sesuai Umur

Mpasi Ikan Kembung untuk Bayi

Perbandingan-perbandingan di atas cukup sebagai alasan bagi Ibu untuk memberikan ikan kembung untuk bayi (dan juga tanpa membuat uang belanjaan Ibu minus). Ibu bisa membuat berbagai olahan ikan kembung untuk bayi dan memastikan dia mendapatkan gizi yang cukup.

Cara memasak ikan kembung untuk bayi sangat mudah. setelah dibersihkan, ikan bisa dilumuri dengan air jeruk nipis agar tidak amis. Ukuran tulang yang besar juga semakin mudah untuk dipisahkan.



Beberapa resep olahan ikan kembung untuk bayi dan balita, di antaranya adalah:

Sup Ikan Kembung untuk Bayi

Sumber resep (https://www.ayahbunda.co.id)

Bahan:
  • 4 ekor ikan kembung ukuran sedang, bersihkan, potong menjadi dua
  • 600 cc air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica
  • 1 cm jahe, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 tangkai bawang daun, iris sepanjang 2 cm
  • 1 buah tomat merah, iris 2 x 2 cm
Cara membuat:
  • Didihkan air dalam panci. Masukkan ikan, masak selama 15 menit bersama garam, merica, jahe dan daun jeruk. Masukkan bawang daun dan tomat. Masak kembali selama 5 menit.
  • Angkat dari api. Sajikan selagi hangat.

Nasi Tim Ikan Kembung

Sumber resep (http://dapurbaby.blogspot.co.id)
Bahan-bahan:
  • 30 gram beras putih
  • 30 gram daging ikan kembung kukus
  • 20 gram jagung manis pipil
  • 200 ml kaldu sapi/ayam
  • 1/2 sendok teh irisan daun bawang
  • 1/4 sendok teh bawang putih cincang
  • 1 lembar daun jeruk purut
Cara membuat:
  • Siapkan panci kecil, masukkan kaldu sapi/ayam, beras dan jagung manis pipil.
  • Tambahkan daun jeruk purut, masak di atas api kecil hingga mendidih.
  • Masukkan daging ikan kembung kukus, bawang putih cincang dan irisan daun bawang, masak hingga air kaldunya tinggal sedikit.
  • Tuang ke dalam mangkuk kaca, lalu kukus hingga matang dan beras lunak, kurang lebih 30 menit.
  • Sajikan Nasi Tim Ikan Kembung ini kepada bayi Anda.

Bubur Nasi Ikan Kembung

Sumber resep (cookpad.com)

Bahan-bahan
  • 3 sendok makan nasi putih (kalau bisa nasi yang baru matang)
  • 1 ekor ikan kembung
  • 1/2 batang wortel
  • 2 lembar sawi
  • 2 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  •  2 cm jahe
  •  Daun salam
  •  Kaldu jamur (optional)
  • Unsalted Butter (Lurpak)
Cara membuat:
  • Cuci bersih ikan kembung,
  • Bersihkan wortel dan sawi, potong ukuran besar.
  • Geprek 1 siung bawang putih dan jahe.
  • Cincang halus 1 siung bawang putih dan bawang merah.
  • Kukus sawi, wortel dan ikan kembung (taruh daun salam, bawang putih geprek dan jahe di atas ikan). Kukus selama 30 menit.
  • Angkat semua bahan yang sudah matang di atas (plus bawang putih), lalu blender kasar. (Ingat pisahkan jahe)
  • Siapkan wajan/teflon, lumerkan butter, masukan irisan bawang dan tumis hingga harum.
  •  Masukkan air, nasi dan bahan yang sudah di-blender.
  • Masak kurang lebih 5-10mnt. (hingga nasi mengental dan berubah jadi bubur)
  • Terakhir, masukkan kaldu jamur sesuai selera.

Ikan Kembung Bumbu Kuning

Sumber resep: (cookpad.com)
Bahan-bahan
  • 1 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • Ketumbar secukupnya
  • 1 lbr daun jeruk
  • 1 lbr daun salam
  • 1 ruas serai (geprek)
  • 1 ruas lengkuas (geprek)
  • 1 ruas jahe (geprek)
  • 1 ruas kunyit
  • Daun bawang pre secukupnya
  • 1 ekor ikan kembung
Cara membuat:
  • Haluskan bumbu : kunyit, ketumbar, duo bawang kemudian sangrai
  • Masukkan 150ml air matang, tunggu hingga mendidih lalu masukkan ikan masukkan daun bawang pre sebelum ikan terlalu matang
  •  Sajikan dengan nasi putih.

Puree Ikan Kembung Plus Sayuran Keju

Sumber: cookpad.com

Bahan-bahan
  • 1 ekor ikan kembung (dikukus)
  • 5 sdm beras (cuci bersih)
  • 1 buah wortel
  • 1 buah brokoli
  • 1 keju craft ceddar
  •  1 sdt margarin
  •  2 siung bawang merah
Cara Membuat:
  • Kukus ikan kembung sampai matang
  • Rebus sayuran seperti bawang, wortel, brokoli (Dinginkan sebentar setelagh matang)
  •  Masukan suwiran ikan kembung dan rebusan sayur, keju, bawang merah ke dalam blender. haluskan.
  • Masak beras hingga menjadi bubur, setelah setengah matang masukan bahan di atas, ke dalam rebusan bubur, masukan margarin, aduk aduk sampai matang

Abon Ikan Kembung (8 +)

Sumber : cookpad.com

Bahan-bahan:
  • 500 gr ikan kembung
  • 3 lbr daun salam
  • 3 siung irisan bawang putih
  • 1 siung irisan bawang merah
  • Jahe secukupnya,geprek
  • 5 siung bawang putih
  •  2 siung bawang merah
  • 1 ruas jari jahe
  • 1 sdt ketumbar
Cara membuat:
  •  Kukus ikan dengan daun salam, bawang yang telah diiris dan jahe geprek
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe dan ketumbar
  • Pisahkan tulang ikan kemudian suir-suir dagingnya.
  • Campurkan suiran daging ikan dengan bumbu halus,diamkan 30menit agar meresap
  • Panaskan teflon,sangrai dengan api sedang sampai benar-benar kering
  • Tunggu dingin,simpan dalam wadah kedap udara

Monday, October 2, 2017

10:21 AM

Khasiat Lemon untuk Bayi

Lemon sangat bermanfaat dan sehat untuk orang dewasa, tapi bagaimana untuk bayi? Apakah lemon boleh untuk bayi 6 bulan?

Salah satu buah jeruk yang paling penting adalah lemon.  Ukurannya besar. Saat matang, lapisan luarnya berubah menjadi kuning dan di dalamnya ada banyak jus dengan sedikit biji.

Lemon dipercaya berasal dari India, tumbuh di sisi barat negara ini. Buah ini umumnya tumbuh pada ketinggian 4000 kaki di atas permukaan laut. Pohon lemon tumbuh setinggi 6 meter dan ditandai dengan daun oval yang berkembang dari warna kemerahan menjadi hijau gelap saat tumbuh. Buahnya oval dan kulitnya berwarna kuning. Dagingnya terdiri dari sekitar delapan sampai 10 segmen dan seringkali pahit.

Meski rasanya pahit, lemon mengandung sekitar 71% kebutuhan vitamin C sehari-hari. bagian yang sering digunakan adalah air atau jusnya. Lemon mengandung kandungan asam sitrat tertinggi di antara sayuran yang membantu metabolisme energi sel kita.

Umur Berapa Bayi Boleh Diberi Lemon?

Kebanyakan orang tua merasa ragu untuk memberi balita dan anak-anak mereka jus lemon karena rasanya yang asam. Selain itu, ada beberapa anak yang juga alergi dengan buah ini. Untuk itu, bayi hendaknya baru bisa diberi buah lemon saat umurnya delapan hingga sepuluh bulan, itu pun sebaiknya dalam bentuk jus yang tipis. Jangan tawarkan irisan lemon secara langsung karena kandungan asam askorbat dalam lemon dapat merusak email di gigi bayi dan menyebabkan gigi sensitif.

Rasa
Bayi secara alami tertarik pada makanan dengan rasa ringan dan manis, yang merupakan salah satu alasan dokter anak sering merekomendasikan pisang, sereal beras, persik, ubi jalar dan saus apel sebagai makanan pertama. Bayi mungkin ridak akan menyukai lemon jika Ibu menawarinya.

Alergi
Beberapa anak memiliki kepekaan terhadap asam dalam lemon, yang bisa mengakibatkan reaksi alergi. Saat pertama kali memperkenalkan lemon ke si kecil, pastikan untuk menyajikannya sendiri atau dengan makanan lain yang bisa  dinikmati anak. Lebih baik jika Ibu menunggu tiga hari jika ingin memberikan makanan baru setelah menyajikan lemon untuk anak, sehingga bisa mengantisipasi alergi.

Menurut Maple Avenue Pediatrics, terutama jika Ibu  memiliki riwayat keluarga alergi makanan, maka sebaiknya tunda pemberian lemon hingga anak berumur setahun.

Alergi ini bermanifestasi sebagai ruam popok atau ruam di sekitar mulut dan bibir. Jika Ibu melihat ini pada anak, segera bawa dia ke dokter. Selain itu, asam yang ditemukan dalam makanan sitrus dan dikenal sebagai asam sitrat, bisa sangat menyulitkan sistem pencernaan bayi dan juga dapat memperburuk refluks gastroesophageal, atau GER.

Baca juga : Jus Jeruk buat Bayi, Amankah?


Manfaat kesehatan lemon untuk Bayi dan Balita

Ada beberapa keuntungan memberi anak jus lemon. Yang menonjol di antara mereka adalah:

Rehidrasi tubuh selama musim panas: Selama musim yang panas, ada gunanya memberi jus lemon kepada anak-anak, untuk memasok tubuh dengan mineral dan vitamin yang diperlukan.

Menyembuhkan masalah pencernaan: Jika anak menderita masalah yang berkaitan dengan pencernaan, jus lemon bisa menyembuhkannya. Keasaman jus lemon mengandung khasiat yang bisa membantu membunuh cacingan. Selain itu, jika anak menderita konstipasi, biliousness atau dispepsia, jus lemon akan membantunya agar segera sembuh.

Scurvy: Penyakit mulut dan kulit ini terjadi saat ada kekurangan vitamin C dan asam askorbat dalam tubuh. Dengan memberi anaka dua sendok makan jus lemon yang diinfuskan dengan air, dua sampai tiga kali sehari, dia akan pulih sepenuhnya dari penyakit kudis.

Mengatasi diare: Jika bayi atau anak Ibu diare, Ibu harus berkonsentrasi untuk meningkatkan kadar air di tubuhnya. Tentu saja, Ibu akan memberinya obat rehidrasi oral, tapi Ibu juga bisa menambahkan satu sendok makan jus lemon yang diencerkan dalam segelas air. Tambahkan sedikit gula dan garam ke dalamnya dan biarkan dia menyesapnya perlahan.

Meningkatkan imunitas: Lemon kaya akan vitamin C, yang ideal untuk sistem kekebalan tubuh untuk melindungi kita dari mikroba yang menyebabkan infeksi dan penyakit. Karena anak-anak sangat rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang, maka memberi anak jus lemon yang sudah diencerkan bisa meningkatkan kekebalan tubuh mereka.

Membantu mengendalikan muntah: Jika anak mengalami gangguan pencernaan kronik, gangguan saraf dan refluks perut, gejala ini dapat dikurangi secara signifikan dengan memberi 1/2 sendok teh jus lemon dengan satu sendok madu.

Membantu dalam pengobatan tonsilitis: sendok teh jus lemon dengan segelas air hangat dan satu sendok makan madu bisa membantu anak menyembuhkan amandel.

Baca juga : Alergi Makanan pada Bayi dan Balita

Resep limun

Selain dalam bentuk jus, Ibu juga bisa memberikan lemon untuk anak dalam bentuk limun. Sediakan sebutir lemon berukuran besar dengan 40 ml-50 ml jus. Tambahkan sekitar 50 gm gula dan dua gelas air, lalu aduk rata. Ibu bisa memberikannya langsung, atau mendinginkannya terlebih dahulu di kulkas.

Kandungan Gizi Lemon

Menurut United States Department of Agriculture’s National Nutrient Database for Standard Reference, berikut adalah komponen nutrisi yang terkandung dalam lemon.

Komponen Gizi Nilai per 100 g Komponen Gizi Nilai per 100 g  
air 88,98 gm Energi 29 kkal
Protein 1,10 gm Lipid total 0,30 gm
Karbohidrat 9,32 gm Serat 2,8 gm
Gula 2,50 gm Kalsium 26 mg
Besi 0,60 mg Magnesium 8 mg
Fosfor 16 mg Kalium 138 mg
Sodium 2 mg Seng 0,06 mg
Vitamin C 53 mg Thiamin 0,040 mg
Riboflavin 0,020 mg Niasin 0.100 mg
Vitamin B6 0,080 mg Folat 11 ug
Vitamin A 22 IU Vitamin E 0,15 mg

Monday, September 25, 2017

12:20 PM

Resep Smoothies Buah dan Sayur untuk Bayi dan Anak

Berikan anak manfaat sayur dan buah dalam bentuk smoothie.

Sayur dan buah merupakan bahan makanan sehat yang harus dikonsumsi anak. Selain dalam bentuk sup dan jus, bahan ini juga bisa diberikan dalam bentuk smoothie.

Apa itu smoothie? Apa bedanya dengan jus?

Smoothie adalah minuman berbahan baku buah-buahan, sayuran, sirup gula/gula pasir, susu tawar cair dan es batu. Selain penambahan susu sebagai ciri khas smoothie, yoghurt, cokelat dan susu kental manis juga seringkali ditambahkan ke dalam smoothie. Tekstur smoothie lebih pekat dibandingkan jus.  Sebagian orang  membuat smoothie dengan mencampur beberapa jenis buah atau mengkombinasikan buah dan sayuran sehingga tercipta  rasa yang lebih  kaya.  Untuk mempercantik penampilan smoothie dan memperkaya cita rasa, di atas smoothie bisa ditaburkan bubuk cokelat, potongan buah-buahan, meses cokelat atau potongan agar-agar.

Umunya, smoothie lebih menarik minat anak-anak karena warna dan teksturnya yang halus. Selain itu, minuman sehat ini bebas pengawet dan aman untuk diminum kapan saja.

Berikut varian resep smoothie buah dan sayur untuk anak.

Smoothies untuk balita

Smoothie Sayuran
Resep ini memastikan bahwa balita  mendapatkan gizi terbaik dari sayuran hijau, berdaun gelap dan stroberi dengan minuman kental dan kental.

Bahan:
  • ¾ cangkir kacang hijau
  • 1 cangkir stroberi
  • 3-4 helai Kale segar
  • 6-8 wortel bayi
  • 1 tube yoghurt
  • 1 pisang masak
Metode: Masukkan semua bahan ke dalam food processor, campurkan selama beberapa menit sampai Anda mendapatkan cairan yang halus dan tebal. Siap untuk dinikmati.




Smoothie Wortel
Yang satu ini kaya karoten, jadi bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi  terutama matanya. Bayi akan menikmati minuman ini karena memiliki semua rasa manis stroberi, pisang dan buah persik.

Bahan:
  • 3 baby wortel
  • 1 pisang
  • 1 buah persik
  • 4 stroberi
  • 1 sendok makan madu
  • 1 cangkir susu
Metode: Masukkan semua bahan ke dalam blender dan kombinasikan sampai halus dan lembut.

Raspberry Banana Smoothie
Beri anak dosis kalsium hariannya dengan smoothie ini, terbuat dari buah beri, pisang dan susu.

Bahan:
  • 6 raspberry, segar atau beku
  • ½ pisang
  • ⅓ cangkir susu
  • 2 sdm yoghurt rasa vanili
  • Beberapa es batu
Metode: Masukkan semua bahan ke dalam blender dan haluskan.

Smoothies Sayur hijau untuk anak-anak yang lebih tua

Smoothie ini terbuat dari sayuran berdaun hijau dan kaya akan nutrisi penting - sangat baik untuk pertumbuhan fisik dan mental anak-anak.

Smoothie Pisang Kale
Inilah gabungan pisang dan kale bersama dengan kombinasi yang unik.

Bahan:
  • 2 cangkir kale cincang
  • 1 pisang
  • 1 sendok teh biji rami
  • ½ cangkir susu kedelai tanpa pemanis
  • 1 sendok teh sirup maple 
Metode: Giling biji rami dalam blender dan tambahkan kale cincang, pisang, sirup maple dan susu kedelai. Campur selama dua menit dan sajikan segar.

Smoothie Bayam Apel
Ini merupakan cara terbaik untuk memberikan bayam tanpa harus membuat anak melihat bahwa itu bayam.
Bayam baik untuk anak-anak karena kaya akan mineral penting yang membantu pertumbuhan dan perkembangan. Selain itu, bayam juga mengandung magnesium dan kalsium yang sangat penting untuk perkembangan tulang. Besi dan kalium membantu produksi hemoglobin sementara potasium membantu otak anak berkembang. Vitamin membantu fungsi tubuh secara keseluruhan pada anak-anak, untuk mengembangkan penglihatan anak dan membangun kekebalan tubuh.

Apel memberi anak-anak energi yang mereka butuhkan untuk belajar dan bermain, kaya akan karbohidrat. Buah ini juga kaya akan serat makanan yang memberi rasa kenyang dan memastikan perut terasa lancar dan teratur. Pektin dalam apel membantu pencernaan, mencegah perkembangan kanker dan kolesterol dan mengobati diare.

Boron dalam apel membantu memperkuat tulang sehingga mencegah anak-anak mengembangkan osteoporosis pada kehidupan orang dewasa. Boron juga membantu membangun otot, keterampilan kognitif dan koordinasi otot.

Bahan:
  • 1 cangkir daun bayam, cincang
  • 1 pisang masak, cincang
  • 1/2 apel, kupas dan cincang
  • 1 cangkir anggur, tanpa biji
  • 1 tube yogurt vanila
Cara: Kupas dan iris pisang. Masukkan ke blender bersama bahan-bahan lain. haluskan selama beberapa menit sampai terasa lembut.  Sajikan segera.

Baca juga : Puree Bayam untuk Makanan Bayi

Smoothie Mentimun Melon
Mentimun kaya akan Vitamin A, B6, C, E dan K. Vitamin K membantu anak-anak dalam pengembangan tulang dan pembekuan darah. Ini juga meningkatkan tingkat kekebalan tubuh anak, mencegah anak mengalami dehidrasi dan mencegah konstipasi. Mentimun juga mengandung silika, yang membantu pertumbuhan rambut dan kuku yang sehat.

Melon sangat bergizi bagi balita dan anak-anak yang sedang tumbuh karena kaya akan vitamin, jadi mereka membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Buah ini juga kaya akan zea-xanthin, yang melindungi anak-anak dari radiasi UV yang memasuki mata mereka. Melon juga meningkatkan kekebalan tubuh mereka.

Bahan:
  • 1 melon
  • 1 timun, kupas dan potong dadu
  • 1/4 cangkir daun mint
  • 1 cangkir anggur hijau, tanpa biji
Metode: Kupas melon, buang bijinya dan potong dadu. Tambahkan kubus melon, anggur hijau, potongan mentimun dan daun mint ke blender dan campurkan sebentar. Sajikan segar.

Smoothie yang kaya nutrisi
Smoothie ini memiliki segalanya untuk anak-anak, yaitu nutrisi, rasa dan daya tarik visual. Kandungan bayam memberi mereka penglihatan yang kuat, dan memiliki sifat anti-kanker dan anti-inflamasi juga. Pisang dan jeruk kaya akan vitamin C, sedangkan yang pertama juga kaya potasium yang bagus untuk perkembangan tulang pada anak-anak. Smoothie ini adalah penguat energi, membantu pencernaan, mencegah anemia dan meningkatkan kekuatan otak.

Bahan
  • 3 genggam besar bayam, dicuci
  • 3 tangkai mint segar
  • 1 pisang masak, besar
  • 1 jeruk besar, kupas
  • 250 ml mangga atau jus apel
Metode: Tambahkan pisang cincang, jeruk, bayam, daun mint dan jus dalam blender. Haluskan dan sajikan dalam gelas.

Smoothies buah:

Smoothie Pepaya
Pepaya memiliki banyak Vitamin A dan C, yang merangsang perkembangan tulang dan otak, meningkatkan kekebalan dan keseluruhan perkembangan sistem anak. Pepaya juga meningkatkan pencernaan. Buah ini juga kaya akan serat makanan dan antioksidan yang membuat anak tetap sehat.

Bahan:
  • 1 buah pepaya, kupas dan potong dadu
  • 1 cangkir yogurt rendah lemak
  • 1/2 cangkir potongan nanas
  • 1 sendok teh ekstrak kelapa
  • 1 sendok teh biji rami
  • Es yang dihancurkan
Cara: Kupas dan potong pepaya berbentuk dadu. Masukkan semua bahan ke blender, campurkan selama dua menit. Sajikan.

Smoothie Kurma
Kurma membantu perkembangan anak secara keseluruhan, karena banyaknya vitamin dan mineral. Sementara kalsium dan magnesium membantu perkembangan tulang, potasium membantu perkembangan otak. Serat makanan pada kurma membantu meringankan sembelit anak-anak.

Bahan:
  • 1/3 cangkir daging Kurma
  • 3/4 gelas susu
  • 1/2 cangkir es hancur
Metode: Tuangkan susu ke dalam blender dan tambahkan kurma ke dalamnya. Campurkan keduanya sebentar dan kemudian tambahkan es yang hancur. Aduk sebentar lagi. Sajikan segera.

Baca juga : Manfaat Kurma Sebagai Makanan Bayi

Smoothies Pisang dan Alpukat
Alpukat lezat dan memberi sedikit krim yang tidak dimiliki smoothie buah dan sayur lain. Alpukat sangat bagus untuk perkembangan otak anak-anak, dan untuk fakta bahwa buah ini berlimpah dengan Vitamin B6 dan C, dan magnesium - semua makanan otak yang indah. Pisang, seperti yang Anda tahu, sangat bagus untuk perkembangan anak secara keseluruhan, fungsi otot dan perkembangan tulang.

Baca juga : Alpukat untuk Makanan Bayi

Bahan:
  • ¼ alpukat
  • ½ pisang
  • 1 sdm bubuk kakao tanpa pemanis
  • 4 oz susu mete
Metode: Kombinasikan semua bahan dalam blender. Campurkan selama beberapa menit dan sajikan.

Smoothie Berries
Berries kaya akan antioksidan, menjadikannya smoothie sarapan yang sangat bergizi untuk anak. Blueberry mendukung perkembangan tulang, perkembangan kognitif pada anak-anak. Kandungan flavonoid dalam raspberry membantu mempertajam pikiran, dan menjaga kesehatan mata. Stroberi melindungi anak-anak dari penyakit kudis, meningkatkan kekebalan anak-anak, membantu pencernaan dan menjaga kesehatan mata mereka.

Bahan:
  • 1 cangkir berry campuran stroberi, raspberry dan blueberry
  • 1 cangkir yogurt rendah lemak
  • 2 pisang kecil
  • 1/2 cangkir es hancur
Metode: Campurkan buah beri, yoghurt, iris pisang, dan es selama satu menit, atau sampai Anda mendapatkan konsistensi yang diinginkan.

Smoothie Anggur Hijau
Anggur kaya akan vitamin C dan antioksidan. Rasa manis, sesuatu yang tajam, rasanya bisa menambah rasa pada smoothie hijau. Inilah cara membuat salah satu smoothies terbaik untuk anak-anak.

Bahan:
  • 2 cangkir anggur tanpa biji
  • 1 pisang
  • 1 cangkir daun bayam
  • 1/2 cangkir susu rendah lemak atau air
  • 1 cangkir peterseli
Cara: Cuci bayam dan anggur secara menyeluruh. Kemudian campurkan semua bahan ke blender, haluskan. Sajikan.

Smoothie pisang
Berikan manfaat kesehatan pisang kepada anak dalam satu cangkir smoothie ini. minuman ini kaya akan vitamin C dan potasium, membantu anak dalam perkembangan tulang dan masalah jantung.

Bahan:
  • 2 pisang
  • 1 cangkir susu
  • 2 sdm gula merah
  • Air
  • Es batu (opsional)
  • Bubuk kayu manis
Metode: Campurkan pisang dan susu sampai menjadi lumpur kental. Tambahkan air dan gula merah selama sekitar 10 detik. Rebus lagi sebentar dan tuangkan ke dalam cangkir anak Anda. Hiasi dengan bubuk kayu manis dan sajikan dingin.

Smoothie Blueberry
Blueberry sangat penting dalam nutrisi sehingga dianggap sebagai buah yang paling sehat, dan karenanya juga dianjurkan untuk anak-anak. Kandungan antioksidannya mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung dan fungsi otak betters pada anak-anak.

Bahan:
  • 1 cangkir blueberry
  • 1 cangkir yogurt polos
  • ½ cangkir susu rendah lemak
  • 2 sendok makan gula putih
  • ½ sendok teh ekstrak vanila
  • Sedikit bubuk pala
Metode: Blender blueberry dengan susu dan yogurt sebentar sehingga membentuk cairan kental dan kental. Masukkan bubuk pala, air dan gula dan aduk sampai Anda mendapatkan konsistensi yang kental. Sajikan segar.

Smoothie Stroberi
Stroberi baik untuk anak-anak karena mereka membantu anak-anak memiliki ingatan yang baik, penglihatan yang baik dan kekebalan yang baik.

Bahan:
  • 8 stroberi
  • 1/2 cangkir susu
  • 1/2 cangkir yogurt polos
  • 3 sdm gula pasir
  • 2 sendok teh ekstrak vanila
  • Es batu
Metode: Tambahkan stroberi ke susu, ekstrak vanila dan gula lalu aduk hingga berubah menjadi smooth liquid. Tambahkan es batu dan aduk lagi. Sajikan segera.

Smoothie Pisang dan Oat
Kombinasi ini sangat bagus untuk selera dan manfaat kesehatannya bagi anak-anak. Pisang memberi anak-anak permulaan yang energik sementara gandum membantu mencerna makanan mereka dengan lebih baik.
Bahan:
  • Susu semi skim 150ml
  • 1 pisang sedang
  • 3 sendok makan oat
Metode: Campurkan semua bahan ini dalam blender selama 30 detik. Nikmati!

Smoothie Pisang dan Alpukat
Pisang memberi anak energi yang cukup untuk melewati hari sekolah dan bermain. Mereka juga membantu pencernaan, membantu fungsi tubuh berkinerja baik dan menjaga kewaspadaan pikiran.

Bahan
  • ¼ alpukat
  • ½ pisang
  • 1 sdm bubuk kakao tanpa pemanis
  • 4 oz susu mete
Metode: Tambahkan semua bahan ke dalam blender. Campurkan selama beberapa menit dan sajikan segera. Anda bisa menghiasinya dengan irisan pisang yang tersisa dan beberapa keripik cokelat.

Banana Split Smoothie
Segelas smoothie ini akan memberi anak perkembangan yang sehat. Kebaikan pisang membantu anak-anak memiliki tulang yang baik, memori yang sangat baik dan serat tinggi untuk pencernaan yang baik.
Bahan:
  • 1 pisang
  • 2 cangkir stroberi
  • 3/4 cangkir yogurt Yunani polos
  • 1 cangkir susu coklat rendah lemak
Metode: Campurkan semua bahan ke dalam food processor dan haluskan  selama beberapa menit. Sajikan.

Berry Blast Smoothie
Inilah smoothie hebat untuk memulai hari bersama.

Bahan:
  • 2 cangkir bayam
  • 1 cangkir susu rendah lemak
  • 2 cangkir berry campuran - stroberi, blackberry, raspberry, blueberry dan ceri
  • 1 cangkir yogurt Yunani polos
  • 1 sendok makan madu
 Metode: Kombinasikan semua bahan dalam juicer dan tuangkan ke dalam gelas untuk anak

Adalah sebuah ide bagus untuk memberi smoothie pada anak setiap hari. Tidak hanya mudah bagi Ibu untuk memasukkan berbagai sayuran atau buah dalam minuman, tapi juga nutrisi murni dalam bentuk cair.

Saturday, September 16, 2017

3:46 PM

5 Alasan Kenapa Bayi Tidak Membutuhkan Bantal Saat Tidur

Nyanyikan lagu pengantar tidur dan tepuklah bayi dengan lembut untuk membantunya tidur. Selain itu, jauhkan dia dari bantal!

Ada banyak manfaat bayi tidur tidak pakai bantal. Jadi, tidak seperti yang dipikirkan banyak orang, bantal ternyata tidak menjadi sebuah kebutuhan bagi bayi. Sebenarnya, ada baiknya Ibu tidak mengalasi kepalanya dengan bantal selama dua tahun pertamanya. Kenapa? berikut alasannya:

Bantal bisa menyebabkan bayi mati lemas:
Jika Ibu berpikir tidur bersandar di atas bantal akan membantu bayi Ibu tidur lebih nyenyak, Ibu salah. Kepala bayi yang masih lemas, bisa masuk ke bantal lembut sehingga meningkatkan kemungkinan mati akibat lemas. Selain itu, lubang hidung bayi yang kecil dan lembut bisa ditekan oleh bantal sehingga membatasi aliran udara saat bayi menggerakkan kepala dari satu sisi ke sisi yang lain.

Bantal juga bisa meningkatkan risiko SIDS:

Selain sesak napas, bantal meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS dengan berbagai cara. Jika bantal diisi dengan manik-manik spons atau thermocol, yang bisa keluar tanpa sengaja, bisa menyebabkan tersedak. Selain itu, bantal tapal kuda yang digunakan secara tradisional untuk menopang kepala bisa membatasi pergerakan pada bayi Ibu.

Baca juga : Bahaya Madu untuk Bayi di Bawah Satu tahun

Bantal juga bisa menyebabkan Panas yang Berlebih (overheating):

Bantal bayi yang paling mewah memiliki penutup yang biasanya terbuat dari poliester atau kain selain kapas. Hal ini bisa meningkatkan panas di bawah kepala dan menyebabkan fluktuasi suhu dalam tubuh. Keringat atau panas berlebih karena sarung bantal bisa mengakibatkan kondisi yang disebut hipertermia fatal dan mengancam nyawa.

Bantal bisa menyengat leher:
Sebagian besar bantal bayi berbulu dan tidak rata. Ini sebenarnya bisa menyengat leher bayi saat tidur berjam-jam.


Bantal dapat menyebabkan sindrom kepala datar:
Tidur di bantal lembut terlalu lama dapat menyebabkan sindrom kepala datar pada bayi karena tekanan konstan. Meskipun penting meletakkan bayi di bagian belakang untuk mengurangi gejala SIDS, hal ini dapat menyebabkan cacat struktural di kepala saat menggunakan bantal untuk tidur.

Bayi harus memiliki kontrol kepala dan leher untuk mengalihkan wajahnya dari bantal jika dia tidak bisa bernafas, jadi anak yang mengalami masalah perkembangan mungkin tidak siap untuk bantal bahkan setelah ulang tahunnya yang kedua.

Baca juga : Bayi Susah Tidur? Obati dengan Pala

Ikuti aturan tidur yang aman di bawah ini:
  • Selalu membuat bayi tidur di dengan punggung di bawah, bukan tertelungkup.
  • Hindari menggunakan bantal sampai usia dua tahun.
  • Bila Ibu memilih bantal untuk balita, pastikan bantal kokoh dan rata.
  • Jika kepala bayi dalam posisi tertentu terlalu lama atau lebih dari dua jam, coba ganti posisi untuk menghindari sindrom kepala datar karena tekanan.
  • Pastikan tempat tidur bayi diletakkan di samping tempat tidur Ibu dan jauh dari pemanas ruangan atau gadget elektronik lainnya. 
Hal yang sama juga berlaku dengan selimut. Sebaiknya hindarkan menggunakan selimut pada bayi sampai umurnya dua tahun, kecuali bayi selalu berada di bawah pengawasan Ibu. bayi yang aktif di malam hari, bisa dengan mudah terjebak dalam selimut sehingga bisa menyebabkan bayi jatuh, terantuk di tempat tidur dan bahkan frutrasi.

Untuk membuat bayi hangat di malam hari, maka disarankan untuk mengenakan piyama satu potong dengan kain katun.

baca juga : Berapa Lama Bayi Boleh Dibiarkan Menangis?

Tip Memilih Bantal untuk Bayi

Bila bayi sudah siap untuk tidur dengan menggunakan bantal (tentunya aman),  maka belilah bantal khusus untuk bayi, jangan menggunakan bantal dewasa. Bayi yang tidur dengan bantal dewasa bisa menghirup akumulasi debu dan kuman yang ada di bantal, sehingga bisa menyebabkan bayi sesak. Pilihlah bantal yang kecil dan kokoh,  tidak perlu lebih besar dari bantal berukuran 12 x 12 inchi. Pilih bantal dengan penutup yang dijahit dan diberi label hypoallergenic, bukan yang penuh dengan bulu.

Thursday, September 14, 2017

2:07 PM

Jenis Beras yang Bagus untuk Bayi

Beras merupakan makanan pokok di negara kita, sehingga secara tidak langsung, juga menjadi pilihan makanan pertama untuk bayi. Beras sangat mudah dimasak juga mudah dicerna, sehingga kebanyakan Ibu selalu menyajikan bubur bayi yang berbahan beras setiap hari.

Nah, ada beberapa jenis beras yang tersedia di pasaran. Lalu, jenis beras mana yang bagus untuk bayi?

Beras Putih

Ini adalah jenis beras yang paling umum dan paling mudah disiapkan. Beras putih juga seringkali diperkenalkan pada bayi untuk pertama kalinya karena mudah dicerna. Beras ini serba guna, bisa dicampur dengan puree praktis, baik itu buah, sayur, ayam atau ikan.




Beras putih memiliki lapisan kulit yang sudah dibuang sebelumnya, karena itu warnanya putih bersih. Proses penggilingan membuat beras putih berkurang kandungan zat gizinya jika dibandingan dengan jenis beras merah atau hitam. Begitu juga dengan kandungan seratnya.

Beras Cokelat
Beras cokelat juga mengalami proses penggilingan, tapi tidak sama dengan beras putih, beras cokelat hanya menghilangkan lapisan terluarnya dan tidak menghilangkan lapisan tengah. Beras cokelat adalah versi kasar dari beras putih, dan memiliki sekitar 67% lebih banyak nutrisi, serat dan asam lemak dibanding  beras putih. Beras cokelat ini juga kaya akan vitamin B1, B3, B6, disertai dengan unsur-unsur seperti magnesium, selenium dan mangan.  Total protein per 100 gram beras cokelat adalah 7,2 gram. Lebih tinggi daripada 100 gram beras putih yang hanya mengandung sekitar 6,3 gram.



Beras coklat merupakan salah satu jenis beras yang cocok untuk bayi, hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak, namun cenderung membuat bayi lebih kenyang lebih lama. Sebagian besar hidangan yang menggunakan beras putih juga bisa dibuat dengan beras cokelat, meski rasanya tidak netral seperti beras putih.

Beras merah
Beras jenis ini memiliki bulir berwarna coklat kemerahan yang berbeda. Beras merah kaya zat besi dan antioksidan yang mengurangi peradangan dan alergi. Ini juga merupakan sumber kalsium, magnesium, selenium dan seng yang baik. Beras merah membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak daripada varietas padi lainnya dan akan memerlukan tekanan ketika dimasak.


Sebagai alternatif, beras merah juga merupakan jenis beras yang bagus untuk bayi. Beberapa bayi mungkin kesulitan mencerna beras merah dibandingkan beras putih, jadi jenis beras ini hanya disarankan untuk bayi yang lebih tua (8 bulan ke atas).

Baca juga : Cara Membuat Tepung Beras untuk Bayi Mpasi


Beras Basmati
Basmati merupakan jenis beras putih khusus dari India. Beras jenis ini dikenal dengan butiran dan aroma yang panjang. Di India, basmati umumnya digunakan pada acara meriah dan untuk hidangan spesial seperti biryani atau pulao. Beras basmati kaya serat makanan, sekitar 20% lebih banyak dari varietas lainnya. Basmati bisa dimasak dengan cepat, tapi tidak lembek sehingga hanya cocok untuk bayi yang lebih tua. Aromanya bisa membuat beberapa bayi lebih suka jenis ini.



Beras Hitam
Beras hitam bukanlah makanan pokok yang umum, tapi tersedia di toko makanan khusus. Beras hitam kaya zat besi, vitamin E, serat makanan dan antioksidan. Cara terbaik untuk memberi makan beras hitam kepada bayi adalah dengan membuat sajian manis dengan merendam beras semalam, masak sambil diaduk dengan pure buah untuk rasa manis. jenis ini juga hanya dianjurkan untuk bayi yang lebih tua dan tidak bermasalah dengan varietas padi lainnya.



Dalam beras hitam terdapat kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel hati. Setidaknya, beras ini mengandung 20,1 gram serat, 7 gram protein, dan 1,8 gram zat besi dalam 100 gram beras hitam. 

American Academy of Pediatrics tidak membedakan antara sereal beras putih atau sereal beras merah, tapi malah merekomendasikan bahwa sereal yang baik untuk bayi adalah yang diperkaya zat besi. Untuk itu, Ibu tidak perlu ngotot untuk menghindarikan bayi dari beras putih dan memilih jenis beras lainnya.

Sebaliknya, akan sangat baik jika kita memberikan beberapa jenis beras secara berselang-seling. Beras merah berpotensi menimbulkan sembelit, sehingga tidak bagus jika diberikan setiap hari. Selain itu, pemberian beras yang teksturnya keras, sebaiknya diimbangi dengan buah dan sayur dengan kandungan serat tinggi agar bayi tidak sembelit.

Baca juga : Bahan dan Merk Makanan untuk Bayi